Not a Contract Marriage [Bab 7]

Berita yang selalu ditunggu tuan hwang akhirnya datang. Tidak penting kenapa eunbi tiba-tiba merubah pikirannya. Dia hanya perlu menyiapkan dan mempercepat pernikahan ini sebelum eunbi kembali berulah.

Semua rekan bisnisnya memberikan selamat, bahkan berita ini sudah menjadi trending topik yang selalu muncul di berita bisnis dan memenuhi halaman depan surat kabar.

Di balik pintu besar yoona semakin merapatkan telinganya pada daun pintu. Dia mendesis pelan karena tidak mendengar apapun.

“aku ingin setelah aku menikah biaya pengobatan eomma aku yang mengurusnya.”

Tuan hwang hanya tersenyum tipis. Bukannya dia tidak tahu kalau alasan putrinya itu menikah karena ingin bebas darinya. Tapi terserahlah! Tuan hwang tak peduli.

“kurasa itu juga yang appa inginkan” tambah eunbi

“baiklah. Tapi pastikan perusahaan kyuhyun selalu bekerjasama dengan kita”

Kali ini eunbi yang tersenyum mengejek. Apa dia memang sudah tak berharga untuk ayahnya itu? apa sekarang semua kekayaan itu lebih penting dari dirinya? Begitu cepat dia bilang iya untuk seorang putri yang terang-terang ingin membawa ibunya pergi dari sisi ayahnya. keluarga ini memang sudah berantakan. Tiga orang yang seharusnya berada dalam satu atap dan berbagi kebahagiaan harus saling menjauh dan menyakiti. Eunbi terlalu kebal untuk semua drama ini tapi diakui atau tidak hati kecilnya masih saja merasa sakit. Eunbi tidak ingin pergi seperti ini, dia masih ingin rumah ini kembali seperti dulu tapi dia sadar tidak ada harapan hal itu akan terjadi.

“aku pikir aku tidak punya pilihan lain selain menyetujinya”

Memangnya tawaran apa yang bisa eunbi ajukan? Dia bahkan tidak bisa sekedar bilang ‘urus saja masalah itu sendiri’ . Dari awal pernihakan ini memang hanya sebuah bisnis untuk ayah eunbi, sekarang yang perlu eunbi lakukan hanya memastikan kalau perjanjian itu memang berjalan sesuai keinginan ayahnya. Bahkan saat-saat eunbi akan meninggalkan rumah ini ayahnya masih saja memanfaatkannya dengan baik.

 

Ceklek

Pintu terbuka membuat yoona hampir saja terhuyung ke depan jika keseimbangannya tidak baik. Saat kepalanya terangkat dia bisa melihat tatapan tak bersahabat eunbi dengan sedikit seringan jahatnya.

“seharusnya tadi kau mengetuk pintu saja dan masuk dari pada menguping seperti pencuri ” sindir eunbi yang membuat muka yoona memerah entah karena malu atau karena marah. Tapi eunbi rasa itu karena keduanya.

Baru saja yoona akan membalas eunbi tapi dia kalah cepat dengan eunbi yang sudah melenggang pergi tanpa lupa menyenggol pundaknya cukup keras. apa karena eunbi akan segera pergi maka dia jadi lebih berani?

***

Seharusnya hari ini dan moment bahagia ini menelusup ke hati mereka dan menularkannya pada orang lain. Tapi ini hambar! Tidak ada perasaan aneh yang seharusnya kyuhyun dan eunbi rasakan hari ini. lantunan lagu pernikahan yang mengiringi tak semerdu biasanya, tepuk tangan yang saling bersahutan malah terdengar menyesakkan.

Ada perasaan sedikit lega dan kesedihan yang datang bersamaan. Kelegaan dan kesedihan yang berbeda tapi sama-sama kyuhyun dan eunbi rasakan. Perasaan yang tidak bisa mereka ungkapkan. Tarikan bibir yang mereka tunjukkan hanya sebuah keterpaksaan.

Para keluarga sedang melakukan foto bersama, tapi dimana keluarga kyuhyun? Eunbi baru sadar jika tadi yang datang hanya koleganya. Apa dia tidak punya orang tua atau setidaknya saudara? Beginilah jadinya jika eunbi menikahi dengan orang yang tidak dia kenal, eunbi bahkan tidak tahu siapa saja anggota keluarga kyuhyun yang eunbi tahu hanya young shik yang sudah meninggal.

Sudahlah! Eunbi tidak mau mengurusi hal tidak penting seperti itu.

Satu persatu semua tamu mulai pergi dan menyisahkan keluarga inti dari pengantin hari ini. Atau mungkin hanya keluarga eunbi saja. Dan jangan bayangkan suasana haru karena melepas eunbi pergi bersama kyuhyun. Tidak ada kalimat penuh kasih sayang yang eunbi terima. Bayangannya dulu tentang sebuah pernikahan berubah. Pernikahan yang menyatukan dua orang yang saling mencintai, pernikahan yang akan penuh dengan air mata kebahagiaan dan rasa haru orang tuanya. Nyatanya semuanya salah! Tidak ada yang benar satupun dari bayangan pernikahan yang dulu pernah ada dalam pikiran eunbi. Dua orang yang saling mencintai? Lupakan! Kalian tahu pasti bagaimana pernikahan ini terwujud, tanpa cinta tentunya bahkan tanpa mengenal satu sama lain.

Air mata bahagia? Sejak awal hanya ada perasaan hambar. Sebuah keterpaksaan dan saling memanfaatkan. lalu dimana eunbi harus mendapatkan air mata kebahagiaan itu?

Bahkan ayahnya tak akan mungkin menyampaikan betapa dia sangat menyayangi eunbi dan beratnya dia melepas satu-satunya putrinya.

ayahnya dan yoona sudah pergi lebih dulu dengan sopir keluarga. Dan meyisahkan eunbi bersama kyuhyun. Mulai hari ini dia akan mempunyai tempat pulang yang baru, melewati jalan yang tidak biasa dia lewati. Menuju rumah orang yang sekarang harus eunbi sebut suaminya.

Mobil hitam milik kyuhyun berhenti di depan mereka, tanpa banyak berkata kyuhyun langsung masuk menggambil dudu di kursi belakang. Sejenak eunbi hanya mendesis dan menyusul kyuhyun masuk ke dalam mobil. Dua orang asing akan sangat sulit melebur menjadi satu dalam waktu satu hari saja. Pertama kali eunbi bertemu dengan kyuhyun dan saat pria itu tiba-tiba datang melamarnya eunbi pikir kyuhyun bukanlah orang yang sedingin ini setidaknya dia akan memperlakukan eunbi dengan benar. Tapi lagi-lagi prediksinya salah! atau mungkin kyuhyun tidak berada dalam kondisi yang baik, dari raut wajah pria itu eunbi tahu ada sesuatu yang dia sembunyikan. Apa dia menyesal menikah dengan eunbi? lalu bagaimana dengan eunbi? gadis itu menolak pernikahan dari awal lalu kenapa sekarang dia diabaikan?

Tiga orang yang ada di dalam mobil itu hanya diam, sopir kyuhyun fokus menyetir dengan sesekali melihat eunbi dan kyuhyun dari kaca mobil. Bagaimana bisa pasangan pengantin baru saling diam seperti ini? Kyuhyun hanya sibuk menatap lurus jalanan dan eunbi yang sibuk memilin gaun penganntinnya.

Dari ekor mata eunbi dia melihat kyuhyun merogoh saku jasnya mengeluarkan benda pipih miliknya setelah terdengar dering ponsel.

“apa?! ” kyuhyun memekik membuat eunbi menoleh padanya tapi belum sempat dia bertanya mobil yang mereka tumpangi sudah memutar arah karena perintah kyuhyun. Ada kepanikan dan Kelegaan yang bercampur menjadi satu dalam raut muka kyuhyun. Pria itu seperti tidak sabar dengan laju mobil yang masih rata-rata, eunbi dapat melihat kyuhyun mengumpat tipis karena mobil berhenti sebentar karena lampu merah. Ada sejuta kebingungan yang ada di kepala eunbi yang tidak bisa dia katakan sekarang.

Rasa penasaran eunbi semakin bertumpuk sepuluh kali lipat saat mobil itu berhenti di depan sebuah rumah sakit. Kyuhyun segera melompat turun dan lagi-lagi meninggalkan eunbi.

Sialan!

Apa dia lupa kalau eunbi juga ikut bersamanya?! Eunbi ingin memaki tapi dia mengurungkan niatnya dan segera ikut berlari menyusul kyuhyun yang entah akan kemana.

Ekor gaun pengantinnya menyapu lantai rumah sakit yang kemudia buru-buru eunbi tarik sebisanya. Hetakan heelsnya mengundang tatapan aneh pada eunbi karena berlari di dalam rumah sakit dengan gaun pengantin. Tapi eunbi tidak punya waktu untuk sekedar balik menatap mereka dia hanya focus mengejar kyuhyun.

Apa gadis ini gila?!

Kurasa dia ditinggal pengantin prianya

Apa pengganti prianya mengalami kecelakan?

Kasihan sekali dia

Masa bodoh!

Eunbi menulikan telinganya dengan mempercepat langkah kakinya, tapi tetap saja dia tidak bisa mengimbangi langkah kyuhyun.

Eunbi berhenti dengan nafas yang masih tersengal-sengal. Sementara kyuhyun sudah masuk ke dalam ruangan.

Wanita dengan beberapa peralatan rumah sakit yang menancap di tubuhnya sedikit menoleh mendengar pintu kamarnya berdecit terbuka. Disana kyuhyun berdiri sebelum akhirnya perlahan mendekat setelah mengontrol emosinya. Pikirannya buntu. Dia pasti akan mendapat pertanyaan dari kakak iparnya itu, pertanyaan yang kyuhyun tidak tahu bagaimana harus menjawabnya.

“kyu” kata min soo – kakak ipar kyuhyun- lirih

“kakak sudah sadar? ”

” dimana suamiku? ”

Inilah pertanyaan yang kyuhyun duga.

” jawab aku! ” perintah min soo sedikit memaksa dengan kondisi yang masih lemah. Saat dia sadar dia tidak mendapti suaminya di sampingnya bahkan suster yang menanganinya tidak menjawabnya. Dia masih ingat bagaimana kecelakaan itu terjadi, dia masih ingat saat young shik memanggilnya sangat lirih dengan darah yang keluar dari kepalanya.

” kakak istirahat saja dulu. Kita bahas ini nanti” akhirnya kyuhyun memilih menghindar. Dia berpaling dan hendak pergi tapi suara kesedihan itu menahannya.

“apa dia meninggal? ” sekuat tenaga min soo mengeluarkan pertanyaan itu, pertanyaan yang bahkan di tolak hati dan pikirannya. Dia masih ingat betapa dahsyatnya kecelakaan itu semuanya terasa mungkin jika mereka tidak selamat. Tapi kenapa dia terbangun di ranjang rumah sakit seorang diri? dimana suaminya? Young shik yang dia kenal tidak akan mungkin meninggalkannya sendiri apalagi dalam kondisi seperti ini. Dia tahu betul bagaimana pria itu sangat mencintainya, bagi young shik min soo lah orang yang paling dia kasihi jadi tidak mungkin pria itu pergi secepat ini dan meninggalkannya.

Seperti ada ribuan duri yang menghambat pita suara kyuhyun.

“kak” kyuhyun berbalik dan saat itu dia menyadari kalau kakak iparnya sudah menangis, min soo terduduk di ranjang rumah sakit dan menatap kyuhyun memohon. Kyuhyun tidak tega. Air matanya menggenang di pelupuk matanya tapi kyuhyun tidak ingin menangis.

“kak-”

“kumohon. Apa dia sudah pergi? ”

Dan kali ini air mata kyuhyun tumpah meskipun dia buru-buru mengusapnya. kyuhyun mengangguk menjawab min soo lewat gerakan tubuhnya seolah dia tidak bisa hanya sekedar mengatakan ‘iya’

” kau bohongkan? ”

Ada kesedihan melebihi yang kyuhyun bayangkan dari setiap kata itu. Dia mendekat ke arah ranjang dan memeluk kakanya.

” maafkan aku. Maafkan aku”

“kau bohong kyu! Dia tidak mungkin meninggalkan aku! ” Min soo memberobtak dalam pelukan kyuhyun dengan tangis yang semakin pecah. Meskipun ini adalah salah hal yang min soo duga tapi sejujurnya hati dan otaknya masih tidak bisa menerima hal ini. Dia masih bersama suaminya sebelum dia kehilangan kesadaran tapi kenapa hal ini bisa terjadi? kenapa saat dia tersadar dan membuka mata young shik tidak ada. Pria itu selalu berjanji padanya untuk tidak meninggalkan min soo tapi apa ini?

 

” dia tidak mungkin pergi!”

“kyu! Bawa aku padanya! ”

” bilang padanya dia tidak perlu melakukan sebuah drama lagi! ”

” hiks.. Hiks… Kau bohong kyu! ”

” young shik tidak mungkin meninggalkanku”

Dan kyuhyun hanya diam tidak bisa menjawab. jawaban apa yang harus kyuhyun berikan? Bahkan dirinya saja masih terlalu sulit untuk menerima kepergian young shik.

“kau bohong! ”

Sekali hentakan min soo menarik infus yang menancap di pergelangan tangan kanannya, melepaskan pelukan kyuhyun tapi saat dia akan turun dari ranjang rumah sakit dan berdiri min soo terjatuh membuat kyuhyun memekik.

” kakak! ”

” tidak. Aku ingin bertemu dengan young shik” tangan kyuhyun ditepis.

“kak. Kumohon. hyung sudah pergi.”

“tidak.kau bohong! ”

” kak-”

“tidak kyu. Kau tidak boleh mengatakan itu! Dia tidak mungkin meninggalkanku”

Kyuhyun terduduk di lantai di samping min soo yang sudah meringkuk bersama tangisnya.

Disisi lain eunbi yang tadi sempat memaki kyuhyun karena meninggalkannya hanya berdiri di ambang pintu yang sedikit terbuka. Entah sejak kapan dia ikut menangis dan memekik saat orang yang kyuhyun panggil kakak ipar itu terjatuh. Dia pikir kyuhyun menemui kekasihnya tapi dia salah dia istri dari mendiang kakak kyuhyun.

Eunbi tidak tahu rasa sakit seperti apa itu, tapi melihat kakak adik yang sekarang saling berpelukan di lantai rumah sakit yang dingin membuat hatinya juga ikut tersayat. Dia tidak tahu kalau kyuhyun juga punya kesedihan seperti itu. Pria yang eunbi kira hanya seorang pria egois ternyata mempunyai emosi seperti itu. apakah ini jawaban dari raut wajah sedih yang kyuhyun tampilkan di altar tadi? apakah karena dia harus kehilangan kakak yang sangat dia cintai?

***

Setelah kakaknya tenang kyuhyun memutuskan untuk pergi. Matanya menangkap gadis yang terduduk di bangku depan ruang rawat kakaknya sambil meluruskan kakinya sambil sedikit memijatnya. Gaun pengantin masih melekat di tubuhnya.

Pandangan mereka bertemu dan kyuhyun yang pertama memutus kontak mata itu.

“aku akan menemui dokter dulu”

Lagi-lagi kyuhyun langsung melengang pergi tanpa menunggu persetujuan eunbi.

“kyu” panggilan itu membuat kyuhyun berhenti dan dia mendengar suara kaki yang mendekat padanya.

“apa aku boleh ikut? ” eunbi bertanya setelah berdiri di samping kyuhyun. Dia dengan sabar menanti jawaban kyuhyun, tapi sepertinya kyuhyun menolaknya.

” baiklah. Aku akan menunggu di bangku itu saja” eunbi berbalik tapi tangannya ditahan kyuhyun.

“ikutlah”

****

Sejak mereka keluar dari ruangan dokter sampai mereka berada di dalam mobil kyuhyun masih diam.

Eunbi tahu penjelasan dokter tadi membuat kyuhyun frustasi. Min soo mengalami kelumpuhan. Semua kenyataan menyedihkan tentang kehidupan kyuhyun sedikit merubah pandangan eunbi pada pria yang sekarang berstatus sebagai suaminya itu. Eunbi tahu jika ini adalah beban terberat yang harus kyuhyun tanggung. Helaan nafas yang dari tadi keluar dari mulutnya pertanda jika kyuhyun sedang mati-matian menerima kenyataan ini.

“pak. Bisakah kau berhenti sebentar? ” itu perintah eunbi. Dan setelah itu mobil menepi di pinggir jalan yang sepi.

” bisakah kau tinggalkan kami sebentar? ”

” kau mau apa? ” tanya kyuhyun setelah sopir itu keluar. Kyuhyun bahkan tidak menatap eunbi saat pria itu bertanya, jalanan yang sepi masih menjadi fokus utamanya.

” kenapa menahan kesedihan seperti itu? Jika aku sedang sedih aku akan menangis sebisa yang aku lakukan. Kau hanya akan menyesakkan dirimu sendiri jika seperti itu”

Kyuhyun masih bergeming. Tahu apa tentang kesedihannya gadis ini? Batinnya

“kau terlalu berusaha keras untuk menahan air matamu di rumah sakit.”

Kali ini gerakan eunbi yang mengenggam tangannya membuat kyuhyun menoleh pada gadis itu.

“sekarang tidak ada orang yang harus kau kuatkan. Menangislah jika kau ingin. ”

” aku tidak tahu seburuk apa rasa sedihmu tapi kyu biarkan dirimu mengutarakan satu kali saja kesedihan itu”

Padangan mereka bertemu, dan mata indah eunbi terkunci pada mata kyuhyun. kali ini kyuhyun tidak ingin memutus kontak mata itu.

“saat aku sedang sedih aku akan mencari seseorang untuk aku genggam tangannya. Itu akan mengurangi sedikit bebanku”

“kau tidak tahu betapa sakitnya ini. ” akhirnya kyuhyun berucap dan eunbi siap mendengarkan semua keluh kesah prianya itu. Untuk pertama kalinya kyuhyun mengutarakan kesedihan yang sudah lama dia tahan sendiri.

” aku terlalu sering memberontak padanya, bahkan aku belum sempat mengatakan padanya jika aku sangat menyayanginya. Jika aku tahu dia akan pergi secepat ini aku tidak akan memberontak padanya. Jika saja-” kalimat kyuhyun tercekat karena air matanya yang tumpah.

“jika-jika-dia pergi secepat ini–” kyuhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya karena tangisannya. air matanya benar-benar tumpah dan kali ini dia tidak ingin menghapusnya.

Tubuhnya di tarik dalam pelupakan hangat, tepukan ringan di bahunya membuat dia semakin menangis. Akhirnya dia punya tempat untuk menangis. Tempat yang selama ini hanya untuk ibunya dan young shik.

“aku hanya ingin minta maaf padanya”

“aku salah”

“aku bahkan tidak mau menuruti semua perintahnya”

“hanya dia yang menjagaku setelah kepergian appa dan eomma”

“dia banyak menderita karena aku”

Eunbi semakin mengeratkan pelukannya pada kyuhyun. Sementara pria itu sudah menangis.

Dua orang asing yang harus terjebak dalam sebuah ikatan pernikahan itu nyatanya bisa saling menguatkan satu sama lain. Pertama kalinya kyuhyun menangis dalam pelukan orang asing. Tapi eunbi mempu membuat dia merasa nyaman. Gadis itu sudah paham betapa sakitnya saat kita tidak punya tempat untuk berbagi. Kesedihan dan masalah mereka berbeda tapi sepertinya hal itu juga yang akan menyatukan mereka.

 

==============TBC===========

author’s note : oke part 7 nya uda up nih 🙂 lebih panjang dari part sebelumnya kan..

dan buat kalian yang uda baca story ini jangan lupa komen dan like  ya, semakin banyak komen dan like semakin cepet publish nya 🙂

semoga enggak tambah bosen sama cerita ini ya 🙂

oke see you di part selanjutnya 🙂

jangan lupa mampir ke wattpad author @hanni_95 ❤ ❤

Advertisements