Not A Contract Marriage [Bab 11]

Jika ada orang yang berniat jahat pada ibunya maka eunbi yakin hanya ada satu orang yang melakukan hal itu.

Eunbi mengetuk-ngetukan jarinya di meja resepsionis sambil menunggu pegawai rumah sakit itu menghubungi dokter kim. Dokter yang menangani ibunya di rumah sakit yang lama. Setidaknya dia harus mendapat penjelasan dokter itu terlebih dahulu.

“maaf tapi dokter kim sedang ada di luar kota”

Cih! . Bukankah ini semakin memperjelas kalau semua ini adalah konspirasi?

“bisakah aku minta nomor teleponnya? . Ada urusan penting yang ingin aku tanyakan padanya”

“maaf tapi kita dilarang untuk memberikan nomor telepon dokter kepada orang lain”

“baiklah. Terima kasih”

Pasti tidak akan semudah itu mendapatkan kebenaran yang sudah bertahun-tahun ditutupi.

Lewat kaca mobilnya eunbi mengawasi rumah yang dulu dia tempati. Terasa aneh datang ketempat ini, rumah yang selalu eunbi ingin hindari.

Eunbi masih berfikir haruskah dia menemui yoona sekarang? Dia tidak punya bukti apapun. Jika dia datang kesini akan menambah rumit masalah ini. Yoona pasti tidak akan mengaku. Yah memangnya ada maling yang mau mengaku. Eunbi melajukan kembali mobilnya setelah memikirkan sesuatu.

***

Untuk pertama kalinya dia menginjakkan kaki disini. Bangunan yang memikiki lantai hingga 20.

Semua orang menunduk saat melewati eunbi dan kemudian saling berbisik.

Apa salah jika dia datang ke kantor suaminya sendiri? Batin eunbi. Mereka menatapnya seperti akan mengulitinya saja.

“apa cho kyuhyun ada di dalam? ” tanya eunbi pada sekretaris yang berada di depan ruangan kyuhyun.

” oh nyonya cho?. Tuan ada di dalam”

Nyonya cho? Beruntung telinga eunbi mulai membiasakan panggilan itu mulai dibawah tadi. Lalu dia langsung masuk ke ruangan pemilik gedung pencakar langit ini.

“ehem” eunbi sengaja berdehem untuk mencari perhatian kyuhyun.

Pria itu menekuk alisnya saat mendapati eunbi sudah berdiri di ambang pintunya.

“tidak perlu sekaget itu. Kenapa melihatku seperti melihat hantu” kata eunbi dengan nada merajuk dan langsung duduk di sofa yang ada di ruangan ini .

“apa itu terlihat jelas? ”

Wahh. Apa dia benar-benar menganggap eunbi hantu? Sialan!

Kyuhyun mendekat setelah melepas kacamata bacanya. Eunbi hanya mengamati suaminya yang terlihat sedikit berantakan, tidak serapi tadi pagi. Lengan yang dilipat, dasi yang sedikit kendor, apa pekerjaan disini sangat melelahkan? Eunbi jadi berfikir dua kali untuk mengatakannya pada kyuhyun. Apa dia juga harus membebani kyuhyun lagi dengan masalahnya? Menjadi pemimpin perusahaan yang baru pasti sangat menyusahkan di tahun pertama seperti ini. Eunbi bahkan sering melihat kyuhyun masih bekerja lembur di rumah. Jadi apakah dia tega pada kyuhyun?

“hey?!”

“hah?” eunbi gelagapan karena senggolan di lengannya. Ahh dia melamun lagi.

“kau datang kesini hanya ingin melamun? ” tanya kyuhyun yang sudah duduk di samping eunbi. Sedangkan gadis itu hanya menyebikkan bibirnya.

Katakan? Tidak katakan? Eunbi hanya sedang menghitung dalam hati apa yang harus dia lakukan.

” ck!. Apa kau punya hobi baru? Melamun? ”

” tidak”

“katakan saja”

“hah? ”

Apa kyuhyun baru saja melihat pikirannya? Pria itu tidak bisa membaca pikiran bukan?

” aku tahu ada yang ingin kau bicarakan” kata kyuhyun santai sambil menyender dan melipat tangannya di depan dada.

Eunbi merubah duduknya menghadap kyuhyun.

“kau cenayang? ”

Pletak

Yes! Akhirnya kyuhyun bisa membalas dendam

” auwh” eunbi mengelus dahinya.

“semuanya terlihat jelas disini” kyuhyun membentuk garis di dahi eunbi dengan jari telunjuknya.

“Benarkah? ”

Kyuhyun tersenyum

Bodoh!

Kyuhyun tersenyum? Eh? Apa ada yang lucu?

” ternyata kau lucu juga”

Hah? Lucu?

Astaga kenapa eunbi jadi tersipu malu seperti ini. Kyuhyun hanya bilang lucu. Ayolah hwang eunbi kembalikan kesadaranmu!

“kau ingin mati?! ” ancam eunbi

” jadi apa yang akan istriku ini ingin katakan? ” eunbi terdiam karena kyuhyun mencubit pipinya gemas.

Astaga! Ini tidak baik untuk kesehatan jantung eunbi. Kenapa akhir-akhir ini kyuhyun sering berulah.

Istriku. Istriku. Kenapa itu seperti kata haram yang dapat memperburuk kesehatannya.

Berhenti berbuat manis seperti ini cho kyuhyun!

” jadi kau ingin mengatakannya apa tidak? ” tawar kyuhyun untuk kesekian kalinya. Lagi-lagi eunbi meragu namun akhirnya dia menggeleng.

” tidak jadi”

“kenapa? ”

” ng.. Kurasa kau punya banyak pekerjaan sekarang”

Kyuhyun menggerakkan telunjuknya disekitar dagu seperti sedang berfikir.

“apa kau sedang mengkhawatirkanku sekarang? ”

” tidak” tolak eunbi cepat meskipun 99% dia berbohong.

“kalau begitu katakan saja”

Ragu-ragu eunbi mengambil map dari dalam tasnya.

“ini. Laporan kesehatan ibuku”

Kyuhyun tidak mengerti tapi dia membaca juga dokumen itu, meskipun dia akhirnya tidak mempunyai jawaban.

“jadi apa masalahnya? ” tanya kyuhyun bingung

“dokter menemukan kalau selama ini eomma mengkonsumsi beberapa obat yang membuatnya gila”

“aku tahu kalau eomma tidak mengkonsumsi obat tertentu kecuali jika obat itu diberikan tanpa sepengetahuannya” lanjut eunbi

“jadi maksudmu ada yang sengaja membuat ibumu gila ? ”

Eunbi mengangguk.

” aku tahu ini hanya pendapatku saja tapi sejauh yang aku ketahui hanya ada satu orang yang mempunyai keuntungan atas hal ini? ”

” yoona” tambah eunbi

Kyuhyun meletakkan map itu diatas meja dan menghela nafasnya. Apa serumit ini masalah keluarga eunbi? Dia tidak tahu bagaimana selama ini gadis itu menghadapi ini semua.

“aku akan mencari tahu hal itu sendiri. Lagipula aku tahu kalau kau juga punya banyak pekerjaan sekarang”

Kyuhyun menoleh.

“jadi kau datang kesini hanya untuk mengecek apakah aku punya banyak pekerjaan? ”

” hah? Maksudnya? ” eunbi menekuk alisnya menatap kyuhyun

” sesibuk dan sebanyak apapun pekerjaanku. Aku tidak akan mungkin diam saja melihat istriku menghadapi masalah sendiri”

Glek

Eunbi menelan ludahnya susah. Eunbi suka kata ‘istriku’. Detak jantungnya bahkan tidak bisa tenang saat kyuhyun mengatakan hal itu. Apa ini hanya akal-akalan kyuhyun untuk membuatnya mati muda. Sungguh! Kata-kata itu tidak baik untuk tubuh dan hatinya. Tiba-tiba ada kehangatan yang merasuk kedalam dirinya.

“tidak. Aku akan mencari tahu hal itu sendiri saja”

“ck! Apa kau meragukan diriku? ”

” tidak” jawab eunbi cepat. Eunbi sudah membuktikannya kalau kyuhyun dapat diandalkan dan menepati janjinya.

“aku akan menyuruh anak buahku untuk mengawasi yoona. Kurasa saat ini kita perlu melakukan hal itu”

Pada akhirnya eunbi mengangguk juga.

“terima kasih kyu”

“hem? ”

” atas segalanya terima kasih” lanjut eunbi

Kyuhyun tersenyum

“kau harus membayar secangkir kopi setiap hari untuk itu”

“hah? ”

” kurasa kopimu kemarin benar-benar enak” aku kyuhyun. Atau ini hanya akal-akalannya saja untuk bisa menikmati kopi buatan eunbi setiap hari?

“apa kau mengakuinya sekarang? ”

” iya kurasa”

Eunbi berdecih.

Tidak buruk jika dia hanya harus membayar itu semua dengan secangkir kopi setiap hari. Tapi kyuhyun tidak bermaksud untuk membuat eunbi begadang juga kan? Membuatkan kopi, eunbi rasa dia harus ikut begadang juga mulai sekarang.

Tok tok tok

“masuk” sahut kyuhyun dari dalam.

Wanita yang tadi eunbi temui di depan ruangan kyuhyun masuk.

“maaf saya menganggu, tapi saya ingin mengingatkan kalau sepuluh menit lagi ada rapat”

Kyuhyun memijat pelipisnya. Dia lupa.

“baiklah. Pergilah”

Eunbi berdiri setelah sekretaris itu pergi.

“kurasa kau benar-benar sibuk” katanya.

Kyuhyun hanya mengangguk dan berdiri menanti eunbi mengambil dan membenarkan letak tasnya.

“aku akan pulang”

“apa kau membawa sopir? ”

” tidak. Aku menyetir sendiri. Kau tahu aku tidak terlalu suka dengan sopir”

Yah kyuhyun sudah tahu itu. Sangat sulit menyuruh eunbi membawa sopir. Jika seperti itu maka dia akan berfikir untuk memecat sopirnya saja.

“baiklah. Maaf aku tidak bisa mengantarmu sampai bawah”

“aku tidak perlu itu”

Eunbi berjalan hendak pergi tapi dalam langkah ketiganya dia berbalik.

Apa ada sesuatu yang tertinggal?

Eunbi mendekat ke arah kyuhyun membuat pria itu semakin menyatukan alisnya.

Tanpa bicara eunbi meraih tangan kyuhyun. Menurunkan lipatan di lengan kyuhyun. Sebelah kanan lalu beralih ke sebelah kiri. Kyuhyun hanya diam menurut. Dia bisa melakukan hal itu sendiri, tapi sangat terasa berbeda saat eunbi ikut membantunya.

Wah perasaan apa ini?

Jantung kyuhyun berdegup sangat kencang. Tangan dan mata yang sedang fokus membenarkan lengan kemeja miliknya itu seperti sebuah magis yang membuatnya kelimpungan.

Eunbi menengadah, dan mata mereka bertemu. Setelah selesai dengan kedua lengan kyuhyun eunbi membenarkan letak dasi kyuhyun yang sudah longgar. Lagi-lagi kyuhyun hanya diam.

Ragu-ragu eunbi menurunkan tangannya, wajahnya tertunduk tidak berani menatap kyuhyun.

Kenapa pikirannya berjalan sangat lambat? Eunbi bahkan seperti tidak sadar apa yang baru saja dia lakukan.

“aku-aku hanya ingin membenarkan penampilanmu saja. ” katanya gugup

Ehem

Kyuhyun berdehem.

” jadi penampilanku tadi berantakan? ”

” iya”

“tapi aku tetap tampan kan? ”

” iya”

“eh apa? ” ralat eunbi yang membuat kyuhyun tertawa. Eunbi benci itu. Benci saat kyuhuun menggodanya dan tersenyum seperti itu. Hatinya semakin tidak karuan.

” semua orang juga bilang begitu” kata kyuhyun

Eunbi menggaruk pelipisnya yang tidak gatal. Dia menghela nafas.

“baiklah karena semua orang sudah tahu kalau kau tampan maka aku akui jika kau memang tampan”

“semua orang memang mengatakan kalau aku tampan tapi baru satu orang yang membenarkan lengan kemeja dan dasiku”

“hah? ” spontan eunbi mengangkat kepalanya. Sungguh hari ini sistem kerja otaknya sangat lambat.

” aku suka. Terima kasih”

“ah? Iy-iya sama-sama” jawab eunbi nyaris terbata.

“jadi apa penampilanku sekarang sudah lebih baik? ”

Eunbi seolah-olah memindai tubuh kyuhyun dari atas kepala sampai ujung kaki. Lalu gadis itu mengacungkan kedua jempolnya.

” sangat tampan”

Kyuhyun tertawa. Pertama kalinya dia mendengar kalimat itu sampai sesenang ini atau dia selalu senang saat eunbi memujinya?

Eunbi ikut tersenyum karena suara renyah tawa milik kyuhyun.

“kenapa aku lebih ingin bersamamu dari pada datang rapat itu ”

“hah? ” lagi-lagi eunbi bertanya dengan sangat bodoh.

Kyuhyun tertawa.

” apa ‘hah?’ selalu menjadi jawabanmu hari ini? ”

” tidak”

“pergilah sebelum aku benar-benar menahanmu”

“hah? ”

Ya ampun. Eunbi benar-benar malu! Kenapa dia tampak sangat bodoh hari ini? Sudah dia bilang kalau kyuhyun akhir-akhir ini benar-benar mempengaruhi kesadarannya.

” kurasa kau memang suka dengan kata-kata itu”

“hah? ”

Cup

Mata eunbi membulat sebesar mata kelinci. Kecupan kyuhyun di bibirnya seperti meledakkan kembang api di atas kepalanya. Mengejutkan sekaligus menyenangkan.

Kyuhyun menjauhkan dirinya dari eunbi yang masih melebarkan matanya.

” aku bosan mendengar kalimat ‘hah?’ darimu. Jadi sebelum aku kembali menciummu yang dapat kupastikan jika kau tidak akan bisa melarikan diri maka pergilah selagi kau mempunyai waktu”

Eunbi tersadar dan kelimpungan. ‘tidak akan bisa melarikan diri?’ itu pertanda buruk! . Eunbi langsung berbalik dan melenggang pergi tanpa sepatah kata pun.

Pintu itu tertutup dan menelan eunbi. Kyuhyun tersenyum puas. Jika biasanya dia tersenyum karena berhasil menggoda eunbi maka kali ini untuk pertama kalinya dia akui kalau dia sangat menyukai menatap wajah itu. Wajah yang akan bersemu merah saat menatap matanya, dan bibir semanis cherry yang sangat lembut.

“apa sekarang aku benar-benar menginginkannya? ” kata kyuhyun lirih

Di sisi lain eunbi buru-buru meraup oksigen sebisa yang dia lakukan. Gadis itu memegangi kedua pipinya yang terasa sangat panas lalu beralih ke detak jantungnya yang masih tidak bisa tenang. Kecupan itu masih terasa dibibirnya. Lembutnya bibir kyuhyun masih dapat dia rasakan. Sebelah tangannya naik menyentuh bibir miliknya.

“ada apa denganku? ” tanya eunbi pada dirinya sendiri.

****

Eunbi membuka matanya saat sinar lampu tiba-tiba menusuk matanya. Disana dia melihat pria yang baru saja menutup pintu. Eunbi melirik jam dinding. Hampir jam dua belas malam. Rupanya malam ini kyuhyun memilih untuk menyelesaikan pekerjaaannya dikantor. Tapi jam dua belas? Apa pria itu gila bekerja sampai jam segini? Saat eunbi sibuk mengamati dan memikirkan kyuhyun, suara bass yang khas itu menyapa telinganya.

“apa aku membangunkanmu? ” kyuhyun yang baru meletakkan tas kerjanya menatap eunbi bersalah. Dia tidak bermaksud membangunkan istrinya.

Eunbi mendudukkan dirinya sambil mengucek matanya.

” tidak juga” bohongnya. Mana mungkin eunbi bilang ‘kau menganggu tidurku cho kyuhyun!’

Kyuhyun diam sambil melepaskan jam tangan, dasi dan membuka beberapa kancing bajunya.

“kenapa jam segini baru pulang? ”

” setelah rapat tadi aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan”

Eunbi mengangguk mengerti.

“aku akan menyiapkan makan malam. Kalau kau sudah selesai mandi turunlah”

Tanpa menunggu jawaban kyuhyun eunbi segera melesat turun.

**

Wangi lavender dari sabun mandi menyeruak dalam hidung eunbi. Rupanya kyuhyun sudah selesai mandi. Pria itu mengacak-acak sedikit rambutnya yang basah.

“aku lapar sekali” katanya setelah sampai di meja makan.

“apa kau juga tidak punya waktu untuk makan? Kau bisa menyuruh sekretarismu atau yang lain” tanya eunbi sambil meletaklan mangkuk terakhir dari lauk yang bisa dia sediakan. Tidak benar-benar menyediakan sebenarnya karena eunbi hanya perlu memanaskan makanan yang sudah dimasak ahn ahjumma tadi.

“aku terlalu asyik bekerja sampai tidak tahu kalau jam makan malam sudah lewat”

Eunbi duduk di kursi samping kyuhyun, melihat kyuhyun tidak sabar menyendok makanannya.

Tapi ngomong-ngomong tentang lembur. Eunbi jadi mengingat sesuatu. Dia lalu berjalan ke dapur.

Dia sudah berjanji pada kyuhyun kalau untuk secangkir kopi setiap hari.

Tanpa menunggu waktu yang lama eunbi sudah kembali dan meletakkan satu cangkir di dekat kyuhyun.

“hari ini aku tidak membuat kopi karena pasti kau ingin cepat tidur. Teh herbal ini akan membuatmu lebih fresh”

Kyuhyun mengulas senyumnya. Dia pikir eunbi tidak menganggap hal itu serius.

“terima kasih”

“tapi omong-omong. Apa hanya kau yang lembur atau pegawaimu juga? Seperti sekretarismu misalnya? ”

Ng..

Kyuhyun mencoba berfikir sebentar. Adakah yang lembur bersamanya tadi?

” tidak ada. Aku yang pulang paling terkahir”

“ck! Kau pemilik perusahaan yang menyedihkan”

Semua orang yang mengenal kyuhyun dulu pasti tidak menyangka jika kyuhyun bisa gila kerja seperti ini. Tapi sekarang pria itu punya tujuan. Hidupnya yang dulu terasa bebas tanpa punya tujuan dan hanya mengikuti arah angin kini berubah dan itu semua berkat young shik.

“ah! Masalah ibumu. Aku sudah menyuruh orang untuk memata-matai yoona mulai besok. Jadi kita tinggal menunggu perkembangannya saja”

“iya”

Setelah perbincangan sekilas itu kyuhyun kembali fokus menyantap makan malamnya yang sangat terlambat. Sampai dia tidak menyadari kalau eunbi sudah memejamkan matanya dengan berpangku pada sebelah tangannya.

“ck! Mana ada istri yang tertidur saat menemani suaminya makan malam” kata kyuhyun lirih.

Perlahan dia membersihkan sisa-sisa makan malamnya tanpa berniat membangunkan eunbi. Pria itu bahkan berjalan nyaris berjinjit karena takut sandal rumahnya akan menciptakan keributan.

Setelah selesai dengan pekerjaannya kyuhyun tidak langsung mengangkat eunbi atau membangunkan gadis itu. Kyuhyun justru kembali duduk dan mengamati wajah tidur eunbi. Wajah itu sudah sering dia lihat waktu akan tidur dan saat dia membuka mata esok harinya tapi kali ini terasa berbeda. Perasaan yang dulu hambar telah berubah sedikit manis dan itu membuat semuanya berubah. Wajah yang dulu dia anggap biasa kini berbeda. Kecantikan yang terus bertambah setiap harinya.

Sangat pelan kyuhyun menyingkirkan rambut yang menutupi wajah eunbi.

“kurasa kau sangat lelah hari ini sampai tertidur seperti ini”

Kyuhyun hanya ingin menikmati wajah polos yang tertidur itu sebelum mengendongnya dan membaringkannya di sampingnya. Kalau saja dia bisa mengerjakan pekerjaan tadi di rumah maka dia lebih suka melakukannya di rumah. Setidaknya dia bisa melihat wajah eunbi secepatnya untuk kembali membangkitkan semangatnya. Entah sejak kapan eunbi perlahan menjadi matahari bagi kyuhyun. Dan sekarang kyuhyun sadar kalau dia tidak akan bisa bertemu pagi tanpa mataharinya itu.

***

Keesokan harinya saat eunbi kembali bergelut dengan pekerjaannya di coffee shop, pintu ruangannya terbuka dari luar.

“kyuhyun? ”

Pria itu tersenyum dan langsung mengambil duduk di depan eunbi.

” ada apa? Kenapa kesini? ”

” mungkin kau sudah sangat penasaran jadi aku membawanya sekarang”

“apa? ”

” tentang ibumu”

“ini hasil dari mata-mataku” tambah kyuhyun sambil meletakkan map coklat.

Eunbi tampak tidak sabar membuka penemuan kyuhyun. Beberapa foto yoona dan dokter kim.

Ternyata benar mereka berhubungan, batin eunbi

“sepertinya kecurigaanmu benar. Bahkan yoona beberapa kali mengirimkan uang kepada dokter kim” kata kyuhyun menjelaskan. Sebenarnya saat eunbi bilang dia mencurigai yoona, kyuhyun juga berfikir seperti itu. Tidak ada musuh yang terlihat selain yoona. Wanita yang merubah kebahagiaannya dalam satu hari.

“kita harus melaporkannya ke polisi” eunbi tiba-tiba berdiri tapi kyuhyun menahannya.

“jangan sekarang”

“kenapa? Bukankah semua sudah jelas kita sudah punya bukti aliran dana dokter kim dari yoona dan foto ini juga bisa menjadi bukti”

Baginya sudah cukup semua bukti ini. Apa lagi yang perlu dibuktikan? Dengan adanya hubungan antara yoona dan dokter kim sudah jelas kalau mereka bersengkongkol, dan bukti pemeriksaan ibunya sekarang juga bisa menjadi bukti.

“apa mereka akan mengakui semuanya? Dengan bukti ini belum membuktikan kalau yang memberikan obat itu adalah mereka”

“mereka tidak akan mengaku tapi bukankah kita bisa membuat mereka mengaku dengan ini? ”

” ada banyak alasan yang bisa mereka berikan. Dengan membuktikan mereka memiliki hubungan tidak juga membuktikan tentang kejahatan mereka” tambah kyuhyun.

Eunbi kembali mendudukkan dirinya.

“lalu apa kau ingin aku menunggu sampai yoona membunuh ibuku? ”

Kalimat itu terdengar sangat menyakitkan. Kyuhyun tahu eunbi ingin semua ini terungkap, menghukum mereka yang bersalah tapi apa kyuhyun salah jika dia berfikir untuk menundanya sedikit saja? Kyuhyun tidak ingin dengan bukti yang kurang itu akan menghancurkan semuanya. Semua harapan yang telah eunbi pupuk. Itu akan jauh lebih menyakiti gadis itu, dan kyuhyun tidak suka itu!

“kita akan mendapatkan bukti yang kuat dulu untuk bisa membawa yoona kepenjara”

“tidak! ”

Eunbi berdiri dan segera melenggang pergi tanpa mendengarkan kyuhun lagi. Apa yang harus dia tunggu? Menunggu sampai yoona menghancurkan hidupnya lagi? Atau menunggu yoona benar-benar memisahkannya dari ibunya? Tidak! Eunbi akan buktikan pada ayahnya kalau selama ini dia benar. Yoona hanya penjahat! Dia akan mengembalikan keluarganya kembali. Dia akan membawa kebahagian itu kembali pada hidupnya!

“eunbi!”

Kyuhyun menarik tangan itu membuat eunbi berbalik menghadapnya.

“jangan gegabah. Kau hanya menambah rumit masalah ini”

Bukannya mengerti eunbi justru tersenyum mengejek kyuhyun.

“menambah rumit? Hidupku sudah rumit kyuhyun sejak wanita itu datang dan sekarang aku akan menghentikan semua ketidakadilan ini”

“aku tahu tapi tidak begini caranyaa”

“lalu aku harus bagaimana?! ” tanpa sadar eunbi membentak.

” tenanglah dulu. Kita bisa membicarakannya baik-baik dan mencari solusi” kyuhyun tahu eunbi sangat emosional sekarang, mengungkap kebenaran ini adalah sebuah keharusan tapi tidak sekarang. Ini bukan waktu yang tepat!

“solusi apa lagi yang harus kita bicarakan?! Kau tidak tahu bagaimana rasanya dikhianati seperti ini. Ayahmu yang tiba-tiba membawa wanita lain dan ibumu tiba-tiba harus menginap di rumah sakit jiwa. Kau tidak tahu sakitnya ini”

Kyuhyun mendekat, mengusap air mata yang membasahi pipi eunbi.

“aku tahu. Aku memang tidak tahu bagaimana rasanya. Tapi bisakah kau percaya padaku lagi? ” kyuhyun memohon dengan suara yang sangat lembut.

” kita pasti akan membawa yoona ke dalam penjara. Aku janji itu. Tapi tidak sekarang waktunya. ”

” apa kau bisa percaya padaku lagi? ” tambah kyuhyun.

Tapi eunbi masih diam tidak menjawab

” eunbi ah”

“kau tahu aku selalu mempercayaimu” kata eunbi akhirnya membuat kyuhyun menghela nafasnya lega.

“aku janji kita akan membuat yoona menebus ini semua”

Setelah itu kyuhyun meraih eunbi dalam pelukannya. Dia akan menepati setiap janjinya pada eunbi. Akan kyuhyun pastikan kalau gadis itu akan mendapatkan kebahagiannya kembali. Kyuhyun bersumpah atas itu!

Eunbi ingin bergantung pada rasa percayanya pada kyuhyun. Dia ingin berharap pada kepercayaannya itu. Kyuhyun sudah berjanji akan membantunya dan membuat yoona menyesal, dan eunbi akan menunggu waktu itu datang. Menunggu kyuhyun menepati janjinya lagi.

***

“maaf” kata eunbi lirih sambil melirik kyuhyun lewat ekor matanya. Setelah sedikit pertengkaran tadi kyuhyun membawa eunbi pergi, kepinggir sungai han. Mungkin untuk menenangkan pikiran gadis itu. Tapi setelah sampai disini tidak ada yang berniat keluar dari mobil, mereka justru asyik menatap pemandangan lewat kaca mobil

“apa? ” kyuhyun bertanya dan memutar tubuhnya mengahadap eunbi untuk melihat lebih jelas istrinya yang masih tidak berani mengangkat kepalanya. Apa kyuhyun benar-benara baru bertengkar dengan eunbi?

” aku sudah membentakmu tadi padahal aku tahu kau hanya ingin yang terbaik untukku” kata eunbi masih menunduk

“kau memang harus minta maaf padaku. Kau tahu tadi kau sangat menakutkan” sengaja kyuhyun memepermainkan nada bicara, berlebihan.

“apa?! ” sekali gerakan eunbi mengangkat kepalanya dan beradu pandang dengan kyuhyun. Sepertinya kyuhyun benar-benar ingin dipukul, batin eunbi.

” apa kau tidak sadar betapa menakutkannya kau saat marah? ”

” kau-”

Tap

“aku sudah hapal dengan kebiasaanmu ini”

Eunbi terdiam. Kali ini dia kalah dengan kyuhyun. Baru saja dia akan memukul lengan kyuhyun tapi pria itu ternyata mempunyai refleks yang cepat dan menangkap tangannya atau mungkin kyuhyun belajar dari pengalaman.

” trik ini tidak akan berguna lagi” tambah kyuhyun

Eunbi melepaskan tangannya dari genggaman kyuhyun dan membuang pandangannya keluar jendela.

“kau tidak perlu meminta maaf. Aku paham kenapa kau marah seperti tadi. Aku mungkin tidak tahu bagaimana kau hidup dulu tapi sekarang, akan aku pastikan kalau kau hanya akan mendapatkan kebahagiaan dan melupakan rasa sakit di masa lalu. Aku janji”

 

Deg

Perasaan apa ini? Detakan jantung yang terus berlomba dengan kehangatan yang masuk ke dalam relung hati eunbi. Sangat luar biasa. Eunbi menyukai getaran ini. Untuk kesekian kalianya dia ingin mengakui kalau dia menginginkan getaran ini selalu hadir di hatinya setiap saat. Getaran yang muncul saat kyuhyun memandangnya, getaran yang muncul saat kyuhyun menggenggam tangannya, saat pria itu tersenyum padanya dan saat kyuhyun berkata akan memberikan eunbi kebahagiaan kepadanya seperti sekarang.

“aku senang kau selalu mempercayaiku. Terima kasih”

Eunbi memberanikan diri menatap kyuhyun yang ternyata sejak tadi tidak pernah mengalihkan pandangannya padanya.

“aku yang seharusnya berterima kasih. Aku akan menunggu kau menepati janjimu untuk selalu memberikanku kebahagiaan”

Kyuhyun mengangguk. Sudah berapa banyak janji yang kyuhyun berikan pada eunbi, seolah kyuhyun benar-bemar akan menepati hal itu semua.

—–TBC—

AUTHOR’S NOTE: sesuai prediksi kalian kalau yoona adalah dalang dibalik ini semua. Lalu apa yang terjadi saat itu semua terungkap??? tunggu di bab selanjutnya ya 🙂

jangan pernah bosen untuk menunggu cerita-cerita selanjutnya ya 🙂

oke, buat kalian yang uda mampir kesini terima kasih dan jangan lupa komen, like tinggalkanlah jejak kalian disini hehehe

sorry for typo

see you di next part ❤ ❤ i love you all

Advertisements

Not A Contract Marriage [Bab 10]

Kyuhyun dan eunbi segera pergi meninggalkan pesta pernikahan yang menjadi riuh karena ulah mereka. Eunbi menurut saja saat pria itu tiba-tiba menariknya keluar. Setengah nyawa eunbi sepertinya belum terkumpul. Dia masih terlalu kaget dengan semua kejadian ini. Bodoh! Kenapa dia sangat ceroboh membiarkan kyuhyun menciumnya didepan umum disaksikan banyaknya pasang mata dan ditambah kamera ponsel yang mereka arahkan kepadanya.
“bodoh! Bodoh! ” eunbi merutukinya dirinya sendiri. Gadis itu seolah-olah menjedotkan kepalanya di dasbor mobil.
” siapa yang bodoh? ” kyuhyun berkata tanpa menoleh. Dia masih fokus menyetir. Sebenarnya tanpa kyuhyun bertanya dia sudah tahu apa yang gadis itu sedang rutuki. Jika kalian bertanya bagaimana perasaan kyuhyun sekarang, maka kyuhyun akan bilang ‘ya nasi sudah menjadi bubur. Mereka pasti juga maklum dengan adegan tadi’. Memangnya apa yang perlu kyuhyun sesali kalau kejadian itu terjadi karenanya.
Eunbi menoleh menatap kyuhyun dengan mata menyipit dan tajam nyaris menguliti kyuhyun.
Plak
“yak! ”
Kyuhyun mengadu sambil sedikit mengusap lengannya yang berhasil menjadi objek pukulan eunbi.
” memangnya apa yang kau lakukan tadi?! Kau membuatku tidak punya muka! ” omel eunbi
Wahhh dia benar-benar manjadikanku sebagai tersangka, batin kyuhyun.
Dia tidak habis pikir kenapa masalah seperti ini jadi besar. Hanya ciuman. Hanya. Pikir kyuhyun
” bukankah kau juga menikmatinya? Jadi kenapa kau menyalahkanku? ”
” kyu! ”
” yak berhenti memukulku! ”
Gila! Apa harus ada kekerasan karena masalah ciuman tadi? Bukankah tadi mereka berdua sama-sama menikmati? Lalu kenapa eunbi memarahi kyuhyun?
” menikmati katamu? Kau yang menciunku duluan. Dasar gila!”
“aku bahkan tidak bisa menunjukkan wajahku”
Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas.
“sekarang apa yang harus aku lakukan? ” gerutu eunbi.
” kenapa kau terlalu memikirkan sampai seperti itu? Apa kau tidak pernah ciuman?”
“yak! ”
Plak
” sekali lagi kau memukulku. Aku akan menurunkanmu! ” ancam kyuhyun. Tidak lucu bukan jika besok dia bangun dengan lengan memerah bekas pukulan eunbi.
“kenapa? Kenapa? Kau berhak mendapatkannya”
Eunbi semakin memukul lengan kyuhyun tidak peduli ancaman pria itu.
“semua ini karenamu! ”
Cekitttt
Eunbi hampir terlontar ke depan karena kyuhyun tiba-tiba mengerem dan meminggirkan mobilnya.
Apa dia akan benar-benar akan menurunkanku? Batin eunbi. Ya ampun wajahnya menakutkan sekali.
“kau gila?! ” tanya kyuhyun penuh penekanan.
” ya. Karenamu. Kenapa?”
Kyuhyun menatap eunbi dan berdecih.
“kau masih membahas masalah ciuman tadi? ”
Eunbi terdiam.
” jadi ciuman tadi adalah salahku? Biarkuperjelas. Benar. Aku menciummu lebih dulu tapi- apa kau lupa kau menikmati ciuman itu? ”
” kyu-”
Eunbi akan memukul kyuhyun tapi kali ini pria itu terlalu cekatan menangkap tangan eunbi.
“kau memejamkan matamu bahkan kau tidak mendorongku. Lalu aku harus menyebutnya apa itu? ”
” itu-itu”
“apa perlu aku mengingatkanmu? ” tawar kyuhyun yang eunbi rasa itu bukanlah sesuatu yang baik. Mata pria itu, sangat menakutkan dan menghanyutkan.
Eunbi panik saat kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya ke arahnya dengan mata yang tidak pernah melepaskannya.
Sadarlah hwang eunbi! Jangan terlena lagi! Jangan! Eunbi mencoba membuat benteng pertahanannya dan menarik kembali kesadarannya yang akan tertarik kembali oleh pesona kyuhyun. Hentikan!
Plak
Eunbi tercengang dengan perbuatannya sendiri. Gadis itu kelimpungan melihat pipi kyuhyun memerah karena tamparannya.
Kyuhyun memejamkan matanya dengan muka yang baru saja terlempar. Sialan! Dia baru ditampar!
“kau! ” kyuhyun menggeram menatap eunbi dengan telunjuk yang menunjuk tepat ke wajah eunbi.
” kenapa? ” kata eunbi pura-pura tegar padahal sebenarnya dia menggigil ketakutan menghadapi kyuhyun sekarang.
” apa kau wanita? ”
” hah? ” eunbi menautkan alisnya
” ini sakit bodoh! Kau menamparku seperti seorang pria! Apa ada yang salah dengan tangan kecil ini? ” tanya kyuhyun sambil mengangkat tangan eunbi. Sungguh dia tidak pernah menyangka jika eunbi punya kekuatan seperti pegulat.
” pria? ” tanya eunbi membeo
” kau ingin aku tampar lagi?! ”
***
Kyuhyun berdecak karena eunbi benar-benar marah karena ciuman itu. Eunbi bahkan langsung keluar mobil dan masuk ke rumah.
Sebenarnya salah kyuhyun apa sampai diperlakukan seperti ini?
” kalian sudah pulang? ” min soo menatap aneh kedua adiknya yang sama-sama menekuk muka.
” kyu pipimu kenapa? ” tanyanya setelah menyadari bekas merah dipipi kanan kyuhyun.
” aku baru diserang singa betina” jawab kyuhyun sekenanya yang membuat eunbi tidak jadi melanjutkan langkahnya ke kamar. Eunbi berbalik dan menatap kyuhyun mengancam.
Singa betina katanya?
Awas kau cho kyuhyun!
“singa?” min soo kebingungan. Jawaban apa ini?
“kakak tidak tahu bagaimana menakutkannya adik kakak yang satu itu” kata kyuhyun sambil menunjuk eunbi dengan dagunya.
Min soo menoleh mengikuti arah kyuhyun “eunbi? kau? ”
Eunbi menggeleng
“apa kakak tahu kenapa seorang wanita marah? ” eunbi balik bertanya.
Apa-apaan ini? Kenapa mereka berdua seolah memberi min soo sebuah teka teki.
” apa tidak ada dari kalian yang bisa bicara dengan jelas? ”
” tanya saja pada kyuhyun” acuh eunbi.
“kenapa aku yang harus menjawabnya? Kau yang marah-marah dan mengamuk seperti singa betina dan menamparku. Apa kau tahu bagaimana sakitnya ini ? ”
” memangnya apa yang terjadi di pesta tadi? ” lagi-lagi min soo memancing. Ya ampun bicara dengan dua adiknya ini ternyata seperti sedang membujuk anak tk yang sedang marah. Dia pikir kyuhyun sudah dewasa tapi ternyata sifat kekanaknnya masih ada
” dia menciumku di depan umum” kata eunbi mengadu.
“aku? Kau juga menikmatinya kenapa aku yang disalahkan? ”
” tidak. Kalau kau tidak memulai hal itu tidak akan terjadi”
“oh jadi kau menyalahkan aku? ”
” bukankah itu jelas? ”
” kau-”
“buahahahaha” min soo tidak bisa lagi menahan tawanya. Wanita itu tertawa sekencang-kencang sampai membuat dua orang yang tadi saling menyalahkan terdiam.
Min soo berhenti tertawa dan menyeka sedikit air mata yang keluar karena terlalu banyak tertawa.
“apa-apaan kalian ini? Kalian berciuman dan sekarang bertengkar? ”
Bukankah ini sangat lucu? Mereka baru saja berciuman lalu saling menyalahkan karena ciuman itu. Memangnya siapa yang menyuruh mereka melakukan hal itu? Bukankah hal itu terjadi karena kyuhyun dan eunbi saling menghendaki jadi kenapa sekarang saling menyalahkan?
“tapi semua orang melihatnya. Kalau saja dia tidak melakukan hal itu di depan banyak orang aku tidak akan semalu ini ” eunbi menjelaskan.
” memangnya aku tahu kalau mereka memperhatikan kita? ” bela kyuhyun. Mana ada dipikirannya tadi kalau orang-orang disekitarnya memperhatikan ciuman itu.
” itulah bodohnya kamu”
“bodoh? ” kyuhyun meradang. Wah kenapa eunbi tidak sadar juga kalau dia juga bersalah kenapa melempar semua kesalahan padanya.
” hentikan!” potong min soo
“apa kalian akan terus bertengkar karena ciuman itu? Ayolah semua orang juga akan paham bagaimana dua orang yang saling mencintai bertemu apalagi pengantin baru seperti kalian”
Saling mencintai?
Kyuhyun dan eunbi hanya terdiam. Dua orang yang tadi pandai berdebat seolah tertusuk oleh kalimat min soo. Saling mencintai? Sejak kapan?
“dari pada kalian bertengkar kenapa tidak dilanjutkan saja di kamar”
Setelah itu min soo pergi dengan terkikik geli.
“kak! ” teriak kyuhyun dan eunbi bersamaan.
Setelah mereka membuat malu di pesta tadi sekarang di rumah mereka juga harus dipermalukan oleh min soo.
Apanya yang harus dilanjutkan? Eunbi bahkan sudah meninggalkan kyuhyun dan masuk ke kamar sambil membanting pintu.
“memangnya itu kamar siapa? Kenapa dia seolah bersikap seperti itu kamarnya saja” gerutu kyuhyun.
***
Eunbi tersenyum pada beberapa perawat rumah sakit. Hatinya semakin membaik setiap pergi ke tempat ini. Tidak ada kesedihan lagi.
“anda berkunjung lagi? ” sapa perawat yang baru saja keluar dari ruangan nyonya hwang.
” iya”
“ibu anda sedang tidur karena pengaruh obat. ”
” benarkah? ”
” tidak apa-apa kalau nona ingin masuk”
Eunbi mengangguk dan perawat itu pergi. Tidak apa-apa jika dia hanya melihat ibunya tertidur, sambil menunggu waktu janji bertemu dengan dokter yang masih satu jam lagi. Eunbi akan menunggu disamping ibunya.
***
“silahkan duduk nyonya”
Eunbi mendekat duduk di kursi depan dokter. Lalu beberapa detik dokter itu membolak-balik dokumen untuk mengingat beberapa hal penting tentang pasiennya.
“ada beberapa hal yang harus saya tanyakan pada anda” kata dokter itu membuka
“silahkan”
Dokter itu mengambil pulpen
“apa ibu anda selama ini mengkonsumsi obat-obatan tertentu? ”
Sebentar eunbi sempat kebingungan. Obat? Apa selama ini ibunya mengkonsumsi sebuah obat tanpa sepengetahuannya?
” kurasa tidak”
“dari pemeriksaan yang kami lakukan beberapa minggu ini ditemukan kalau ada sebuah zat yang masuk ke tubuh pasien secara berkala”
“maksudnya? ”
” saya tidak tahu tepatnya itu apa, tapi karena zat itu menimbulkan beberapa efek samping yang sangat berbahaya”
Tiba-tiba tubuh eunbi menjadi dingin. Detak jantungnya semakin kencang berdetak. Ada sebuah ketakutan yang tiba-tiba menyelimuti dirinya.
Apakah ini sebuah kabar buruk?
“hal ini bisa membuat sebuah halusinasi yang berlebihan sampai membuat ibu anda benar-benar gila. Sepertinya hal itu sudah berlangsung sangat lama jadi-”
Kalimat dokter itu menggantung.
“jadi akan sedikit sulit untuk memulihkan keadaannya”
“tapi anda jangan khawatir sejauh ini keadaan ibu anda semakin terkendali, pasien sudah jarang mengamuk. Saya harap anda tidak putus harapan. Tidak ada yang tidak mungkin”
Jadi apakah dokter itu bilang kalau ibunya tidak akan pernah hidup normal lagi? Apakah semua harapan yang eunbi kembali pupuk itu harus tumbang lagi? Harapan yang eunbi pikir semakin dekat itu harus menjauh lagi. Apakah ini sebuah permainan?
Eunbi terus memikirkan pertemuannya dengan dokter itu sampai dia tidak tahu kalau lampu merah itu akan berubah menjadi hijau dalam beberapa detik.
Di dalam mobilnya kyuhyun tampak mengamati gadis yang berdiri di samping tempat penyebrangan.
“tamparannya masih terasa di pipiku” kyuhyun menyentuh pipinya. Rasa jengkel masih bersemanyam di hatinya. Dia tidak akan tenang sebelum membalas eunbi. Tapi tiba-tiba ditengah pikirannya
“apa dia gila! ” mata kyuhyun membulat dan segera melompat keluar.
Eunbi berlari menyusul para pejalan kaki yang sudah berada jauh di depannya.
Tinnnnnnn!!!!!
” ahhh” eunbi menjerit.
“kau ingin mati?! ” teriak orang dari dalam mobil lewat kaca jendelanya yang sedikit terbuka.
Eunbi hanya menoleh ke kanan dan ke kiri panik. Dia masih sangat terkejut karena mobil itu tiba-tiba berhenti di depannya dengan jarak kurang dari lima centi. Nyawanya seolah tiba-tiba menghilang. Ditengah ketakutan itu lengannya tiba-tiba di tarik menjauh dari tengah-tengah jalan raya.
“kau gila?! ” maki kyuhyun-orang yang tadi menariknya.
Kyuhyun melepaskan genggamannya dan berkacak pinggang menatap eunbi.
” kau ingin mati?! Apa yang kau pikirkan? Jika saja tadi-” kyuhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya. Terlalu menyakitkan mengatakan hal itu. Kyuhyun menghela nafasnya dan menatap eunbi yang hanya menunduk, sepertinya nyawanya belum benar-benar terkumpul. Jika dalam keadaan yang baik-baik saja maka eunbi pasti akan langsung meneriaki kyuhyun.
“ayo” kata kyuhyun sambil menarik eunbi menuju mobilnya. Gadis itu menurut, eunbi bahkan diam saja saat kyuhyun meneriakinya di pinggir jalan seperti itu.
Kyuhyun melirik eunbi yang masih saja bungkam.
Rupanya dia masih sangat terkejut.
Eunbi menoleh karena kyuhyun tiba-tiba meminggirkan mobilnya.
“tunggu disini” setelah itu kyuhyun keluar dan masuk ke dalam sebuah mini market.
Eunbi menghembuskan nafasnya dalam-dalam. Pikirannya berantakan. Karena perkataan dokter tadi dan karena dia nyaris terkapar di tengah jalan tadi. Membayangkannya membuat eunbi merinding. Terima kasih Tuhan karena dia masih baik-baik saja sekarang.
“ini”
Eunbi menoleh, dia melamun lagi sampai tidak sadar kalau kyuhyun sudah kembali.
“ini” ulang kyuhyun karena botol minumannya belum diambil juga oleh eunbi.
“minumlah. Kau perlu menenangkan diri”
Setelah itu kyuhyun hanya memperhatikan eunbi yang minum dengan tangan yang masih sedikit bergetar.
“apa yang sedang kau pikirkan? Apa kau tidak bisa melihat kalau tadi lampunya sudah hijau? ” kali ini kyuhyun bertanya dengan sedikit lembut tidak sekasar tadi. Dia sadar kalau tadi kyuhyun sedikit keterlaluan, meneriaki eunbi yang bahkan masih dalam keadaan syok. Tapi siapapun pasti akan melakukan hal itu jika ada di posisi kyuhyun. Istrinya nyaris mati di depan matanya.
“aku pikir aku akan sampai seberang jika aku berlari sebelum lampu berubah menjadi hijau” jawab eunbi jujur. Tapi ternyata prediksinya salah. Dia tidak akan mungkin sampai seberang jalan hanya dalam waktu 3 detik. Itu mustahil! Dan eunbi menyesali keputusannya tadi.
“kau bodoh! ” kali ini kyuhyun kembali berteriak tapi dia mencoba mengontrol kembali emosinya.
” memangnya apa yang sedang kau pikirkan?”
“tidak ada” bohongnya. Menceritakan pada kyuhyun tentang masalahnya sekarang bukanlah hal yang tepat, dia bahkan tidak punya asumsi yang tepat tentang masalah itu.
“apa kau ingin bunuh diri karena masalah tadi malam? ”
Eunbi menoleh dan menatap kyuhyun tajam. Sangat menakutkan, eunbi saat marah dengan pandangan seperti itu membuat kyuhyun seperti sedang berhadapan dengan malaikat penyabut nyawa.
” baiklah. Aku hanya bercanda. ”
Dia pikir dengan sedikit candaannya eunbi akan sesikit terhibur tapi sepertinya dia salah. Bukannya terhibur eunbi justru marah.
” apa kau akan terus membahas masalah itu? ”
Kyuhyun menggeleng.
” melihatmu sekarang sepertinya kau sudah baik-baik saja.”
Kyuhyun menghidupkan kembali mobilnya dan menginjak gas.
“aku akan mengantarmu pulang”
Eunbi mengangguk.
“tapi kenapa tidak bawa mobil? ” tanya kyuhyun lagi.
” aku menyuruh sopir di rumah untuk membawanya ke bengkel”
Kyuhyun mengangguk paham.
“tapi kenapa kau bisa disana? Maksudku apa kau tidak ke kantor? “kali ini eunbi yang bertanya. Dia baru sadar jika seharusnya orang yang sedang menyetir itu biasanya berada dikantor dijam segini.
” aku baru saja menemui klien dan tiba-tiba di tengah jalan aku menemui gadis gila yang akan bunuh diri”
Plak
“auwh” kyuhyun mengadu kesakitan. Untuk kesekian kalinya lengannya menjadi korban kekerasan eunbi.
“aku tidak gila! ” teriak eunbi. Tapi pria itu justru mengulas sedikit senyum. Sepertinya dia benar-benar telah membuat eunbi kembali menjadi eunbi yang biasanya. Sedikit aneh melihat eunbi murung seperti tak bernyawa.
***
Eunbi menghempaskan dirinya di kasur. Semuanya tiba-tiba menjadi sebuah teka-teki. Jika benar apa yang dikatakan dokter tadi maka siapa yang telah melakukannya? Dia bahkan belum mendengar hal ini sebelumnya.
“sepertinya aku benar-benar gila” gerutunya pada dirinya sendiri.
Eunbi mengangkat tangan kanannya ke udara. Bayangan saat kyuhyun menariknya tiba-tiba terbayang di atas kepalanya.
“kenapa dia selalu ada di saat aku menghadapi kesulitan”
“apa aku juga harus minta bantuan kyuhyun? ”
Eunbi ingin semua masalah ini terungkap tapi bahkan dia tidak tahu harus mulai dari mana. Dia benar-benar menjadi anak tak berguna. Bagaimana dia tidak tahu tentang kondisi ibunya yang sebenarnya.
” eomma pasti sembuh. Pasti! ”

____TBC_____

AUTHIR’S NOTE: gimana nih part yang satu ini? Semoga sesuai harapan ya hehehe. Jangan lupa comment dan like ya 😊😊😊

Oke see you di next part

I love you my readers♥️♥️♥️♥️♥️

 

Not A Contract Marriage [bab 9]

Min soo perlahan mulai menerima kenyataan ini. Meskipun dia tahu tidak mungkin melupakan young shik dalam hidupnya. Tapi kyuhyun benar, young shik akan sedih jika melihatnya terus seperti ini. Melanjutkan hidup adalah jalan terbaik seperti kyuhyun yang memilih menikah dengan eunbi demi young shik. Min soo juga akan mencoba hidup dengan baik demi young shik.

“eonni. Kau sedang memikirkan apa? ”

Min soo tersenyum pada eunbi yang sudah duduk di sampingnya.

” tidak ada. Dimana kyuhyun? ”

” dia sedang mengurus beberapa administrasi”

Entah kenapa melihat kedua adiknya ini membuat min soo senang. Seperti melihat young shik sedang tersenyum. Dari awal melihat mereka berdua min soo tahu kalau suaminya itu tidak salah. Dua orang itu seperti memang ditakdirkan bersama. Meskipun dia tahu betul kenapa kyuhyun menikahi eunbi.

“eonni. Aku akan membereskan beberapa barangmu”

Setelah itu eunbi membereskan beberapa barang dan memasukkan ke dalam sebuah tas besar. Tapi gadis itu berhenti, melihat min soo yang tampak melamun kembali. Eunbi mendekat duduk di ranjang kakak iparnya.

“kenapa? Eonni tidak ingin pulang? ”

Dari sorot matanya eunbi bisa tahu ada beberapa perasaan yang bercampur menjadi satu, senang dan takut seolah dia akan menghadapi dunia baru setelah keluar dari bangunan ini.

” aku tahu rumah itu akan mengingatkan semua hal tentang suami eonni,  tapi bukankah dia akan selalu ada di hati eonni dimana pun eonni berada.”

Kenapa eunbi selalu tahu apa yang dipikirkan min soo? Bagaimana ketakutannya menghadapi semua kenangan tentang young shik? Dia tentu tidak ingin melupakan suaminya tapi melihat semua kenangannya bersama pria itu membuat min soo tidak yakin untuk tidak menangis lagi.

“eonni harus kuat”

Min soo tersenyum. Tidak akan ada yang tahu seberapa sakitnya ini sekarang sekalipun mereka mencoba memahaminya, tapi eunbi benar. Min soo harus kuat. young shik akan tetap ada di hati dan dunianya, itu tidak akan berubah. Meskipun raga mereka telah berpisah.

***

Decitan roda kursi roda yang di dorong memenuhi ruangan. Kyuhyun menghentikan kursi roda min soo di dalam kamar tidurnya.

“kakak istirahat saja. Aku sudah meminta Ahn ahjumma untuk menjaga kakak. Kalau kakak ingin apa-apa kakak bisa memanggil aku, eunbi atau Ahjumma”

Kyuhyun sengaja meminta Ahn Ahjumma untuk merawat dan menjaga kakak iparnya.

Min soo memang tidak bisa lagi hidup mandiri seperti dulu, bahkan berdiri saja dia tidak sanggup. Karena kecelakaan membuat dirinya lumpuh.

“aku akan membantu kakak berbaring”

“tidak. Aku ingin disini saja.”

Kyuhyun mengerti. Dia berbalik dan menutup pintu itu ragu. Membawa min soo ke rumah ini seperti merendam lukanya dengan garam. Kyuhyun tahu itu. Sangat. Bahkan setiap hari dia masih melihat young shik seolah menghuni rumah ini, ruang kerjanya, sandal rumah kesayangannya, tayangan tv favoritnya, stik golf di pojok ruangan, semuanya seolah membawa young shik  kembali tapi kyuhyun harus sadar. Kehidupannya harus berlanjut. Lalu bagaimana kakak iparnya harus mengatasi hal itu?

Dan kehingan ruangan ini beradu dengan kekosonganya hati min soo. Tangannya bergerak menjalankan kursi roda mendekati jendela dengan pemandangan taman belakang rumah.

Bias cahaya sore yang masuk saat min soo menyibak gorden sedikit menyakiti matanya. Senja dengan cahaya orange yang indah menghias langit. Ini adalah salah satu hal kesukaannya, sunset.

Ceklek

Eunbi masuk saat tidak juga ada sahutan dari dalam. Pantas saja kakak iparnya sedang melamun. Lagi.

“eonni”panggilnya akhirnya setelah eunbi sudah di samping min soo

“makan malam sudah siap”

“iya” jawab min soo singkat.

“kalau begitu ayo kita makan. Aku sudah sangat lapar” eunbi membuat nada bicaranya seceriah mungkin agar kakak iparnya itu tidak terlalu larut dengan kenangan masa lalu.

***

Suasana hening malam dengan detak jarum jam yang terus bergerak menemani kyuhyun. Pria itu memakai kaca mata bacanya dengan menghadap laptop yang terus menyala. Terlalu banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan. Sesekali pria itu berdecak karena sepertinya pekerjaannya tidak juga selesai.

Kyuhyun melirik cangkir kopi yang akan dia teguk.

“habis! ”

Dengan malas kyuhyun berdiri meninggalkan sebentar pekerjaannya. Tidak pernah terpikirkan oleh kyuhyun jika dia harus begadang dengan ditemani kopi seperti ini. Jika dia begadang di club malam itu tak masalah, dia tidak butuh kopi. Tapi berkutat dengan angka dan huruf yang membosankan, setidaknya dia membutuhkan sedikit cafein.

“kau sedang apa? ”

Kyuhyun mengangkat cangkirnya, menunjukkan pada istrinya yang berdiri di depan pintu dapur. Sepertinya istrinya itu terbangun untuk mengambil air minum.

” sini. Biar aku buatkan” eunbi meletakkan gelas air putih miliknya dan mengambil cangkir kyuhyun.

“apa pekerjaannya belum selesai juga? ”

Kyuhyun yang bersandar pada tembok dapur dengan tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana hanya menggeleng dan eunbi bisa melihat itu dari ekor matanya.

” jangan terlalu memaksakan diri. Kau juga harus memperhatikan kesehatanmu”

“ini”

Kyuhyun meraih cangkir kopinya yang tadi kosong telah terisi cairan kental berwarna hitam. Menyeruput sedikit takut jika ada yang kurang dari kopi buatan istrinya itu.

“ini pas” gumamnya tapi masih dapat di dengar oleh eunbi.

“kau lupa jika aku pemilik coffe shop? ”

Kyuhyun mengangkat kedua bahunya sambil menyeruput kembali kopi miliknya. Ini jauh lebih enak dari kopi yang dia buat tadi.

” tidurlah dulu. Kau bisa melanjutkan itu besok. Lagipula kau kan pemilik perusahaan. ”

” kenapa? ”

” apa? ” eunbi membuat tiga lipatan di dahinya tapi kyuhyun justru tersenyum aneh.

” kenapa kau memintaku untuk tidur sekarang. ? ”

” bukankah sudah jelas. Aku memintamu untuk istirahat”

“istirahat? Bukan yang lain? ” kyuhyun menaikan sebelah alisnya yang menurut eunbi itu sangat menjengkelkan.

” apa? ”

” kau ingin aku istirahat atau-” kyuhyun sengaja menggantung kalimatnya memberi waktu pada eunbi untuk berfikir. Dan-

Astaga!

“kau gila?! ” eunbi memaki

Apa pria ini selalu mesum? Mengaitkan segala sesuatu yang menjurus ke situ? Ya ampun bagaimana eunbi bisa melanjutkan hidupnya setiap hari jika dia selalu bersama orang mesum seperti kyuhyun? Otak kyuhyun memang tidak pernah beres.

” aku hanya bertanya, kenapa meneriakiku? ”

” kau yang membuatku berteriak pria mesum ”

” mesum? Memangnya kapan aku mesum? ”

” tadi”

“tidak. Aku tidak mesum”

“iya.kau mesum ”

” tidak”

“iya. Kau bilang tadi ‘kau ingin aku istirahat atau-‘ ”

” atau? ” kyuhyun kembali tersenyum menggoda dengan sebelah alis yang dia naikan.

” atau-” eunbi membeo tidak berani melanjutkan kalimatnya.

“atau apa? ” desak kyuhyun dan

Pletak

 

Eunbi sadar kalau dia telah dipermainkan oleh kyuhyun. Kenapa dia mudah sekali diperdaya?

” kau gila? Ini sakit! ” adu kyuhyun demgan menggosok-gosok jidatnya yang terkena jitakan eunbi tiba-tiba.

“dasar pria mesum. Gila!”

“kau yang mesum. Aku hanya ingin bilang kau ingin aku istirahat atau mengganti bajuku”

“memangnya aku percaya? ”

” memangnya aku ingin mengatakan apa? Kau tidak lihat jika aku masih memakai baju kantor? ”

Eunbi terdiam. Pipinya sedikit terasa panas. Lalu apakah dirinya yang mesum?

“dan kau berfikir aku anak umur 15 tahun yang tidak mengerti otak pria sepertimu?”

“memangnya ada apa dengan otak pria sepertiku? ”

” kau-” eunbi memejamkan sebentar matanya dengan helaan nafas sangat dalam. Ini tidak akan berhenti sampai pagi jika seperti ini terus.

“baiklah. Berpikirlah sesukamu dan lanjutkan pekerjaanmu. Aku tidak peduli”

Eunbi melenggang pergi dengan kyuhyun yang sekarang tersenyum puas. Denyutan di dahinya tertutupi dengan kepuasan yang dia dapat.

“aku tidak akan melanjutkan pekerjaanku. Jadi ayo kita lakukan seperti yang ada dipikiranmu” kyuhyun berteriak agar suaranya di dengar oleh eunbi yang sudah menaiki tangga dengan telinga yang ditutup oleh kedua telapak tangannya. Setelah itu tawa kyuhyun benar-benar meledak.

“ah kenapa menyenangkan menggodanya”

“kau beruntung karena aku masih punya banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan hwang eunbi”

***

Eunbi tersenyum melihat ibunya yang sedang menerima suapan dari suster dari balik pintu. Eunbi sengaja tidak langsung masuk, pemandangan seperti ini jarang terjadi. Biasanya saat eunbi datang berkunjung ibunya hanya duduk diam di atas ranjang atau mungkin sedang menangis dan berteriak-teriak.

Kyuhyun benar rumah sakit ini memang jauh lebih baik, batin eunbi.

Kondisi ibunya semakin membaik. Eunbi yakin jika suatu saat dia bisa mengobrol dan bercanda lagi dengan ibunya. Perlahan eunbi bisa melihat cahaya putih yang mulai mendekat ke arahnya.

“eomma” sapa eunbi dan mendekat ke ranjang ibunya.

Diam. Tak ada sahutan. Masih selalu seperti ini. Tapi eunbi tahu mata itu mulai hidup, tak seredup biasanya. Ya, eunbi mungkin harus menunggu sedikit lagi untuk bisa mendengar ibunya memanggil namanya dengan benar.

“suster. Biar aku saja”

Suster itu memberikan mangkuk bubur yang masih tersisa setengah itu pada eunbi.

“aaa”

Eunbi menuntun ibunya membuka mulut menerima suapannya.

Lagi-lagi dia tersenyum saat tidak mendapat penolakan dari ibunya.

Tapi saat dia akan menyendok bubur itu lagi, Eunbi harus memberikan mangkuk itu kembali pada suster karena nada dering panggilan masuk mengganggunya.

“halo” jawab eunbi setelah menggeser tombol hijau di layar benda persegi panjang itu. Setelah itu terdengar sahutan di seberang sana

“kenapa? ”

Eunbi hanya mendengarkan apa yang dikatakan lawan bicaranya.

” iya. Aku pulang” dan sambungan terputus.

Eunbi memasukkan ponselnya.

“eomma. Aku pulang dulu kyuhyun baru saja menelepon”

***

“ada apa? ” tanya eunbi setelah sampai rumah dan melihat punggung kyuhyun, seperti pria itu sedang melakukan panggilan.

Kyuhyun berbalik.

” terserah. Kirim saja koleksi terbaik di tokomu sekarang juga” katanya pada sambungan telepon sebelum memutusnya.

“bersiaplah. Ada acara penting yang harus kita hadiri”

“acara? Apa? ”

Kyuhyun tiba-tiba menyuruhnya pulang dan sekarang dia bilang acara penting? Apa pria itu mendapat nilai e dalam mata pelajaran bahasa? Kyuhyun bahkan tidak bisa menjelaskan dengan baik. Bagaimana eunbi bisa paham dalam satu waktu jika dia hanya memotong-motong informasi yang diberikan.

“aku lupa kalau sore ini ada undangan pernikahan. Salah satu rekan bisnisku menikahkan anaknya dan kita harus datang”

“jam berapa? ” tanya eunbi bodoh

” jam enam”

Eunbi melirik jam tangannya dan mengumpat.

“kau gila? Ini bahkan sudah jam 3. Bagaimana aku bisa bersiap dalam waktu secepat itu? ”

” tenanglah aku sudah memesan gaun untukmu. Sebentar lagi pasti datang”

Bagaimana pun pria tidak akan tahu bagaimana repotnya seorang wanita berdandan  untuk acara yang penting seperti ini.  Meskipun eunbi hanya tamu undangan bukan berarti bisa datang dengan muka polos apa adanya. Dia akan banyak dikelilingi oleh orang-orang kaya yang akan selalu berlomba menampilkan penampilan terbaik mereka. Memesan gaun termahal yang ada, datang ke salon mahal hanya untuk mengecat kuku dan menata rambut. Belum juga dengan aksesoris. Eunbi tentu tidak ingin berlebihan seperti mereka tapi dia juga tidak gila dengan memakai koleksi gaunnya yang bahkan tidak dia persiapkan untuk undangan pernikahan kolega bisnis. Hanya beberapa gaun pesta sederhana yang sering dia pakai di acara teman-temannya.

Satu masalah tentang gaun mungkin sudah dipecahlan kyuhyun tapi dengan penampilannya? Eunbi bahkan masih bau matahari.

“kenapa mendadak? Kau kan bisa mengatakan setidaknya tadi malam. Apa kau berencana datang setelah pestanya selesai? ” jengkel eunbi.

” aku lupa oke. Dan kuharap kau cepat bersiap darimana mengomel seperti ini”

“mengomel? Kau-”

Eunbi menelan kalimat selanjutnya. Perdebatan ini akan panjang dan eunbi hanya akan mengulur waktunya.

Dia berbalik dan terburu-buru masuk kamar. Sambil menunggu gaun yang dikatakan kyuhyun datang eunbi akan mandi.

Setelah membasuh tubuhnya eunbi keluar. Sebuah kotak berada di atas tempat tidur.  Eunbi dapat menebak jika itu adalah gaun yang diberikan kyuhyun.

Tanpa pikir panjang eunbi segera memakainya dan memoles beberapa make up di wajahnya. Rambut sebahunya diikat untuk menambah kesan elegan. Matanya sibuk memindai koleksi perhiasannya.

“kau belum selesai? ” itu suara kyuhyun yang berteriak dari lantai bawah.

Eunbi sudah bersiap secepat yang dia bisa tapi tetep saja di terburu-buru. Hanya satu harapannya jika make up seadanya ini tidak ada yang melenceng.

” iya sebentar” teriak eunbi dan segera menyomot anting panjang berwarna silver.

Kyuhyun mengetuk-ngetukkan sepatunya sambil memainkan ponselnya. Dia bisa terlambat jika dalam lima menit eunbi tidak juga turun.

“eunbi.  Cepat! Nanti-”

“iya”

Eunbi keluar sambil sedikit membenarkan sepatu heelsnya.

Disisi lain kyuhyun terdiam. Pria itu menghentikan kalimatnya tadi bukan karena eunbi cepat menjawabnya tapi karena. Sialan! Kenapa gaun hitam yang ekornya sedikit menyapu lantai itu sangat pas membentuk lekuk tubuh eunbi.

Sadarlah kyuhyun!

Tamparnya pada dirinya sendiri.

“ehem” kyuhyun berdehem setelah eunbi berdiri disampingnya.

“kau sudah siap? Ayo cepat kita bisa terlambat”

Setelah itu kyuhyun siap pergi tapi pria itu berbalik lagi pada gadis itu setelah mendengar eunbi berbicara.

“aku akan pamit dulu pada kakak ipar”

Eunbi melenggang pergi tapi pergelangan tangannya tertahan.

Eunbi berkata dengan raut wajahnya pada kyuhyun yang baru saja menahannya ‘ada apa?’

“kenapa memakai gaun seperti ini? ”

Eunbi menekuk alisnya.

” kau kan yang memesannya. Gaun ini ada di atas tempat tidur tadi”

Kyuhyun mengumpat dalam diam. Seharusnya tadi kyuhyun bilang pada pegawai toko itu untuk tidak memberikan gaun yang terlalu terbuka. Mungkin dari depan gaun hitam itu tidak terlalu terbuka, sama seperti gaun pada umumnya tapi bagian belakang? Hampir semua punggung eunbi terekspos. Bahkan kyuhyun bisa memastikan jika gadis itu tidak memakai bra sekarang. Rambut yang diikat semakin memperjelas kulit mulus punggungnya. Sialan!  Lagi-lagi kyuhyun mengumpat. Ini bahkan pertama kalinya dia melihat lebih banyak kulit eunbi yang terekspos. Gaun pernikahannya masih bisa menutupi punggung itu, tapi sekarang? Disaat dia pertama melihatnya hari ini dia harus berbagi juga pada orang lain dipesta nanti?

“kau ingin kita terlambat? ”

Suara eunbi membuyarkan pikiran kyuhyun. Tanpa sadar kyuhyun sudah ditinggalkan eunbi yang masuk ke kamar min soo.

” bagaimana aku bisa membiarkannya sendiri di pesta nanti? ”

***

Tanpa ragu eunbi melingkarkan tanggannya di lengan kyuhyun. Tapi sadarkah dia bagaimana perasaan pria itu? Sejak tahu gaun yang dipakai eunbi pikiran kyuhyun bahkan tidak bisa tenang.

Ballroom hotel sudah penuh dengan orang-orang. Kyuhyun mengambil duduk di meja yang sudah tertuliskan namanya. Sebuah meja bundar yang sudah terisi oleh dua orang.

“cho kyuhyun” sapa salah satu orang yang duduk disana.

“lee donghae” balas kyuhyun.

“dia istri mu? ” merasa itu membahas tentangnya eunbi tersenyum.

” iya. Kenalkan dia istriku eunbi”

“halo” sapa eunbi ramah.

“senang bertemu denganmu. Aku lee donghae teman kyuhyun dan ini istriku lee hana”

“aku pikir waktu itu kau bercanda saat mengirimkan undangan pernikahan padaku. Tapi aku tidak ragu lagi setelah melihat istrimu. Kurasa jika kau tidak cepat menikahinya dia sudah akan menjadi istri orang lain” canda donghae.

Bahkan pria yang duduk di samping iatrinya bisa mengatakan hal seperti itu. Istrimu cantik? Apa dia ingin mati? Batin kyuhyun.

“tentu saja. Sekarang tidak akan ada pria yang akan mendekatinya karena sekarang dia sudah menjadi istriku”

Donghae terkekeh. Seorang anak cassanova bisa mengatakan hal seperti itu? Sebuah perkataan untuk melindungi apa yang menjadi miliknya. Dongahe tidak tahu jika kyuhyun juga punya sisi seperti itu. Dia pikir sebelumnya kyuhyun hanya akan menggombali gadis-gadis cantik tanpa perlu mengikat sebuah komitmen. Tapi sekarang dongahe tahu jika pemikiran seperti itu salah. Kyuhyun sudah berubah.

Baru kyuhyun akan menimpali suara mc mengalihkan perhatian mereka. Dua orang yang berdiri di depan tampak tersenyum bahagia dan mengulang kembali janji suci yang telah mereka ikrarkan tadi siang dengan saling menatap.

Eunbi sedikit dibuat iri karena mereka berdua tampak sangat mencintai satu sama lain. Sekilas pikirannya kembali pada pernikahannya. Apa dia tampak seperti itu waktu itu?

Sebuah jas tiba-tiba menyentuh kulitnya membuat eunbi menoleh pada kyuhyun yang menyampirkan jas yang tadi dia pakai ke pundak eunbi.

“lebih baik kau memakai ini. Terlalu dingin disini” bohong kyuhyun. Dia hanya mengkhawatirkan tatapan mata-mata berdosa disekitar sini.

Eunbi melepaskan jas itu dan meletakkannya di pangkuan kyuhyun.

“jangan konyol. Itu bisa merusak penampilanku, lagi pula aku tidak kedinginan”

Kyuhyun menggeram menatap gadis yang kembali fokus kedepan.

“apa dia tidak sadar jika gaunnya sekarang terlalu bahaya” batin kyuhyun.

Bahaya untuknya. Bagaimanapun juga kyuhyun tidak rela jika bagian tubuh istrinya menjadi konsumsi publik. Tapi jika dia mengatakan hal itu pada eunbi, sudah pasti kyuhyun akan ditertawakan.

Memangnya kenapa kyuhyun harus peduli ?!

***

“baiklah sekarang kita bersulang untuk pasangan pengantin kita. Bersulang” suara mc menginstruksi semua orang untuk mengangkat gelas mereka dan bersulang.

“baiklah bagi para pasangan silahkan kalian pergi ke lantai dansa”

“kau tidak ingin pergi? ” donghae yang sudah berdiri mengandeng tangan istrinya menatap aneh kyuhyun yang hanya diam saja memegang gelas wine.

” tidak” jawabnya singkat.

“kau bercanda. Ini salah satu hal romantis yang bisa dilakukan pengantin baru seperti kalian”

“pergilah. Aku akan menunggu kalian disana”

Setelah itu donghae pergi dan kyuhyun sedikit melirik eunbi.

Apa dia harus berdansa juga?

“kau tidak- tidak ingin berdansa? ” tanya kyuhyun akhirnya.

Eunbi menggeleng.

” aku tidak bisa”

Jawaban eunbi hampir membuat kyuhyun menyemburkan minumannya. Ya ampun, kyuhyun rasa eunbi sudah sering ada dipesta seperti ini tapi bagaimana bisa dia tidak bisa berdansa? Hanya mengerakkan kaki sesuai irama.

“kau bercanda? ”

Eunbi menoleh menatap kyuhyun

” apa wajahku tampak bercanda? ”

Kyuhyun tampak berfikir sebentar sebelum meletakkan gelas miliknya dan berdiri.

” berdirilah”

“sudah kubilang, aku tidak bisa”

Dasar keras kepala!

Apa mereka juga harus berdebat untuk masalah ini?

Kyuhyun menarik tangan eunbi, memaksanya untuk berdiri.

“kyu” protes eunbi

“ikuti saja aku”

Akhirnya eunbi mengalah juga, membiarkan kyuhyun menuntunnya ke lantai dansa.

Pria itu menghadap padanya dan tanpa ragu melingkarkan tangannya di pinggang eunbi membuatnya sedikit berjingkat kaget. Tapi seperti patung eunbi hanya diam. Kyuhyun tidak sabar. Dia meraih tangan kanan eunbi dan meletakknya di pundaknya.

“letakan tanganmu disini”

Ragu-ragu eunbi mengangkat tangan kirinya dan ikut meletakkan dipundak kyuhyun.

“bagus” puji kyuhyun dengan seringaian yang tiba-tiba terbit entah karena apa.

Dalam irama musik dansa perlahan kyuhyun bergerak. Eunbi hanya mengikuti alur kyuhyun, ke kanan dan ke kiri.

“aku tidak tahu jika mereka mengirimkan gaun ini. Jika aku tahu aku akan melarang mereka” kata kyuhyun lirih tapi masih bisa ditangkap oleh telinga eunbi karena posisi mereka yang sangat dekat.

“kenapa? Gaun ini cantik” jawab eunbi polos.

“kupastikan jika kau tidak memakai bra sekarang? ”

Secepat kilat eunbi mendongak menatap kyuhyun.

Dia ingin mati?!

” semua orang akan berfikir begitu jika melihat gaunmu sekarang” lanjut kyuhyun

“itu alasannya aku memberimu jasku tadi. Kau terlalu sempurna memakai gaun ini sampai aku ingin mencongkel mata mereka yang menatapmu”

Pipi eunbi memerah. Kenapa sangat hangat. Perasaan ini. Kata-kata kyuhyun sangat menghangatkan sampaj membuat pipinya memanas.  Eunbi suka.  Eunbi suka getaran aneh yang tiba-tiba muncul dalam hatinya. Eunbi suka. Suka mendengar kalimat kyuhyun tadi.

“aku memang tidak memakai bra sekarang karena terlalu aneh jika aku memakainya” aku eunbi

Kyuhyun menelan ludahnya. Astaga apa gadis ini terlalu jujur?

“apa kita harus membahas ini lebih lanjut? ”

” hem? ” eunbi menautkan alisnya.

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya.

” cukup. Kita ganti topik saja” putusnya

“kenapa? ”

Kyuhyun memutar bola matanya.

” hanya hentikan saja”

Eunbi terkekeh.

Kyuhyun bisa mendengar tawa kecil yang keluar dari mulut eunbi. Aish ternyata gadis yang tadi kyuhyun pikir polos memiliki otak srigala. Licik.

“Memangnya apa yang kau pikirkan. Mesum” ejek eunbi dengan senyum nakalnya.

Ya ampun eunbi ingin tertawa sekencang-kencangnya. Muka kyuhyun sangat lucu.

Dia dipermainkan. Lagi. Apa terlalu mudah baginya dipermainkan seperti ini? Hwang eunbi kau sudah melewati batas.

“memangnya aku tidak boleh membayangkan tubuh istriku tanpa bra atau mungkin tanpa benang sekalipun? ”

Eunbi mematung dan hanya mampu mengedipkan matanya berkali-kali sambil menatap kyuhyun aneh, Mata yang sekarang di tatapnya terasa hangat dan membahayakan dalam waktu bersamaan.

” aku bahkan berhak menikmatinya. Seperti ini”

Tanpa aba-aba kyuhyun mendekatkan dirinya. Sebuah permukaan yang basah menyapu bibirnya.

Kyuhyun mencium eunbi!

Dan gadis itu hanya mematung membiarkan kyuhyun bermain. Tapi perlahan eunbi memejamkan matanya dan membalas kyuhyun.

Candaan yang tadi mereka lontarkan menjadi sangat serius sekarang.

Kyuhyun semakin dalam menarik tengkuk eunbi karena balasan gadis itu. Kyuhyun merubah posisinya kepalanya,mencari posisi miring yang paling nyaman untuknya dan untuk eunbi.

Nafas mereka tersenggal dan sama-sama menyapu wajah masing-masing. Kening mereka masih menempel.

Prok prok prok

Suara riuh tepuk tangan menyadarkan mereka berdua membuat mereka sadar dan buru-buru mengambil jarak.

Sialan! Ciuman mereka menjadi tontonan bagi mereka!

“wahh ternyata mereka lebih romantis dari pasangan pengantin sekarang”

“mereka romantis sekali”

“pengantin baru memang seperti itu”

Eunbi menelan ludahnya. Ya ampun. Dia mempermalukan dirinya sendiri. Bagaimana dia bisa mengangkat wajahnya sekarang.

Ciuman di depan umum? Memalukan!!

semua ini karena kyuhyun. Dasar pria mesum!

—-TBC—

 

Author’s note : Bab 9 uda up 🙂 gimana nih dengan bab yang satu ini? tinggalkan komentar kalian ya dan jangan lupa like. Share juga boleh hehehe

oke see you di part selanjutnya 🙂

btw, jangan lupa main ke wattpad @hanni_95 oke 🙂 ❤ ❤

love you all