Hold Me Tight {Part 3}

hols-me-copy

Judul: Hold Me Tight

Author: Oh Honey

Main cast: Cho kyuhyuh – Hwang Eunbi (OC) –others

Genre: romance, sad, married life

Length: chapter

Author’s Note: sekarang author balik dengan ff baru. Semoga kalian pada suka. Ff ini memang cerita yang klasik banget tapi aku tetep berharap kalian suka sama ff amatiran ini.

Jangan lupa meninggalkan komen disetiap chapternya ya…

—–HAPPY READING—-

Kyuhyun berjalan tergesa-gesa di lorong rumah sakit. Dia segera menyuruh pengawalnya yang menjaga rumah eunbi untuk mengecek wanita itu setelah dia menghubungi kyuhyun.

 

“apa yang terjadi?” tanyanya menghardik

“maafkan saya tuan” pria muda berjas hitam itu hanya menunduk tanda menyesal. Sepertinya dia adalah ketua dari pengawal di rumah eunbi.

“aku bertanya apa yang terjadi?” kyuhyun berteriak di depan wajah pengawal itu, membuatnya sedikit berjingkat kaget.

Belum sempat pria itu menjawab, pintu di depan kyuhyun terbuka menampilkan pria berjas putih.

“bagaimana keadaannya?” Tanya kyuhyun menuntut

“keadaannya masih sangat buruk, tapi beruntung karena dia tiba dirumah sakit dengan cepat kalau tidak mungkin kita tidak bisa menyelamatkannya. Obat itu membuat tubuhnya tiba-tiba menjadi lumpuh dan merusak kerja sarafnya tapi jangan khawatir kami sudah mengatasinya.”

Deretan kalimat yang begitu panjang itu membuat kyuhyun tiba-tiba menjadi takut.

“jadi apa kau mengatakan kalau dia dalam keadaan kritis?”

“ne, kalau dalam waktu 24 jam ini dia belum sadarkan diri maka-“ dokter itu tidak melanjutkan kalimatnya.

“mati” tebak kyuhyun

“ne. obat yang disuntikkan kepadanya sangat berbahaya, dalam waktu 30 menit saja sudah bisa membunuhnya.”

 

“cari orang yang telah melakukan ini, periksa semua cctv dan apapun itu. Aku ingin kau menemukannya besok”

“ne tuan” pengawal itu mengangguk dan segera berlalu dari hadapan kyuhyun.

 

Langkah kakinya perlahan mendekat pada ranjang rumah sakit dengan wanita yang terlihat begitu pucat dan peralatan medis yang melekat pada tubuhnya.

“jadi seperti ini kehidupanmu” gumam kyuhyun.

Dia tidak pernah menyangka akan ada kejadian seperti ini, dia tahu kehidupan bisnis memang kejam apalagi untuk wanita yang menjadi pewaris tunggal sebuah perusahaan besar tentu banyak yang mengincarnya. Dan sialnya kyuhyun juga mengincarnya. Tapi membunuh wanita ini, membunuhnya bukankah itu terlalu kejam?

“cepatlah bangun. Aku akan membantumu” ini adalah kalimat yang tulus yang kyuhyun katakan.

 

Untuk pertama kalinya kyuhyun begitu gelisah, melihat berkali-kali jam yang melingkar di tangannya. Bahkan dia tidak bisa untuk memejamkan matanya. Dia duduk di sofa ruangan putih itu begitu gelisah. Kemeja putihnya bahkan sudah tampak sangat berantakan dengan dasi yang sudah ia tanggalkan dan kancing bagian atasnya sudah terbuka. Sedikit rambutnya acak-acakan, sungguh kyuhyun tidak pernah terlihat seberantakan ini sebelumnya.

 

Jari-jari ramping itu perlahan bergerak, hanya sebuah gerakan yang sangat kecil dan tidak menimbulkan suara. Seolah tubuhnya masih tidak sanggup hanya untuk mengangkat jari tangannya. Perlahan tapi pasti kelopak mata itu kembali terbuka membuat dia sedikit mengernyitkan matanya karena cahaya lampu di dalam ruangan ini. dia tidak tahu sudah berapa lama dia terbaring disini, tapi rasanya ini sudah sangat lama.

 

Kyuhyun segera menghampiri ranjang rumah sakit itu setelah mendengar rancauan seseorang. Eunbi ingin duduk tapi kenapa seolah tubuhnya begitu lemah bahkan rasanya dia tidak punya kekuatan lagi.

“kau sudah bangun” ada perasaan lega disetiap kata kyuhyun.

“sudah berapa lama aku tidur disini?”

Kyuhyun segera membantu eunbi untuk duduk, meletakkan tangannya di pundak eunbi dan satunya lagi dipunggung eunbi. Dia tahu wanita itu kesulitan untuk duduk, mungkin karena konsidinya yang belum pulih.

 

Kyuhyun melihat jam yang melingkar di tanggannya.

“aku rasa 22 jam”

“ah, hampir satu hari rupanya”

“ne. syukurlah kau sudah sadar sebelum 24 jam”

“wae?”

“ani. Aku akan memanggil dokter dulu”

 

Pria berjas putih itu, meletakkan stetoskop di dada eunbi dan mengecek beberapa hal yang kyuhyun tidak mengerti.

“keadaannya sudah mulai membaik. Sukurlah dia sudah sadar”

Setelah mengatakan itu dan mendapat anggukan dari kyuhyun. pria itu segera keluar dari ruang perawatan vvip di rumah sakit ini.

 

Kyuhyun hendak pergi, sungguh dia perlu beristirahat sekarang. Tapi kyuhyun mengurungkan niatnya saat ada seseorang yang menahan pergelangan tangannya.

“jangan pergi” kata eunbi lirih tapi kyuhyun masih bisa menangkap suara wanita itu

“aku sangat takut” lanjutnya

“ada banyak pengawal di luar, dan aku akan pastikan tidak ada yang datang kesini selain aku dan dokter”

“setidaknya temani aku sampai pagi”

Kyuhyun menghembuskan nafasnya, sesaat dia hanya menatap wanita itu sendu. Kyuhyun tahu kalimat itu tidak akan membuat eunbi tenang, ya setelah apa yang dia alami tentu saja dia merasa khawatir walau dia berada di ruangan vvip dengan penjagaan yang begitu ketat dari pengawal kyuhyun. Mengingat ada banyak pengawal di rumah eunbi dan hal seperti ini masih bisa terjadi membuat kyuhyun sadar bahwa masih banyak kemungkinan buruk yang terjadi setelah ini.

 

Eunbi tahu kyuhyun bukanlah siapa-siapa yang harus ia mintai pertolongan seperti ini. mereka hanya menjalin kerjasama bisnis itu saja. Dan dengan kyuhyun yang menjaganya sampai dia sadar, eunbi rasa itu sudah cukup.

Tangan eunbi menggendor dari gengamanya di tangan kyuhyun.

 

“arraso. Aku akan disini” eunbi mendongak menatap kyuhyun. setidaknya dia harus memastikan bahwa pria itu benar-benar mengatakannya.

 

Eunbi tidak bisa tertidur lagi walaupun ini sudah sangat larut malam, itu karena dia hampir tertidur seharian penuh dan terbangun sekitar jam 11 malam. Tanpa sadar matanya memperhatikan pria muda yang sudah tertidur di sofa rumah sakit. Kyuhyun, kenapa dia bisa sepercaya itu pada kyuhyun. orang asing yang baru dikenalnya. Itulah pikiran yang berputar di otaknya.

“pasti badannya sakit semua” gumam eunbi.

 

Dengan susah payah eunbi bangun dari ranjangnya. Menarik selimut dari atas ranjang rumah sakit dan menyelimutkannya pada kyuhyun. eunbi mencoba bergerak begitu pelan tidak mau membangunkan kyuhyun. Dia memandangi wajah kyuhyun. Eunbi tidak tahu orang seperti apa kyuhyun tapi sekarang baginya kyuhyun adalah penolong hidupnya.

“gomawo cho kyuhyun shi” gumam eunbi.

 

Kyuhyun terbangun dari tidurnya saat merasakan sesuatu. Dia memang sensitive jika ada orang yang bergerak disekitarnya ketika sedang tidur. Ekor matanya yang sedikit terbuka melihat eunbi yang dengan perlahan menyelimuti tubuhnya dengan selimut. Kyuhyun bisa melihat jika wanita dengan balutan baju rumah sakit dengan bibir pucat itu masih terlihat cantik, seperti biasanya.

‘aishh apa yang kau pikirkan cho kyuhyun’ batin kyuhyun.

 

Kyuhyun tidak bisa lagi memejamkan matanya, tanpa sadar dia terus memperhatikan eunbi yang sekarang sudah berbaring memunggunginya tanpa selimut.

Dia merelakan selimutnya untukku, bahkan disaat dia sedang sakit. Batin kyuhyun.

Kyuhyun memiringkan tubuhnya menghadap punggung eunbi, mencari posisi yang nyaman untuk memandangi wanita itu.

“sepertinya kau sangat menderita selama ini” gumam kyuhyun begitu lirih, sangat lirih.

Akhirnya kyuhyun tertidur dengan posisi ini, menatap punggung eunbi.

**

Sinar matahari sudah menerobos lewat celah-celah jendela yang gordennya sudah tersibak. Kyuhyun membuka matanya dan segera duduk. Rasanya badannya remuk semua, dia baru pertama kali tidur di sofa seperti ini bahkan di dalam kantornya saja ada tempat tidur untuknya beristirahat.

 

Eunbi memperhatikan kyuhyun yang merenggakan otot-ototnya, menarik tangannya keatas dan memutar tubuhnya ke kanan dan ke kiri.

Kyuhyun menghentikan gerakannya saat matanya menangkap wanita yang duduk diatas ranjang rumah sakit dan memperhatikannya. Sial pasti dia terlihat sangat kacau sekarang.

Kyuhyun berdehem untuk menghilangkan rasa canggung dan gugup yang tiba-tiba menghampirinya.

“kau sudah bangun?” tanyanya basa-basi

“ne”

Sesaat keheningan menyelimuti mereka sampai Eunbi membuka suara

“badanmu pasti pegal semua karena tidur disofa”

“ne.” kyuhyun memejamkan matanya karena dia sadar tidak seharusnya dia berkata seperti itu

“maksudku, ya aku sudah terbiasa tidur disofa” ralatnya seperti pembohong besar

Eunbi menarik ujung bibirnya. Membuat wajahnya nampak lebih hidup dan lebih cantik.

Sialan kau cho kyuhyun kenapa dari kemarin kau selalu menyebutnya cantik. Umpat kyuhyun dalam hati.

“kau tampak tidak pandai berbohong”

“begitukah” kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Aishh kyuhyun tampak sangat bodoh sekarang. Dimana kyuhyun yang dingin terhadap wanita dan selalu terlihat cool? Kenapa semua itu tiba-tiba berubah di depan eunbi. Ada apa dengan kyuhyun sekarang?

 

Eunbi kembali tersenyum dan senyuman itu tanpa sadar membuat kyuhyun juga menarik ujung bibirnya ketika melihatnya.

“mianhae dan terima kasih” kata eunbi tulus.

“kau tidak perlu berterima kasih untuk ini, lagi pula aku sudah berjanji akan membantumu”

Oh, kau terlihat seperti pria yang sangat baik cho kyuhyun.

 

Pintu rumah sakit itu tiba-tiba terbuka. Pengawal kyuhyun itu tiba-tiba menerobos masuk ke dalam ruangan.

“ada apa?” tanya kyuhyun dingin. Akhirnya pria dingin itu kembali lagi.

Pengawal itu membisikkan sesuatu kepada kyuhyun membuat kyuhyun tiba-tiba membulatkan matanya.

 

“tunggu aku diluar” kata kyuhyun tak terbantahkan.

“ne tuan”

Setelah pengawal itu pergi, kyuhyun segera memperbaiki penampilannya, membenarkan kembali kancing bajunya yang terbuka dan memakai kembali jasnya.

 

Eunbi hanya memperhatikan setiap gerak-gerik kyuhyun, dia tidak mengerti kenapa kyuhyun tampak begitu terburu-buru karena informasi yang disampaikan pengawalnya.

 

Kyuhyun hampir melenggang pergi begitu saja saat dia ingat sesuatu. Wanita itu masih menatapnya tanpa berniat bertanya sedikitpun. Kyuhyun melangkah mendekati eunbi, tatapan wanita itu masih terkunci padanya seolah bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

“aku harus pergi” kata kyuhyun setelah berada di samping ranjang eunbi.

Eunbi mengangguk.

“aku akan memperketat penjagaan. Jangan khawatir kau akan aman disini”

“arra” kata eunbi

Tiba-tiba kyuhyun menggegam tanggan eunbi yang bebas dari jarum infuse, seperti memberikan sebuah kekuatan kepada wanita itu. Dan eunbi menyukai ini.

“aku pergi”

Setelah itu kyuhyun pergi, tapi tepat dia akan membuka pintu suara eunbi lagi-lagi menghentikan langkah kyuhyun.

“gomawo karena menemaniku tadi malam.berhati-hatilah”

Tidak ada jawaban dari kyuhyun dia hanya mendengarkan setiap kata yang diucapkan eunbi, dan setelah itu kyuhyun benar-benar pergi.

**

Setelah keluar dari ruang rawat eunbi, kyuhyun segera berjalan keluar diikuti oleh pengawal yang tadi menyampaikan informasi kepada kyuhyun dan beberapa orang yang berada dibelakang mereka.

“kau bilang dia terbunuh?” tanya kyuhyun membuka pembicaraan

“ne, pagi tadi mobilnya ditemukan masuk jurang”

“kau sudah mencari tahu hubungannya dengan kim so hoon?”

“ne. tapi saya tidak menemukan apapun. Dia hanya bekerja paruh waktu di sebuah café dan semua catatan teleponnya sudah dihapus. Sepertinya mereka bergerak lebih cepat dari kita”

Kyuhyun masuk ke dalam mobilnya diikuti pengawalnya yang duduk di samping sopir.

“cari tahu lagi” perintah kyuhyun.

 

Kyuhyun memijat pelipisnya seperti berfikir. Orang yang masuk ke dalam rumah eunbi tiba-tiba ditemukan mati karena kecelakaan dan semua bukti telah dilenyapkan. Sebenarnya apa yang terjadi. mengingat semua itu membuat kyuhyun tiba-tiba teringat kepada eunbi.

“ah, pengawal Min perketat penjagaan di rumah sakit.”

“ne tuan” pria itu mengangguk mengerti dan kemudian mengambil ponselnya seperti menghubungi seseorang, mungkin anak buahnya yang berjaga di rumah sakit.

 

Sepanjang perjalanan, kyuhyun kembali berfikir. Apa yang harus ia lakukan setelah ini. Dia tahu sekarang, bahwa perebutan kekuasaan dikeluarga eunbi sangat mengerikan. Ya, tidak perlu bukti untuk tahu siapa pelaku dibalik semua kejadian ini.

**

Tubuh eunbi semakin membaik, setidaknya dia sudah bisa berjalan-jalan ya, walaupun itu hanya untuk ke kamar mandi. Tapi setidaknya dia tidak perlu bantuan orang lain lagi untuk membantunya berdiri.

 

Kyuhyun masuk ke dalam ruang perawatan itu, tapi tiba-tiba dia menjadi panik saat ranjang rumah sakit itu kosong. Jendela rumah sakit yang terbuka dan membuat gorden itu melambai-lambai karena tertiup angin malam membuat kyuhyun semakin khawatir. Dengan tergesa dia berlari ke jendela melihat ke bawah rumah sakit, entah apa yang sedang dia pastikan. Kyuhyun berniat memanggil pengawalnya saat dia ingat bahwa ada satu tempat yang belum dia periksa ‘kamar mandi’. Kyuhyun berniat menarik engsel pintu itu saat tiba-tiba pintu didepannya terbuka.

 

Eunbi menatap bingung kyuhyun yang berdiri di depan kamar mandi.

“ada apa?” tanya eunbi

Tubuhnya tiba-tiba tertarik ke dalam pelukan kyuhyun. entah apa yang terjadi sampai membuat kyuhyun memeluknya seperti ini. Dari pada sibuk memikirkan ada apa dengan kyuhyun, eunbi lebih berfikir bagaimana dia menenangkan detak jantungnya yang sekarang sudah seperti melompat-lompat karena kaget.

“syukurlah kau tidak apa-apa” gumam kyuhyun.

 

Saat kepanikannya hilang, kyuhyun tiba-tiba sadar dengan posisinya sekarang. memeluk eunbi. Dan itu membuat…

Kyuhyun tiba-tiba melepaskan pelukannya dan menatap eunbi canggung, tidak dia bahkan tidak berani menatap eunbi.

“aku pikir ada yang menculikmu atau- atau…” kyuhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya sendiri karena gugup dan menggaruk tengkuknya.

“aku melihat jendela kamarmu terbuka dan kau tidak ada di tempat tidur jadi-“ kyuhyun menunjuk jendela besar itu yang masih terbuka dan lagi-lagi dia tidak bisa melanjutkan kalimatnya.

“aku baik-baik saja, aku memang sengaja membukanya karena aku ingin menghirup udara segar” kata eunbi memberi penjelasan.

“ah begitu rupanya”

Eunbi mengangguk, dan setelah itu dia berjalan ke ranjangnya. Duduk disitu dengan kaki yang menggantung bebas.

 

Kyuhyun menghembuskan nafasnya dan memejamkan matanya untuk menormalkan rasa gugupnya.

‘sialan kenapa aku tiba-tiba seperti ini’ maki kyuhyun dalam hati

Dia berjalan mendekati sofa dan duduk disana, menghadap eunbi yang sekarang menatapnya seperti meminta penjelasan ‘untuk apa kau datang kemari’

Karena kebodohannya tadi, kyuhyun sejenak lupa maksud kedatangannya. Otaknya tiba-tiba menjadi lemot karena detak jantungnya yang tiba-tiba berdetak lebih cepat dari biasanya. Haruskah dia segera melakukan pemeriksaan terhadap jantungnya nanti?

 

“ah ya, aku datang kemari karena aku ingin menyampaikan sesuatu” kata kyuhyun akhirnya.

“apa?”

“setelah kau keluar dari rumah sakit. Ayo kita menikah”

“ne?” eunbi membulatkan matanya. Apa yang barusan pria ini katakan.

“aku bilang ayo kita menikah setelah keluar dari rumah sakit. Apa sekarang telingamu sedikit terganggu?”

“ani, tap-tapi kenapa tiba-tiba secepat ini?”

“kau tahu orang yang hampir membunuhmu dua hari yang lalu tiba-tiba ditemukan meninggal. Dan aku yakin kejadian seperti dua hari yang lalu akan terulang lagi, jadi aku pikir kau akan lebih aman jika berada di dekatku”

Kalimat kyuhyun terdengar begitu tulus sampai eunbi hampir menangis. Untuk pertama kalinya ada seseorang yang mengkhawatirkan keadaannya.

 

Tidak ada suara yang keluar dari mulut eunbi, membuat kyuhyun menatapnya.

 

Eunbi hanya menatap kyuhyun, seperti bingung tentang apa maksud kyuhyun sebenarnya dan dia tampak, akan menangis? Kenapa?

“aku hanya berfikir untuk menepati janjiku seperti kerja sama yang kita sepakati” kata kyuhyun lagi.

 

Eunbi mengangguk.“arra. kerja sama itu.”

Eunbi menghembuskan nafasnya untuk sedikit menenangkan emosinya yang mendadak menjadi mellow drama.

“baiklah. Ayo kita menikah”

“ne?” kyuhyun hampir berteriak sangking kagetnya

“wae? Aku bilang ayo kita menikah dan bantu aku”

 

“bodoh bodoh bodoh kau cho kyuhyun” umpat kyuhyun dalam hati lagi

Kenapa dia bisa sekaget itu dengan jawaban eunbi. Bukankah kyuhyun yang mengajaknya menikah.

“ne. ayo kita menikah dan aku akan membantumu” kata kyuhyun saat sadar dari kebodohannya.

 

—TBC—

 

23 thoughts on “Hold Me Tight {Part 3}

  1. Aigo aigo aigo
    Manisnya mereka berdua berawal dri cuman kerja sma lama2 tumbuh benih2 Cinta yg tanpa mereka sadarin udh tumbuh dalam hati mereka masing-masing
    Kyu kmu harus jgain eunbi jaebalyo
    Ahhhhh cerita nya aku suka bgt

    Like

  2. Aku penasaran gimana reaksi paman eunbi waktu di acara nikahnya eunbi dan gimana cara paman eubin untuk mendapatkan perusahaan eunbi setelah eunbi menikah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s