Hold Me Tight {Part 9- End}

hols-me-copy

Title : Hold Me Tight

Author : Oh Honey

Genre : romance, sad, married life

cast : cho kyuhyun-oc/hwang eunbi

lenght : chapter

author’s note : akhirnya selesai juga ff yang satu ini. sebenarnya part ini mau aku jadikan satu sama part sebelumnya, tapi terlalu panjang jadi aku jadikan dua part.

aku harap kalian engk kecewa sama ending ff ini hehehe. terima kasih yang uda coment di part-part selanjutnya 🙂

aku selalu menanti komen kalian di part ini 🙂 gomawo 🙂 🙂

==HAPPY READING==

Eunbi menginjak gas mobilnya begitu dalam, dia tidak peduli jika dia mati sekarang tujuannya hanya satu segera datang dirumah lamanya. Tangannya bergetar hebat dan dia sudah hampir menangis.

‘jangan kyuhyun. aku mohon jangan’ gumamnya

**

15 menit yang lalu

Kyuhyun mengambil ponselnya saat dirasa ada pesan masuk.

From eunbi:

Datanglah ke rumahku. Ada sesuatu yang ingin aku katakan. Datanglah sendiri, aku tidak ingin ada yang menganggu.

“ada apa dia memintaku datang kesana?” pikir kyuhyun

 

Meskipun dia merasa sedikit aneh karena tiba-tiba eunbi ingin bertemu di rumahnya, tapi kyuhyun tetap saja pergi. Pria itu bahkan mengendarai mobilnya sendiri dan menyuruh pengawal min untuk tidak mengikutinya.

 

Rumah itu tampak sangat sepi saat kyuhyun masuk kesana, tidak ada siapapun selain kursi dan meja yang sudah ditutupi dengan kain putih agar tidak terkena debu.

“eunbi ah, kau di dalam?” teriak kyuhyun

Pria itu terus masuk ke dalam rumah mewah itu, sampai

“akh” kyuhyun meringis kesakitan karena merasakan ada yang memukulnya dari belakang.

Tubuhnya roboh dilantai yang dingin, dan pandangannya mulai mengabur.

**

Kim tae hyun menyeringai menatap ponselnya yang bergetar dia yakin bahwa yang menghubunginya itu adalah eunbi.

“kurasa istrimu itu sudah menyadarinya” katanya pada kyuhyun yang terikat dikursi kayu. Tangan dan kakinya tidak bisa bergerak karena dua orang yang berdiri disampingnya, anak buah kim tae hyun begitu kuat mengikatnya.

 

Setelah sambungan telepon itu terputus, tae hyun menatap kyuhyun

“Dia akan datang sebentar lagi. Bersabarlah”

“jangan ganggu dia” kata kyuhyun tegas

“entahlah. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi nanti”

**

Untuk pertama kalinya setelah dia hampir mati dirumahnya sendiri. Eunbi menginjakkan kakinya lagi disini. Beberapa anak buah kim tae hyun berjaga di depan rumah, seperti berjaga-jaga kalau eunbi membawa seseorang. Tapi persetan dengan mereka semua, eunbi hanya ingin bertemu kyuhyun. hanya itu.

 

Dia langsung menerobos masuk mencari dimana kyuhyun dan pria bernama kim tae hyun itu.

 

Kim tae hyun sudah duduk di sofa ruang tamu seperti sudah menunggunya.

“kau sudah datang?” tanyanya basa basi

“dimana cho kyuhyun?”

Kim tae hyun menepuk tangannya, dan beberapa langkah kaki itu mendekat.

Eunbi melihat kyuhyun yang dipegangi oleh dua orang bertubuh besar dengan tangan yang terikat. Pria itu tampak berantakan sekarang, kemeja putih yang membungkus tubuhnya sudah tidak serapi tadi.

“kyu” eunbi berlari mendekati kyuhyun dan menyentuh pipinya. Air matanya keluar lagi, melihat bagaimana orang yang dia cintai harus berada dalam bahaya lagi.

“pergilah. Cepat pergilah” kata kyuhyun

Eunbi menggeleng

“tidak. Aku tidak mau”

“turuti kata-kataku kali ini. pergilah. Cepat” kata kyuhyun tidak mau kalah.

Eunbi lagi-lagi menggeleng.

 

“apakah aku sedang menonton drama, mengharukan sekali” suara kim tae hyun membuat eunbi sadar, pria itu memang tak jauh berbeda dengan ayahnya.

“apa yang kau mau?” kata eunbi menuntut

“kau memang sepupuku yang pengertian”

“hubungi pengacaramu dan suruh cabut tuntutanmu atas kematian ayah dan kakakmu” lanjutnya.

Kim tae hyun meletakkan ponsel eunbi yang tadi hilang diatas meja, seperti menyuruhnya untuk segera menghubungi pengacaranya.

“jangan eunbi ah. Kau tidak bisa membiarkan penjahat itu bebas. Dia telah membunuh ayah dan kakakmu” kyuhyun mencoba meyakinkan eunbi bahwa tidak seharusnya dia menuruti keinginan pria gila itu.

 

Seolah tuli eunbi tidak memperdulikan kyuhyun dan mendekati kim tae hyun, mengambil kasar ponselnya dan segera mendial up nomor pengacaranya.

“cabut tuntutan atas kim so hoon” kata eunbi pada sambungan telepon.

“aku ingin kau mencabutnya sekarang juga”

Telepon itu terputus, eunbi menatap tae hyun marah.

“sekarang lepaskan cho kyuhyun”

Tae hyun menyeringai

“ada satu hal lagi yang harus kau lakukan”

“Apa?”

Tae hyun melempar map berwarna merah itu ke bawah kaki eunbi.

“tanda tangani itu”

Kali ini eunbi menyeringai, seharusnya dia tahu tidak permintaan kim tae hyun tidak sesederhana hanya menyuruh membebaskan ayahnya tapi lebih dari itu.

“jadi ini keinginannmu yang sesungguhnya. Pada akhirnya kau tetap mengemis padaku. Apa kau tidak malu untuk itu?”

“apa katamu?” kim tae hyun sedikit menaikan nada bicaranya, menatap eunbi marah.

“kau dan ayahmu. Kalian hanya sampah yang mengemis kepada wanita sepertiku. Apa aku salah?”

“yak”

Kim tae hyun menarik pistol dari salah satu pengawalnya, menodongkannya pada kepala eunbi.

“kau akan benar-benar menyesal telah mengatakan itu” katanya penuh dengan kemarahan

“wae? Apa kau akan membunuhku? Bahkan setelah aku menandatangi itu kau tetap akan membunuhku”

Tae hyun tersenyum mengejek

“kau tahu diriku dengan sangat baik hwang eunbi”

 

“yak. Kim tae hyun. Singkirkan pistolmu. Aku tidak akan pernah mengampunimu jika kau melukai eunbi” kyuhyun berteriak, dia sudah sangat geram ingin memukul pria itu tapi sialan pria-pria ini bahkan memeganginya begitu kuat.

 

Tae hyun menoleh ke arah kyuhyun.

“wae? Apa kau takut aku akan membunuh eunbi? Lebih dari itu, aku rasa akan sangat menyenangkan jika romeo dan Juliet ini mati dengan pistolku. Bukan begitu eunbi ah?”

Eunbi hanya menata tae hyun marah, sudah cukup donghae yang mati di depannya. Dia tidak sanggup jika dia harus melihat hal itu lagi, terlebih itu kyuhyun. pria yang sekarang dia cintai

“jadi aku harus menembak ke kepala siapa dulu? Kau atau kau?” kata kim tae hyun dengan mengarahkan pistolnya ke arah eunbi dan kyuhyun bergantian.

“biarkan kyuhyun bebas. Aku akan menandatangani itu dan kau bisa membunuhku setelahnya” eunbi kembali bersuara

“aku tidak yakin bisa melakukan itu. Tapi aku tidak akan membunuhnya jika kau mendatangani itu sekarang”

“apa aku bodoh? Kau tidak sebaik itu kim tae hyun”

DOORRR

Tembakan itu lepas diudara, membuat kyuhyun dan eunbi tersentak kaget.

Kim tae hyun mengarahkan pistolnya ke arah kyuhyun. kesabaran pria itu sudah habis meladeni sepupunya ini.

“haruskah aku menembaknya sekarang? seperti keinginanmu?”

Tae hyun menatap eunbi yang balas menatapnya dengan air matanya yang tidak bisa dia tahan.

 

Suara sirine mobil polisi terdengar mendekat, tae hyun menurunkan pistolnya.

“apa yang terjadi?” tanyanya pada salah satu anak buahnya.

Pria itu berlari ke jendela melihat yang terjadi di luar.

“polisi dan beberapa pengawal ada di depan bos” katanya

“brengsek” tae hyun menatap eunbi garang.

“kau membawa mereka?” ini bukan pertanyaan tapi ini lebih kepada sebuah ancaman.

“wae? kau tidak bisa membunuhku sekarang?”

Lagi-lagi tae hyun mengarahkan pistolnya ke arah eunbi.

“aku akan membunuhmu setelah kau menandatangi surat itu”

 

Tae hyun menoleh ke arah pintu, mendengar perkelahian dan sedikit tembakan. Sepertinya anak buahnya sedang berkelahi dengan polisi-polisi itu.

Dia mengambil kasar dokumen di atas meja menyodorkannya pada eunbi.

“cepat tanda tangani ini” perintahnya

“aku tidak mau”

“yak” tae hyun sudah menarik sedikit pelatuknya

“apa kau ingin mati? Cepat tanda tangani”

Sebelah tangan pria itu, memaksa eunbi untuk mengenggam dokumen beserta pulpennya. Memaksa eunbi untuk cepat menandatanginya.

 

Tanggan eunbi perlahan naik ke atas, melihat dokumen dan pulpen itu ragu. Haruskah dia menandatanginya atau haruskah dia menyerahkan nyawanya? Kedua pertanyaan itu berputar di otakknya sampai suara tembakan kembali mengisi gendang telinganya.

 

Kim tae hyun terduduk dilantai merasa kesakitan karena peluru yang menembus lengannya dan menjatuhkan pistolnya.

 

Polisi itu berhasil masuk, dan melepaskan tembakannya pada tae hyun.

 

Pengawal min buru-buru melepaskan ikatan di tangan kyuhyun, sepertinya pria itu diam-diam mengikuti eunbi dan memanggil polisi. Karena suara tembakan itu akhirnya mereka memberanikan diri menyerbu rumah itu.

 

Segera polisi itu mendekati tae hyun. Memaksanya berdiri dan akan memborgol pria itu, melupakan peluru yang baru saja menembus kulitnya.

 

Eunbi berjalan pelan menuju kyuhyun, dia tersenyum. Perasaan lega tiba-tiba menyelimutinya. Dia tidak kehilangan pria ini, setidaknya itu adalah sebuah kelegaan tersendiri untuk eunbi.

Wanita itu sudah berdiri di depan kyuhyun saat.

DOORRR

Suara tembakan itu terdengar lagi.

Tubuh eunbi roboh dan langsung ditangkap kyuhyun, darah itu keluar dari punggungnya membasahi tangan kyuhyun yang menompang berat eunbi.

 

Sebelum polisi itu berhasil memborgol kim tae hyun. Pria itu menarik pistol dari seragam polisi itu dan menembakknya begitu saja ke arah eunbi.

 

“eunbi ah. Eunbi ah” kyuhyun terus memanggil eunbi.

Tubuh itu sudah merosot, dan kyuhyun memangku wanita itu meletakkan tangannya dikepala eunbi seolah tidak membiarkan lantai dingin itu menyentuh kulitnya.

Tangan eunbi menyentuh pipi kyuhyun yang basah karena air mata, entah sejak kapan pria menangis.

“kyu, saranghae” eunbi berucap dengan rasa sakit yang begitu menguasai tubuhnya. Dia ingin mengatakan ini, mengatakan perasaannya pada pria itu sebelum dia tidak bisa mengatakannya.

“eunbi ah bertahanlah. Kau tidak boleh meninggalkanku. Bertahanlah” hanya kalimat itu yang mampu dia katakana disela rasa khawatir dan panik yang menghantuinya.

Tangan eunbi jatuh begitu saja kesamping tubuhnya, wajahnya memucat dan kesadarannya sudah hilang. Semuanya sudah benar-benar gelap untuk eunbi.

 

Kyuhyun segera mengendong eunbi, berlari dan berteriak untuk siapapun membukakan pintu mobil untuknya sekarang.

 

Pengawal min berlari membuka pintu penumpang untuk kyuhyun dan eunbi, dan segera masuk kedalam tempat kemudi melajukan mobilnya begitu cepat.

 

Kyuhyun berkali-kali menepuk pipi eunbi, memanggil nama wanita itu. Tapi sial, eunbi hanya membisu dengan mata tertutup.

**

Para perawat segera berlari menghapiri kyuhyun dan memindahkan tubuh gadis itu pada ranjang rumah sakit dan membawanya begitu cepat masuk ke dalam sebuah ruangan.

 

Kyuhyun duduk begitu gelisah di kursi rumah sakit, air matanya masih belum berhenti menumpahkan semua rasa sedihnya.

“kau tidak boleh meninggalkanku hwang eunbi” gumam kyuhyun

 

Pintu ruangan itu terbuka menampilkan orang berjas putih.

“kita harus segera memindahkannya keruang operasi” kata pria itu pada salah satu perawat dibelakangnya.

 

Kyuhyun bangkit dari duduknya menghadang pria berjas putih itu

“bagaimana keadaannya?” tanya kyuhyun panik

“kita harus mengambil peluru itu”

“tolong selamatkan dia. Aku mohon lakukan apapun.

Dokter itu menepuk pundak kyuhyun

“jangan khawatir aku akan menyelamatkannnya”

Setelah itu dokter itu pergi, meninggalkan kyuhyun yang masih berdiri dengan perasaan yang tidak menentu.

**

Operasi itu berjalan lancar, wanita itu masih berbaring di ranjang rumah sakit dengan wajah pucatnya. Kyuhyun duduk di kursi samping ranjang yang membaringkan istrinya, tangannya mengenggam tangan eunbi seperti memberikan kekuatan dan kehangatan.

“kenapa kau belum bangun juga?” tanya kyuhyun dan wanita itu masih terus membisu.

 

Mata beratnya perlahan terbuka, cahaya lampu membuatnya mengernyitkan matanya. Eunbi tersadar.

 

Merasa sedikit pergerakan dari tangan yang digengam kyuhyun, membuat pria itu membuka matanya.

“kau sudah bangun?” tanyanya pada eunbi yang baru saja membuka matanya.

 

Eunbi menatap pria itu dan tersenyum. Ini ketiga kalinya dia terbangun di ranjang rumah sakit, tapi kali ini dia tidak terbangun dengan orang asing tetapi dengan kyuhyun yang berada disampingnya, menggenggam tangannya. Suaminya, pria itu ada disampingnya.

**

Kim so hoon, park jung soo dan kim tae hyun tidak bisa lagi mangkir dari dinginnya lantai penjara. Pada akhirnya inilah kehancuran yang harus mereka rasakan. Ketukan palu hakim menyatakan kalau ketiga pria itu harus mendekam di penjara karena pembunuhan yang mereka lakukan.

 

Kematian ayah eunbi, kakak eunbi, Sejeong dan donghae telah terbukti karena rencana jahat mereka. serapat-rapatnya kau menyimpan bangkai pasti akan tercium juga, sepertinya pepatah itu pantas untuk mereka

**

Setelah keluar dari rumah sakit, eunbi meminta kyuhyun mengantarnya ke villa kyuhyun yang pernah mereka kunjungi. Eunbi ingin menghirup udara segar, dia bosan berada di rumah sakit selama beberapa hari.

 

Kyuhyun masih memeluk eunbi dari belakang, wanita itu masih memandang langit sore dari pinggir pantai.

“apa kau capek?”

Eunbi menggeleng

Mereka kembali terdiam, sama-sama menikmati senja yang akan menenggelamkan sang surya.

 

Pikiran eunbi berkelana, mengingat kehidupannya yang dulu sampai dia bisa berada di titik sekarang ini. Merasakan kebahagiaan bersama orang yang dicintainya.

 

Dia bersyukur pada hari dimana dia akan menenggelamkan dirinya di sungai, pada saat salju pertama turun. Seharusnya dia mempercayai perkataan kakaknya itu, salju pertama turun akan mengabulkan doamu. Dan eunbi senang karena dia sempat berdoa disaat salju pertama tahun ini. Inikah kebahagian yang Tuhan rencakan untuknya? Inikah jawaban dari doanya disaat salju pertama turun waktu itu?

Semuanya terasa sangat indah sekarang ini untuk eunbi. Melupakan rasa sakit yang pernah dia rasakan.

“saranghae. Kyuhyun oppa” kata eunbi tiba-tiba

Kyuhyun terperanjat, ada jutaan kupu-kupu yang tiba-tiba beterbangan di perutnya, mengelitiknya dan membuat tarikan ujung bibir diwajahnya.

Kyuhyun suka kata-kata itu. saranghae dan oppa. Kyuhyun menyukai itu.

“nado. Saranghae hwang eunbi”

 

Kyuhyun mengeratkan pelukannya pada tubuh eunbi, dan tersenyum pada langit yang perlahan sudah membawa matahari itu turun.

 

Ketika hanya harapan dan doa yang mampu menguatkanmu, hanya bergantunglah pada Tuhan saat kau merasakan rasa sakit itu dan terimalah gengaman tangan seseorang. Dan percayalah bahwa setelah semua rasa sakit pasti ka nada kebahagian yang begitu indah sampai kau lupa bagaimana rasa sakit itu dulu.

Setidaknya eunbi sudah merasakan itu semua, betapa gengaman tangan kyuhyun bisa menariknya dalam mimpi buruk dan menenangkannya, betapa bahagianya dia karena dia sempat berdoa di saat salju pertama turun.

===THE END===

31 thoughts on “Hold Me Tight {Part 9- End}

  1. Seperti pribahasa Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian stelah semua kejadian yg menguras air mata, darah , dan nyawa pd ahirnya kim sohoon dan anaknya mendapat balasan setimpal jg kyu dan eunbi yg bahagia dgn pernikahan mereka

    Like

  2. Yaaa akhirnya bahagia jg mereka, masih kurang ni gimana kehidupan mereka setelah saling memgungkapkan perasaan mereka, dan eunbi sudah terhindar dari bahaya.

    Like

  3. liat klo ff ini udah di lanjut langsung seneng tp setelah liat ada kata End di akhir cerita jd sedih, terimakasih kak udah lanjutin ff ini secepat ini hehehe
    aku berharap ada sequel nya
    Amin!!!
    udah jd hukum alam ya klo manusia itu gk ada puasnya, minta ff nya buruan di lanjut hbs di lanjutin minta di kasih sequel

    Like

  4. sebenernya masih kesel sama tiga orang serakah ini 😂
    pengennya dikasih hukuman mati gitu wkwkwk
    tapi gapapa deh. yang penting happy ending 😊
    ditunggu karya2 lainnya thor 😊

    Like

  5. Yuhuuuuu Happy Ending 💕💕💕💕💕 …. Bagus kak FF nya tapi agak kecepeta dikit alurnya menurutku dibagian ini…
    Romantisnya banyakin lagi hehe, apa sequel aja?? 😂😂😂😂 #ngarep

    Like

  6. happy ending #teparconfetti masih dongkol sama trio kwek2 yang ngeselin, nyebelin, dan ga pernah puas itu tuh, tapi gapapa deh yg penting kyuhyun-eunbi bahagiaaa

    Like

  7. Awalnya iseng aja baca lama2 ketagihan sampe akhir cerita, mian baru bs coment diakhir part karna terlalu semangat dan penasaran jd lupa dipadt sebelum2nya, ceritanya bagus, aku suka tp ada bunuh2an nya bikin ngeri jg.
    Intinya aku cuma mau bilang ff nya bagus, ceritanya jg menarik, makasih untuk karyanya😊

    Like

  8. Akhirnya eunbi bisa bahagia seutuhnya 😁 cerita nya seru cuma agak kecepetan hehe trus skinship Kyuhyun sm eunbi nya kurang greget wkwk semoga di ff yg lainnya moment Kyuhyun dan eunbi jadi lebih baper lagi hihihi…. semangat terus eon buat nambah ff lagi😊

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s