Not a Contract Marriage [BAB 15]

Matanya sudah lelah menitikan air mata, eunbi masih tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi yang jelas sekarang dia terduduk di depan sebuah foto yang sudah dipenuhi dengan bunga krisan putih. Tubuhnya bahkan sudah berbalut baju hitam dengan pita putih di lengannya.

Terasa tepukan di bahunya membuat eunbi menoleh.

“jangan menangis lagi”

Minsoo menatap eunbi kasihan, dia pernah kehilangan dan itu menyakitkan.

“aku masih berharap jika semua ini hanya mimpi eonni”

Akhirnya eunbi tersedu memeluk minsoo.

Tak ada yang tahu bagaimana kejadian buruk ini tiba-tiba terjadi, bahkan kyuhyun. Sejak semalam dia masih berfikir apa yang terjadi, tapi tak ada. Tidak ada apapun yang bisa mengurangi rasa sedih eunbi.

Pemakaman sudah selesai satu jam lalu, dan eunbi, gadis itu masih terduduk di atas ranjangnya sambil memeluk dirinya sendiri.

“jangan menangis. Ibumu tak akan suka melihatnya”

Kyuhyun membawa eunbi kedalam pelukannya.

“ak-aku bahkan belum bisa membawa ibu kembali ke rumah”

“ibumu pasti mengerti. Biarkan dia pergi dengan tenang “

Ada penyesalan yang tidak bisa eunbi ungkapkan. Banyak kata yang belum bisa dia sampaikan dan terlalu banyak impian yang belum bisa dia wujudkan. Sekali lagi dia ingin protes, kenapa ini terjadi padanya?! Apakah eunbi tidak bisa bahagia seperti yang dia inginkan? Ini terlalu kejam!

Ceklek

Suara pintu terbuka membuat kyuhyun sedikit menjauhkan tubuhnya pada eunbi.

“bisa kau tinggalkan kami sebentar? “

Kyuhyun mengangguk, mencium kening eunbi sebelum pergi.

” aku akan keluar sebentar” pamitnya

Langkah kaki itu terdengar semakin mendekat, tanpa menoleh eunbi sudah tahu kalau itu adalah ayahnya. Ayah? Bahkan eunbi tidak melihat pria itu menangis di Pemakaman tadi. Beberapa kejadian besar dihadapkan padanya, yoona istri keduanya masuk penjara lalu istri pertamanya tiba-tiba ditemukan bunuh diri tapi kenapa pria itu terlihat biasa-biasa saja?

Ranjangnya sedikit bergerak, dan tuan hwang sudah duduk di samping eunbi.

“bebaskan yoona” katanya tiba-tiba.

Eunbi terkesiap mendengar kata-kata itu tiba-tiba meluncur tanpa permisi. Matanya yang memerah membulat sempurna. Benarkah pria ini ayahnya? Bagaimana disaat seperti ini justru permintaan itu yang keluar dari mulutnya? Apa eunbi yang terlalu berharap kalau ayahnya akan menangis bersama dan saling berpelukan?

“apa kau sedang bergurau? ” tanya eunbi sarkartis

” kau tahu ibumu pergi itu karena sikapmu”

Lagi-lagi eunbi mengumpat dalam hati. Kenapa sekarang dia yang dipersalahkan? Apa yang eunbi lakukan?

“karenaku?!” eunbi nyaris berteriak.

“kenapa? Kenapa ini semua jadi salahku! “

” ayah yang bersekingkuh, dan jalang ayah yang membuat ibuku nyaris gila. Dan sekarang ini semua salahku?! “

Eunbi menatap tajam mata yang bahkan eunbi lupa sejak kapan tatapan ketenangan yang sering dia lihat itu menghilang.

” apa ayah belum juga menyesal setelah semua ini terjadi?! ” eunbi kembali menyentak dengan air mata yang terus keluar kembali membasahi pipinya.

” ayah bahkan belum meminta maaf padaku atau ibu. Lalu kenapa kau sekarang malah menabur garam di atas lukaku?! “

” apa kau benar-benar seoarang ayah,?! “

“suatu saat kau akan mengerti kalau aku melakukan semua ini untukmu. Maka, turutilah perkataanku. Aku tak ingin hidupmu semakin hancur”

Eunbi tersenyum mengejek. Sekarang ayahnya mengatas namakan kebahagiaannya. Tapi kebahagiaan yang mana? Semuanya sudah hancur sejak yoona datang ke dalam keluarganya.

“aku sadar sekarang kalau gelas yang pecah tidak akan pernah bisa kembali seperti semula sebesar apapun usahaku. Seperti hubungan kita. Kau bukan lagi ayahku” kata eunbi penuh dengan penekanan.

“eunbi” kata tuan hwang lirih

“jangan lagi panggil namaku, aku merasa jijik mendengarnya”

“eunbi aku-“

“keluarlah! . Dan aku tidak akan membebaskan yoona meskipun kau bersujud di bawah kakiku. Dia harus membayar semua rasa sakit yang ibuku rasakan selama ini”

Wajahnya berpaling tidak lagi menatap ayahnya. Air matanya jatuh. Tangan eunbi meremas selimutnya sampai jari kukunya memutih. Jadi inikah akhirnya?

Disisi lain kyuhyun mencekeram gagang pintu, dia akan melesat masuk saat eunbi berteriak membentak tapi minsoo menahannya.

‘ayah dan anak itu perlu bicara’ bujuknya.

Kyuhyun pikir semuanya membaik setelah ini, tapi dia salah. Dia masih tidak habis pikir kenapa ada ayah seperti itu. Apa dia bahkan tidak merasakan sedih saat putrinya menangis, meneteskan air mata karena kesalahannya?

Tuan hwang membuka pintu hendak keluar tapi kyuhyun sudah berdiri di depannya dengan tatapan tajamnya.

“aku akan pulang. Jagalah eunbi”

“tunggu” kata kyuhyun dan berbalik menyusul mertuanya yang sudah beberapa langkah di depannya.

“jangan temui eunbi lagi. Aku tidak akan memaafkanmu jika kau menghancurkan hidupnya sekali lagi. Sudah cukup dia menangis karenamu. Dia adalah tanggung jawabku sekarang dan aku akan membahagiakannya”

Tuan hwang berbalik

“aku tidak tahu kalau kalian akan sangat mencintai seperti ini. Setidaknya aku bahagia karena aku menikahkannya denganmu”

“aku tidak akan mengganggunya lagi” tambahnya

Setelah itu tuan hwang benar-benar pergi.

***

Ini sudah hari ketiga setelah ibunya pergi dan eunbi masih terlihat sangat berduka.

Kyuhyun mengusap pipi eunbi dan menyingkirkan beberapa rambut yang menutupi wajahnya. Sesekali dia mengecup kening istrinya.

Eunbi menggeliat dan membuka setengah matanya.

“apa aku mengganggumu? “

Eunbi menggeleng dalam pelukannya.

” apa kau ingin tidur lagi? “

” tidak. Tapi biarkan seperti ini dulu”

Kyuhyun tersenyum dan merapatkan pelukannya pada eunbi, mengusap punggungnya pelan.

“ingin berlibur? Aku sudah menyiapkan villa untuk kita”

Eunbi sedikit menjauhkan tubuhnya dan menatap kyuhyun.

“villa? “

” villa di pinggir kota. Kau akan menyukainya”

Kyuhyun tiba-tiba berdiri membuat pelukannya terlepas.

“cepatlah bangun dan bersiap kita akan segera berangkat”

Eunbi mendudukkan dirinya di atas ranjang.

“aku bahkan belum bilang iya”

“aku akan memaksamu meskipun kau bilang tidak”

Cih! Eunbi mendesis

***

Udara musim gugur terasa sangat menenangkan. Ini pertama kalinya dia keluar rumah setelah berduka. Selama tiga hari ini eunbi hanya mengurung dirinya di kamar. Meratapi kesedihannya.

Eunbi menoleh pada kyuhyun karena pria itu tiba-tiba membuka kaca mobil di samping eunbi.

“apa kau tidak ingin menikmati angin musim gugur? “

” kita akan menginap berapa hari? “

Kyuhyun tampak berfikir sejenak

” mungkin dua hari atau tiga hari”

“kenapa lama sekali? Kau tidak bekerja, sudah tiga hari ini kau tidak pergi ke kantor”

“tidak masuk kantor selama tiga hari lagi tidak akan membuatku bangkrut”

Eunbi berdecak. Tapi kyuhyun terkekeh.

“minsoo eonni? Apa tidak apa-apa meninggalkanya selama tiga hari? “

Kyuhyun menggeleng

” ada ahjumma yang menjaganya. Lagi pula kakak yang meminta padaku untuk membawamu kabur selama tiga hari”

***

Sebuah rumah bergaya modern berdiri di depan sebuah danau, banyak pepohonan di depan rumahnya. Sangat asri dan nyaman.

“aku sudah lama tidak berkunjung ke sini . Terakhir kali ketika aku akan pergi sekolah ke luar negeri” kata kyuhyun di belakang eunbi

“benarkah? Padahal rumah ini tampak menyenangkan”

Eunbi langsung berjalan masuk, meninggalkan kyuhyun yang sedang mengobrol dengan ahjushi, yang merawat rumah ini.

Villa ini besar lengkap dengan perapian dan dua lantai serta dapur yang luas. Sepertinya eunbi akan betah tinggal disini.

“kau menyukainya? “

Kyuhyun memeluk eunbi dari belakang, melingkarkan tangganya di perut eunbi, hidungnya disembunyikan di leher eunbi menghirup aroma sabun dan parfum vanilla yang bercampur menjadi satu.

” tentu saja aku menyukainya”

“kau ingin melihat kamar kita? “

Kyuhyun menarik tanggan eunbi menuju ruangan di sebelah kanan.

” ini kamarku dan sekarang menjadi kamar kita”

Kyuhyun langsung menjatuhkan tubuhnya di atas kasur.

“ahh aku sudah lama sekali tidak tidur disini”

Eunbi ikut menjatuhkan tubuhnya di samping kyuhyun.

“kenapa kau tidak membawaku kesini dari dulu” protes eunbi. Jujur villa ini jauh luar biasa dari villa keluarganya. Keluarga? Lagi -lagi eunbi meringis. Haruskah sekarang eunbi menyebutnya mantan keluarga?

“kau tidak mendengarkanku? ” kyuhyun memiringkan tubuhnya menghadap eunbi.

” ak-aku-kau bilang apa? ” tanya eunbi tidak enak

Ck!

Kyuhyun menarik tubuh eunbi, memeluknya.

” apa yang kau pikirkan? “

” hanya tiba-tiba teringat sesuatu”

“jangan pikirkan hal yang tidak penting lagi sampai kau mengacuhkanku”

“maaf”

“kau tidak perlu meminta maaf”

Dan kyuhuun mencium bibir eunbi. Gadis itu tak menolak malah ikut membalas ciuman kyuhyun. Mereka larut dalam ciuman mereka, saling mengecap satu sama lain.

“tuan aku-” kalimat itu menggantung di udara.

“eunbi! ” kyuhyun mengumpat karena eunbi tiba-tiba mendorong tubuhnya dan berdiri. Ah! Padahal tadi itu sangat menyenangkan, batin kyuhyun.

” ahh kurasa ranjang ini sangat nyaman meskipun kau sudah lama tidak menepatinya” eunbi menepuk-nepuk ujung kasur membuat kyuhyun tersenyum geli.

“ada apa ahjushi? ” kata kyuhyun setelahnya.

” anu tuan. Makan siangnya sudah siap”

“baiklah. Ahjushi bisa pergi”

“ck! Kenapa kau tidak menutup pintunya terlebih dulu. Ahh bagaimana aku bisa menampakkan wajahku di depan ahjushi” protes eunbi cepat sesaat ahjushi pergi meninggalkan mereka.

Kyuhyun mendudukan dirinya.

“ahjushi juga akan mengerti pasangan seperti kita” kata kyuhyun dan mengangkat kedua bahunya.

“lagipula bukankah kau menikmati ciumanku tadi”

“kau memang tidak bisa serius” eunbi menutup kedua telinganya tidak ingin mendengar godaan kyuhyun lagi.

***

Sore hari ini mereka memasang tenda di depan danau lengkap dengan peralatan barbaque. Kyuhyun dan eunbi tampak anteng menunggu ikan menarik kail mereka. Tapi tiba-tiba

“ah! Ini membosankan. Apa kita membeli saja ikan dan langsung memasaknya? ” protes eunbi dengan pipi mengembang kesal.

” rasanya akan berbeda saat kau menangkao ikan sendiri dengan membeli di pasar”

“mereka akan sama ikannya. Jadi apanya yang berbeda? ” eunbi kesal tapi tetap juga menanti pancingannya was-was.

” apa kau suka memancing? Aku tidak pernah tahu sebelumnya kalau kau suka dengan kegiatan seperti ini. Sedikit mengejutkan kalau seorang cho kyuhyun yang hobi pergi ke club menyukai kegiatan seperti memancing”

Melihat semua peralatan memancing yang lengkap di rumah tadi, eunbi jadi penasaran. Sejak kapan suaminya itu hobi kegiatan seperti ini.

“kau ingin mengejekku? “

Eunbi menoleh dengan kening mengkerut

” tidak.untuk apa? Aku hanya bertanya”

Jika boleh jujur kyuhyun memang tidak terlalu menyukai kegiatan ini. Seperti yang eunbi katakan, dia lebih suka keliking club dengan hinggar binggar nya dari pada duduk di pinggir danau dengan suara rumput yang tertiup angin.

“saat aku lelah dengan semua keadaan ini, aku butuh ketenangan. Dan ku pikir salah satunya memancing”

Eunbi ingin berucap lagi saat pancingan kyuhyun bergerak. Eunbi jadi sangat antusias saat sebuah ikan besar berhasil kyuhyun tangkap.

Setelah itu mereka sibuk menaburi ikan itu dengan garam dan beberapa bumbu sederhana sebelum memasaknya.

Kyuhyun benar, ikan ini terasa lebih enak saat menangkap sendiri. Ya, meskipun itu tadi tangkapan kyuhyun.

Eunbi mengunyah ikan sebelum mendorongnya dengan cola.

Langit sudah berubah menjadi gelap, seharian ini kyuhyun berhasil membuat eunbi melupakan rasa kesalnya dan sedihnya.

“masuklah kesini! “

Kyuhyun berteriak dari dalam tenda membuyarkan lamunan eunbi. Dia mendekat dan ikut masuk ke dalam tenda.

” apa kau berniat untuk tidur disini? “

Kyuhyun mengangguk mengiyakan.

” kenapa? Kau punya rumah”

“hanya ingin berduaan dengamu” kata kyuhyun dengan senyum menjengkelkannya.

Eunbi mengalah dan ikut tengkurap mengahap pintu tenda, memangku kepalanya dengan kedua tangan.

“terima kasih” kata eunbi tiba-tiba lalu dia menoleh kepada kyuhyun yang sekarang balik menatapnya dengan satu alis terangkat.

“seharian ini kau berhasil membuatku lupa akan rasa sedihku” lanjut eunbi

“eunbi. Aku juga pernah merasa kehilangan dan putus asa sama sepertimu. Butuh waktu untukku mengerti semua keadaan ini. Kau hanya perlu bangkit dan menata ulang keadaan yang kacau ini”

Kyuhyun menggenggam tangan eunbi.

“aku akan selalu bersamamu”

Eunbi tersenyum. Apakah bisa semudah itu untuk bangkit. Tapi eunbi yakin selama ada kyuhyun yang menggenggam tanggannya semuanya akan teratasi.

Cup

Eunbi mencium pipi kanan kyuhyun.

“aku sangat mencintaimu”

Sedetik kyuhyun terkesiap karena tindakan eunbi, tapi pria itu buru-buru memperbaiki ekspresi wajahnya.

“sudah ku katakan bukan begitu cara berciuman yang benar”

“heh?! “

****

Setelah semalam, eunbi kembali menemukan semangatnya. Baiklah tidak baik untuk terus berduka. Dia harus bangkit! Ada banyak hal yang harus dia selesaikan.

Yoona. Eunbi harus menemui wanita itu.

Dan akhirnya pagi-pagi sekali eunbi merengek pada kyuhyun untuk cepat membawanya pulang. Meskipun kyuhyun sempat protes karena rencananya menghabiskan tiga malam bersama eunbi harus hancur tapi oria itu senang karena sorot mata eunbi sudah lebih hiduo dari kemarin. Baiklah, sepertinya nanti kyuhyun akan merencanakan liburan yang teoat dan lebih baik dari ini.

“kau yakin tidak ingin aku menemanimu masuk? “

Eunbi menggeleng dan melepas sabuk pengamnnya.

” aku hanya ingin bertanya sesuatu. Tidak akan lama” kata eunbi kemudian.

“baiklah aku akan menunggu disini”

Setelah eunbi ingin cepat-cepat pulang wanita itu meminta kyuhyun untuk mengantarkannya menemui yoona. Entah kenapa kyuhyun merasa sedikit khawatir kalau ini bukanlah sebuah ide yang baik.

Eunbi mencekeram kuat tas miliknya. Menemui yoona nyatanya membutuhkan energi lebih.

Wanita itu tersenyum sinis pada eunbi, tatapannya masih mengejek seperti biasanya.

“apa kau ingin bertanya tentang kematian ibumu? ” tanya yoona tepat sasaran. Eunbi sedikit terkejut kalau wanita itu tahu maksudnya. Jadi, bukankah itu maksudnya yoona tahu tentang sesuatu dibalik kematian ibunya?

” apa ini rencanamu? Mengancamku? ” tanya eunbi tidak kalah dingin.

Yoona tertawa.

” mungkin. Tapi bukankah sudah kuperingatkan sebelumnya? Kau hanya akan menghancurkan hidupmu sendiri dengan membawaku kesini. Eunbi. Ini bukanlah apa-apa. Akan aka sesuatu yang lebih besar dari pada ini”

“yoona. Apa kau masih tidak merasa bersalah atas semua ini? “

” ini bukan salahku. Ayahmu yang membawaku ke rumahmu dan menghancurkan hidupmu”

Ayah? Ya, berkali-kali eunbi menolak tapi ini memang kesalahan ayahnya. Kalau saja waktu itu ayahnya tidak menghianati ibunya dengan yoona semuanya tak akan seperti ini.

“dan kau membunuh ibuku?!”

Yoona menggeleng

“kau yang membunuhnya. Kau membuatku terpaksa melakukannya eunbi”

Eunbi semakin meremas tasnya, menatap yoona penuh benci.

“mau kuberitahu rahasia besar? ” tawarnya penuh kemenangan.

***

Eunbi menemani minsoo menyiram bunga di halaman belakang, setelah pertemuannya dengan yoona kemarin eunbi semakin terlihat risau.

“eunbi. Kau tahu ini adalah bunga kesukaanku. Hyunshik selalu memberiku bunga ini saat aku marah padanya. “

Eunbi tersenyum kecut dan melirik bunga mawar putih itu sedih.

Apakah dia telah menhancurkan ke bahagian orang ini?

Hatinya kembali terluka. Ternyata banyak hal yang baru eunbi ketahui. Lalu apakah dia bisa mengatasi hal ini sendiri?

Brak!

Eunbi menoleh saat terdengar suara ointu dibanting. Kyuhyun tampak berjalan tergesa-gesa. Eunbi tahu kalau pria itu sedang marah sekarang.

“apa maksudmu?! ” tanya kyuhyun tidak sabar. Minsoo yang disamping eunbi hanya menatap kyuhyun dan eunbi bergantian seperti meminta penjelasan.

Eunbi berdiri dari duduk jongkoknya.

” aku ingin membebaskan yoona” kata eunbi tenang.

Kyuhyun tercengang begitupun dengan minsoo. Kenapa? Eunbi mati-matian menginginkan yoona membayar ini semua tapi kenapa sekarang

“ibuju sudah pergi dan aku tak ingin mengungkit kesediahnnya” alasan eunbi. Sesaat kyuhyun tercenung dengan kalimat eunbi.

“apa maksudmu? ” kyuhyun menarik tangan eunbi yang akan beranjak meninggalkannya. Pikirannya buntu, dia tidak bisa memahami eunbi sekarang.

” aku lelah kyu. Kita bahas ini nanti saja” kyuhyun masih tidak berniat melepaskan tangan eunbi meski gadis itu berusaha keras melepaskan tangannya. Eunbi berbalik menatap kyuhyun. Andaikan dia bisa berkata kalau ini semua bukan keinginannya.

“apa yang terjadi? ” desak kyuhyun

” sudah ku jelaskan kalau aku tidak ingun ibuku bersedih di alam sana”

“omong kosong. Kau menyembunyikan sesuatu kan?! ” kyuhyun terus mendesak eunbi, membuat gadis itu hampir menangis.

” apa yang terjadi saat kau menemui yoona kemarin? “

Eunbi menelan ludahnya, memperbaiki ekspresi wajahnya.

” tidak ada. “

Bohong. Kyuhyun tahu kalau eunbi sedang berbohong, mata wanita itu tida tenang.

” aku tidak akan membiarkanmu melepaskan yoona. Jika kau melepaskannya maka aku yang menuntut yoona lagi”

“kyu! “

” dia telah menghancurkan hidupmu aku tidak akan membiarkannya begitu saja”

“kau tidak mengerti! ” kata eunbi dan menyentak tangan kyuhyun sampai genggaman itu terlepas.

” apa yang tak kumengerti? “

Eunbi menunduk, berusaha menahan air matanya yang akan tumpah.

” kau hanya akan menghancurkan semuanya dengan tidak melepaskan yoona. “

” omong kosong apa itu” kyuhyun tersenyum mengejek.

“ku mohon turuti kemauanku.”

Setelah itu eunbi pergi dan kyuhyun hanya menatap punggung eunbi penuh tanya. Sebenarnya apa yang terjadi. Pria itu mengeluarkan ponselnya dari dalam saku jasnya, menekan beberapa nomor disana sebelum bunyi nada tersambung terdengar.

“halo. Aku ingin kau melakukan beberapa pekerjaan”

—–TBC—-

Author’s note : hallo hallo author kembali lagi.  semoga part ini tidak mengecewakan. author ingetin lagi jangan lupa  like, komen dan share ya 🙂 🙂

sorry for typo

love you all ❤ ❤

Advertisements

NOT A CONTRACT MARRIAGE (BAB 14)

oke, ini author repost bab yang satu ini, karena author enggak tahu kenapa tiba-tiba tanda petiknya hilang. dan daripada kalian makin bingung baca ff ini makanya aku repost ulang.

—happy reading—

Kyuhyun tersenyum dengan mata yang masih tertutup. Gerakan halus dalam pelukannya membuat senyumnya merekah secara otomatis. Lengan yang terasa sedikit kaku karena dijadikan bantal oleh eunbi tak berarti apa-apa. Dia sangat mencintai gadis ini. Sangat!

Eunbi merubah posisi tidurnya menghadap dada kokoh suaminya. Sinar matahari yang sudah masuk lewat celah jendela masih saja membuat dia malas untuk membuka mata. Pelukan kyuhyun terasa sangat nyaman, jauh lebih nyaman dari pelukan yang pernah dia rasakan sebelumnya. Ini luar biasa! Pagi ini seolah semua bermekaran di atas kepalanya, semua kebahagiaan berkumpul di bawah kakinya sampai eunbi lupa kalau dia pernah bersedih sebelumnya. Kyuhyun telah merubah segalanya, kehidupannya, rasa sedihnya. Hanya satu pinta eunbi pada Tuhan saat ini, jika dia tidak akan dipisahkan dengan kyuhyun. Merasakan kebahagiaan ini selamanya sampai maut menjemputnya.

Perlahan jari-jari kyuhyun menyibak sedikit rambut yang menutupi wajah eunbi, pagi yang indah dengan eunbi berada di pelukannya. Tak pernah sebahagia ini saat kyuhyun menyapa pagi. Gerakan halus itu membuat eunbi membuka matanya perlahan. Dan senyuman manis kyuhyun di pagi hari membuat dia tersipu dengan sendirinya menularkan senyum bahagia di wajahnya. Tanpa permisi kyuhyun mengecup bibir eunbi, satu kali, dua kali, tiga kali. Kyuhyun bahkan tidak akan puas jika itu sampai seratus kali. Eunbi diam dan tersenyum. Kedua tangannya melingkar pada tubuh kyuhyun yang masih bertelanjang dada.

“aku mencintaimu” kata kyuhyun tepat di telinganya membuat eunbi lagi-lagi tersipu malu. Pria itu memang pintar untuk membuat gelombang kebahagian untuknya.

“aku juga mencintaimu” jawab eunbi dengan suara yang masih serak khas bangun tidur.

Kyuhyun ikut merapatkan pelukannya pada eunbi, sesekali dia memainkan jarinya di punggung eunbi yang masih polos tanpa baju.

“apa kau tidak ingin bangun?”

Eunbi menggeleng

“baiklah. Aku bisa meminta naeun memberikan satu malam gratis lagi untuk kita”

Shit!

Eunbi menjauhkan tubuhnya dari kyuhyun

“naeun? “

“kenapa? Hotel ini punya naeun dan akan lebih baik jika kita bisa menginap disini secara gratis”

“wah. Kau memang luar biasa cho kyuhyun. Jadi kenapa tidak kau minta naeun saja tadi malam untuk tidur denganmu?”

“kau masih cemburu dengan naeun? Aku bahkan sudah menceritakan semua masa lalu kami padamu”

“ck!”

Cup

Sekali lagi kyuhyun mengecup bibir eunbi.

“aku bercanda. Kalau kau ingin malam panas seperti tadi malam kita bisa melakukannya dirumah dan se.ti.ap.ha.ri”

“jadi jangan meminta itu padaku”

“kau benar-benar marah?”

“cepatlah bangun dan mandi tuan cho. Aku ingin cepat kembali ke rumah” kata eunbi setelah duduk di atas ranjang sambil menggelung rambutnya ke atas.

“aku bercanda tentang naeun. Jadi jangan marah. Oke? Oke?”

Dan diam. Eunbi diam. Tidak menjawab walau hanya kata oke saja. Baiklah cho kyuhyun, sepertinya kau menghancurkan kesempatan untuk menikmati malam indah seperti tadi malam. Oh! Jika tahu eunbi masih sangat sensintive tentang naeun maka kyuhyun tidak akan menggodanya seperti tadi. Kyuhyun memang bodoh!

**

Kyuhyun memutar bola matanya, melirik eunbi yang masih acuh lewat ekor matanya. Ternyata saat wanita marah maka seorang pria yang terkenal mahir dalam memenangkan hati para wanita bisa kerepotan juga seperti kyuhyun.

Lift itu masih bergerak turun dan eunbi masih betah mendiami kyuhyun sejak tadi pagi. Oh! Lupakan pagi romantis yang hanya bertahan beberapa menit tadi. Sejujurnya eunbi tidak begitu marah pada kyuhyun, dia hanya ingin saja sedikit menghukum kyuhyun. Tadi malam pria itu benar-benar mempermainkan eunbi tentang naeun bahkan sampai tadi pagi, maka terimalah pembalasannya cho kyuhyun!

Satu lantai lagi dan mereka akan sampai di lobi hotel.

Tapi tidak bisa! Batin kyuhyun

tidak sebelum kyuhyun mendapatkan maaf dari eunbi.

“kau apa-apaan?” tanya eunbi marah karena kyuhyun menekan angka 10. Untuk apa mereka naik lagi? Ingin membuang waktu di dalam lift?

“oh. Baiklah. Kita selesaikan ini sekarang” kata kyuhyun

“apa?”

“jangan pura-pura bodoh istriku. Kau mendiamiku hampir dua jam sejak tadi pagi”

“lalu?” wanita memang pintar berbelit-belit. Pura-pura tidak tahu dan bodoh, nyatanya mereka tahu pasti dan jelas apa yang sedang kyuhyun ingin jelaskan.

“aku bahkan sudah berterus terang padamu tentang hubunganku dengan naeun dulu. Kita tidak ada apa-apa. Dan masalah tadi pagi? Kau tahu aku hanya bercanda dan menggodamu saja. Jadi aku mohon jangan lagi mendiamiku seperti ini” kyuhyun memelas, memegang kedua tangan eunbi seperti memohon padanya untuk tidak memenggal kepalanya sekarang.

“aku tak masalah jika kau ingin kembali pada naeun”

“eunbi ayolah. Kau tahu aku bahkan tak bermaksud untuk itu”

“atau kau ingin menjadikannya istri keduamu? Aku akan setuju”

Kyuhyun tampak menghela nafasnya dalam-dalam. Setelah itu kyuhyun melepaskan genggaman tangannya pada tangan eunbi.

“jika kau ingin seperti itu baiklah. Jangan menangis saat aku membawa naeun ke rumah sebagai istri keduaku”

Sialan!

Mulutmu cho kyuhyun!

Eunbi menghentakkan kakinya keras dan menatap kyuhyun marah. Kali ini sangat marah!

“kalau begitu ceraikan aku dulu”

-ting-

Eunbi akan keluar saat lagi-lagi kyuhyun menutup pintu lift dan menekan lantai 10.

“apa maksudmu?” sungut eunbi

“jangan katakan tentang istri kedua apalagi perceraian. Kau tahu kalau hanya kau wanita yang aku cintai. Tidak ada naeun atau wanita lain. Hanya dirimu.”

Eunbi merona tanpa sadar.

Sudah eunbi katakan sebelumnya jika kyuhyun pintar membuat perasaannya seperti roller coaster. Pria ini gila! Terlalu gila sampai eunbi sangat mencintainya.

“jangan istri kedua lagi. Kau paham?”

Eunbi ingin berteriak ya! Tapi egonya masih terlalu tinggi. Tidak keren jika dia secepat itu luluh pada kyuhyun. setidaknya eunbi akan berusaha untuk tidka tertarik pada kyuhyun secepat ini.

“kau tidak ingin menjawab? Apa aku harus menelanjangimu dulu baru kau menjawab?”

“yak!” spontan eunbi berteriak. Ancaman apa itu? Menelanjangi?

“aku akan mem-“

Kyuhyun membungkam eunbi dengan ciumannya. Membuat eunbi lagi-lagi harus tunduk pada kyuhyun. dan entah sejak kapan eunbi ikut membalas ciuman kyuhyun. Rasa egonya tadi tiba-tiba hilang. Kenapa hanya karena ciuman kyuhyun eunbi bisa melupakan segalanya, rasa marahnya bahkan tempat mereka berciuman.

Ehem

Deheman seseorang membuat eunbi yang sejak tadi memejamkan matanya membukanya secara cepat.

Oh my god! Runtuknya dalam hati dan langsung mendorong kyuhyun.

Kyuhyun merenggut tidak suka karena ciumannya tiba-tiba dipotong oleh eunbi. Mata pria itu lantas mengikuti eunbi. Seorang wanita sudah berdiri di depan pintu lift yang tanpa mereka sadari sudah terbuka. Jadi ciuman mereka tadi menjadi tontonan?

“aku rasa aku menganggu kegiatan kalian”

“tidak-tidak-maksudku kau tidak mengganggu naeun shi” kata eunbi cepat. Dan keluar dari dalam lift.

“ya, kau baru saja mengganggu” itu suara kyuhyun. terdengar sangat tidak bersahabat. Apa dia benar-benar kesal karena ciuman tadi terpotong. Eunbi kira kyuhyun akan kembali menggoda eunbi dan membuatnya cemburu seperti yang sudah-sudah.

“maaf. Tapi aku bisa memberikan kalian kamar jika ingin. Ini lift tuan cho”

“ya. Kurasa itu lebih baik. Tapi sayangnya istriku ini tidak ingin menginap disini lagi”

Mata eunbi membesar menatap kyuhyun.

“bukan begitu istriku?” tanya kyuhyun pada eunbi.

“ah. Bukan begitu. tapi kita ada acara nanti malam. Jadi kita tidak mungkin menginap disini lagi lagipula minsoo eonni sendirian di rumah”

“baiklah. Kalau begitu aku pergi dulu. Semoga hari kalian menyenangkan”

“ya, terima kasih naeun shi. Semoga harimu juga menyenangkan”

Setelah itu naeun pergi meninggalkan eunbi dan kyuhyun.

“aku tidak tahu kalau kau juga bisa akrab dengan naeun” kata kyuhyun tiba-tiba.

“akrab? Itu bukan akrab cho kyuhyun tapi basa-basi”

“kau masih cemburu rupanya dengannya.”

“tidak! aku hanya tidak akan memberi dia celah untuk merebutmu dariku”

“Eh?”

“bukannya kau sudah bilang kalau hanya aku wanita yang kau cintai”

Kyuhyun tersenyum. Memahami wanita itu ternyata lebih sulit memahami rumus matematika ya.

“tidak akan ada wanita lain”

“akan aku pegang kata-katamu”

“baiklah nyonya cho. Kau bisa pegang kata-kataku”

***
Semakin hari hubungan kyuhyun dan eunbi semakin dekat. Akan ada eunbi dalam pelukan kyuhyun saat dia membuka mata, dan itu adalah pengalaman dan kebiasaan yang sangat kyuhyun syukuri. Memiliki eunbi dalam dekapannya. Jatuh cinta memang luar biasa. Seolah kyuhyun tidak bosan untuk memeluk dan mencium aroma shampoo yang dipakai eunbi setiap harinya.

Jika kyuhyun mengingat kembali masa lalu dia akan tersenyum sendiri melihat betapa bodohnya dia. Menolak tawaran kakaknya untuk dikenalkan eunbi, berfikir kalau dia bahkan bisa mencari gadis seperti itu dengan mudah. Tapi sekarang kyuhyun sadar kalau itu bukan pemikiran yang benar. Eunbi. Dia adalah satu-satunya wanita yang tidak akan dapat tergantikan atau disamakan dengan siapapun. Dia terlalu special. Cinta memang selalu punya cara untuk mencari pemiliknya. Jika dulu kyuhyun tidak pernah membayangkan kalau dia akan menjadi seorang suami dengan secepat itu dan tanpa persiapan apapun terlebih tanpa adanya perasaan cinta, tapi sekarang entah sudah berapa kali dia mengatakan ini kalau dia benar-benar mensyukuri hal itu. Pernihakannya dan memiliki istri seperti eunbi.

“apa ada yang lucu sampai kau tersenyum seperti itu?”

Sedari tadi rupanya kyuhyun bernostalgia di tengah pintu dapur sambil memandang eunbi yang melakukan rutinitasnya.

“hanya ingin saja” jawabnya sambil melangkah masuk ke dalam dapur.

“aku selalu ingin tersenyum saat bersama dengamu” katanya lagi dan mulai memeluk eunbi dari belakang.

“gombal” ketus eunbi.

“aku berkata jujur”

“baiklah anggap aku percaya. Dan sekarang bisakah kau membiarkanku melanjutkan pekerjaanku?”

“ada ahjumma yang akan mengerjakannya. Kau bisa membantuku saja”

Eunbi berbalik dengan tangan kyuhyun yang masih memeluknya.

Sesaat eunbi menghela nafasnya, tapi kemudian tanggannya begitu lincah membenarkan dasi yang sengaja belum kyuhyun pasang. Pria itu mempunyai kebiasaan baru, tidak pernah memasang dasinya dengan benar, kyuhyun hanya akan mengalunggkannya di leher tanpa mengikatnya.

“apa kau sudah lupa bagaimana caranya mengikat dasi?” sindir eunbi.

“bukankah kau juga menyukai hal ini?”

Eunbi tersenyum. Bukankah itu sudah terlihat jelas di wajahnya.

“baiklah sudah selesai”

“apa tidak ada ciuman selamat pagi?”

Ya, ujung-ujungnya juga kesini. Dasar kyuhyun!

“bukannya kau sudah menerimanya setelah bangun tidur tadi?”

Kyuhyun menggeleng.

“itu tadi hanya kecupan bukan ciuman”

Apakah sekarang menjadi masalah jika itu kecupan atau ciuman? Bagi eunbi sama saja. Tapi mungkin tidak bagi kyuhyun.

“kau ingin aku paksa atau memberinya secara sukarela?”

Pertanyaan apa itu? Itu terdengar seperti ancaman menjijikkan cho kyuhyun. Tapi dengan paksa sepertinya bukan solusi yang tepat.

“baiklah”

Perlahan eunbi menutup matanya. Tapi selama sepuluh detik dia tidak merasakan apapun. Jadi apakah kyuhyun baru saja mengerjainya?

Sebelah matanya dia buka. Dan sial! Kyuhyun memamerkan senyum evilnya.

“rupanya kau memang ingin aku cium”

Eunbi mendengus kesal.

Setelah itu dia merasakan kalau bibirnya sudah bertemu dengan bibir kyuhyun. Pria itu tersenyum di sela ciumannya.

Menyebalkan! Batin Eunbi.

“ini masih terlalu pagi untuk bermesraan”

Damn!

Eunbi mendorong kyuyun dan menatap kakak iparnya salah tingkah. Sementara kyuhyun hanya mengumpat tidak jelas karena kegiatannya terganggu.

“kau mengangguku saja nuna. Awh!”

Kyuhyun merasakan cubitan di perutnya.

“sebaiknya kita ke meja makan saja eonni. Ahjumma tolong lanjutkan masakannya” eunbi buru-buru mendorong kursi roda minsoo ke meja makan.

***

Mobil kyuhyun berhenti di depan coffee shop.

“kyu?” kata eunbi setengah terkejut karena pintu ruangannya tiba-tiba terbuka.

Kyuhyun tersenyum

“ada apa? ” tanya eunbi menghampiri kyuhyun.

” kita mendapatkannya”

“apa? ”

” bukti tentang ibumu. Yumi melakukan pekerjaannya dengan baik”

“ja-jadi maksudmu yoona-? ” kata eunbi tergagap.

Kyuhyun mengangguk sebagai balasan.

” kau bisa membawa bukti-bukti itu sekarang ke polisi”

“kenapa menangis?” kata kyuhyun lagi dan menghapus air mata eunbi dengan ibu jarinya. Tapi eunbi malah menggeleng dan tersenyum.

“jangan menangis”

“aku terlalu bahagia” kata eunbi

“terima kasih” lanjutnya dan memeluk kyuhyun.

“kau tidak perlu berterima kasih padaku karena kau adalah istriku”

***

Yoona menatap eunbi malas. Wanita itu tersenyum mengejek pada eunbi. Tidak ada sedikitpun rasa penyesalan atau permintaan maaf keluar dari mulutnya untuk eunbi. Wanita itu masih telihat sama angkuhnya seperti biasa, baju tahanan itu sepertinya tidak berpengaruh untuknya.

“kau ingin mengolokku karena kau berhasil membawaku masuk kesini? ” tanya yoona menyindir.

” tidak. Aku hanya ingin memastikan kalau kau menerima apa yang seharusnya”

Yoona menyeringai.

“ingat eunbi. Kau mungkin bisa memasukkanku ke dalam penjara tapi aku juga bisa memastikan kalau nanti kau yang akan mengeluarkanku”

“omong kosong!”

Yoona menyondongkan tubuhnya ke depan. Matanya menatap lurus ke arah eunbi.

“kau mungkin tidak tahu dengan kau membawaku kesini kau justru menghancurkan hidupmu sendiri”

“ayahmu, ibumu, atau kyuhyun. kau ingin aku memulai dari mana?” lanjut yoona

“kau tidak akan bisa melakukan hal itu lagi!” kata eunbi setengah membentak.

***

Eunbi memutar jarinya di pinggir gelas, sebelah tanggannya menopang dagunya. Entah kenapa tanpa sadar pikirannya teracuni oleh kata-kata yoona tadi siang. Ternyata ini bukanlah akhirnya, pikirnya.

“apa yang kau lakukan malam-malam begini di dapur?”

Eunbi menoleh dan kyuhyun sudah duduk di kursi disampingnya.

“kenapa kau terbangun? Ada yang kau butuhkan?”

“karena kau tidak ada disampingku” jawab kyuhyun enteng. Tapi itu memang benar. Entah sejak kapan kehadiran eunbi di sampinnya saat tidur menjadi sangat penting sampai dia bisa terbangun karena tempat disampingnya kosong.

Eunbi tampak sedikit menarik ujung bibirnya.

“maaf kalau kau terbangun karenaku”

Kyuhyun menggeleng.

“itu tak masalah. Jadi kenapa? Ada yang mengganggu pikiranmu?”

“aku pikir ini bukanlah akhirnya”

“apa? Kau masih belum berbicara dengan ayahmu?”

Bukannya menjawab eunbi malah menghela nafasnya. Ayahnya? Eunbi bahkan lupa kalau ayahnya juga mungkin sedang terluka. Tapi entahlah.

Kyuhyun menggeser kursinya mendekat pada eunbi, dan menarik wanita itu ke dalam tubuhnya.

“temuilah dia besok. Mungkin dia tidak punya banyak keberanian untuk datang padamu”

Eunbi melingkarkan tangganya di perut kyuhyun, memejamkan matanya dan menciumi bau kyuhyun lebih intens. Aroma tubuh yang bisa membuatnya tenang. Eunbi dapat merasakan kalau berkali-kali pelipisnya mendapat sebuah kecupan dari kyuhyun.

“apa kau mau menemaniku menonton film? Aku masih belum ingin tidur”

Kyuhyun menjauhkan tubuhnya dan mengelus pipi eunbi gemas.

“tentu saja. Kita akan menonton di kamar saja”

***

Dering ponsel eunbi terdengar sangat keras di tengah malam seperti ini. Dengan mata yang masih setengah tertutup dia berusaha mengambil ponselnya.

“halo” sapa eunbi dengan suara paraunya.

“ini dari rumah sakit seoul”

“rumah sakit?”

“ibu anda. Maksud saya nyonya hwang meninggal dunia”

“apa??!” eunbi langsung terduduk. Matanya yang tadi masih terasa berat sekarang menghilang. Ini hanya lelucon kan? Katakan padanya jika yang baru saja dia dengar adalah sebuah mimpi karena dia belum benar-benar terbangun dari tidurnya.

“akan saya jelaskan nanti di rumah sakit. Sebaiknya anda kesini segera” suara itu terdengar sangat buru-buru. Jadi apakah yang eunbi dengar tadi adalah sebuah kenyataan?

“eunbi. Eunbi” kyuhyun menguncang tubuh eunbi karena gadis itu tiba-tiba mematung dengan ponsel yang sudah terjatuh dipangkuannya. kyuhyun ikut terbangun karena teriakan eunbi.

“eunbi!” panggil kyuhyun lagi

Eunbi menoleh tapi dia tidak menjawab, setelah itu dia langsung turun dari ranjang tergesa-gesa dan meraih sweeter dari dalam lemari secara acak.

“kau mau kemana?”

Kyuhyun menarik tangan eunbi membuatnya berbalik menghadap kyuhyun.

“eunbi. Apa yang terjadi?” tanya kyuhyun menuntut

Mata eunbi tampak tidak tenang. Bola matanya bergerak ke kanan dan kekiri, bahkan kyuhyun bisa melihat kalau sekarang mata itu sudah di penuhi oleh air mata yang siap menetes.

Kyuhyun memegang kedua lengan eunbi.

“siapa yang menelpon?” tanya kyuhyun lembut.

“aku-aku-itu-rumah sakit” jawab eunbi terbata. Jantungnya masih berpacu sangat cepat dengan pikiran tak karuan membuat dia sangat bingung harus bagaimana.

“rumah sakit?” kening kyuhyun terlipat. Tapi dia mencoba untuk tetap tenang.

“ibu” kali ini eunbi menatap tepat pada mata kyuhyun seolah meminta bantuan pada laki-laki itu. Eunbi ingin kyuhyun bilang kalau ‘kau hanya bermimpi’ bisakah?

“mereka bilang ibu meninggal”

“apa?!”

“itu tidak benarkan?”

Kyuhyun buru-buru meraih tubuh eunbi dan memeluknya. Kyuhyun tidak tahu apa yang harus dia lakukan tapi yang pertama dia harus menenangkan eunbi yang sudah menjatuhkan air matanya.

“ibuku tidak pergikan kyu?” kata eunbi di sela tangisnya.

“tenanglah. Kita akan ke rumah sakit sekarang”

“kau jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja”

“aku akan mengambil jaket dulu dan kita akan pergi ke rumah sakit sekarang”

Seperti biasanya, eunbi selalu merasa lebih tenang saat pria itu ada disampingnya. Kyuhyun selalu bisa membuat eunbi merasa kalau dia tidak sendiri, ada orang lain yang selalu akan berada disampingnya. Tuhan begitu baik pada eunbi mengirimkan kyuhyun untuknya. Eunbi tidak yakin apakah saat dia sendiri tanpa kyuhyun dia akan bisa setegar ini.

Perjalanan malam ini terasa lebih lama dari biasanya bagi eunbi, padahal lalu lintas sangat lenggang. Sebelah tanggan kyuhyun terus menggengam tangan eunbi. Memberikan istrinya itu kekuatan dan ketenangan, mencoba mengatakan pada eunbi jika semuanya akan baik-baik saja. meskipun kyuhyun bahkan tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi. Sebuah telepon di tengah malam, semoga itu hanya ulah orang iseng.

Di depan rumah sakit terlihat lebih ramai dari malam-malam sebelumnya, tampak mobil polisi terparkir di depan gedung rumah sakit. Beberapa orang berkerumun di samping pintu masuk rumah sakit. Ada police line yang sudah terpasang disana.

Langkah kaki eunbi yang terasa sangat berat membuat jalannya sedikit lebih lambat. Semakin dekat dia mendengar suara orang berbicara, ada orang bunuh diri.

Kyuhyun masih setia berjalan disamping eunbi dengan tangan yang semakin erat menggenggam tanggannya. Rumah sakit tampak sangat kacau malam ini, ya kyuhyun berharap kalau ini bukanlah pertanda buruk bagi mereka.

“anda putri keluarga hwang?” seorang polisi tiba-tiba menghampiri kyuhyun dan eunbi.

“ada apa?” tanya kyuhyun mencoba setenang mungkin

“nyonya hwang ditemukan bunuh diri dengan meloncat dari atas gedung, saya ingin meminta keterangan dari anda”

Deg.

Jantung eunbi seolah berhenti berdetak. Suara itu seperti halilintar yang tepat berada di atas kepalanya.

Tanpa sadar eunbi langsung berlari dan membelah beberapa orang yang berkerumun. Seorang wanita paruh baya dengan baju rumah sakit tergelatak di bawah kaki eunbi dengan darah yang mengalir dari kepalanya. Tubuh eunbi tiba-tiba menjadi sangat lemah seperti tak bertulang. Gadis itu terduduk di halaman rumah sakit.

“ibu.ibu.ibu” panggil eunbi dengan suara yang sedikit tenggelam karena laju air matanya.

“ibu! Ibu! Bangun! “ eunbi berteriak dengan tenaga yang berhasil dia kumpulkan.

‘ini tidak mungkin! Semua ini tidak nyata!’ berkali-kali eunbi mencoba berfikir seperti itu, tapi kenyataan menamparnya kalau matanya masih sehat dan masih bisa mengenali kalau wanita yang sekarang tergeletak di lantai itu adalah ibunya.

“ibu!” teriak eunbi untuk kesekian kalinya.

Kyuhyun duduk disamping eunbi. Menghela nafasnya dalam-dalam.

“eunbi. Bangunlah.” Pinta kyuhyun sangat lembut.

“bangun! Jangan tinggalkan aku sendiri” eunbi masih terus merancau, memaksa ibunya yang sudah tak bernyawa untuk membuka mata.

“bangunlah” kali ini kyuhyun memegang kedua lengan eunbi dan memaksanya untuk berdiri. Tapi eunbi menolak.

“tidak! Ibu tidak boleh meninggalkanku! Bangun, aku mohon” tangis pilu eunbi ikut menyayat hati kyuhyun. Melihat orang yang sangat dia cintai begitu terluka dan kyuhyun bahkan tidak bisa melakukan apapun untuk itu benar-benar menyakiti hatinya.

Sebuah pelukan hangat dan tangan yang melingkar di perut eunbi membuat eunbi sadar kalau dia tidak sendiri sekarang. Ada orang yang berada di belakangnya yang akan terus mengguatkan eunbi

“tenangkan dirimu dulu. Semuanya akan baik baik saja. ada aku disini” kata kyuhyun begitu menenangkan.

“biarkan polisi menyelesaikan masalah ini terlebih dulu”

Dan kali ini saat kyuhyun membantu eunbi untuk berdiri, gadis itu menurut. Atau mungkin eunbi sudah lelah untuk terus meneriaki ibunya yang bahkan tidak membuka satu kali saja.

Eunbi duduk di kursi lobi rumah sakit. Dari jarak lima meter eunbi melihat kyuhyun sedang berbicara dengan polisi. Ini terlalu mengejutkan untuk eunbi, telepon di tengah malam sampai dia melihat ibunya tergelak di lantai dengan begitu banyak darah. Semua terlalu cepat dan mengejutkan untuknya.

Eunbi mengangkat telapak tangannya, ada noda darah disana. Benarkah ini nyata? Eunbi masih menanyakan hal itu keseribu kalinya pada dirinya sendiri. Eunbi masih berharap jika ini tidak nyata.

TBC

 

 

Not a contract marriage (Bab 13)

Satu hari ini eunbi memilih berdiam diri di rumah, bukan tanpa alasan tapi sepertinya efek galau mempengaruhi rasa malas untuk beraktivitas seperti biasa. Datang bekerja ke coffe shop sepertinya akan percuma jika eunbi hanya akan merenung. Jadi disinilah dia sekarang, duduk di sofa yang ada di kamar tidur sambil memandang rintik hujan di luar sana. Sial! Percikan-percikan air yang membawa masuk aroma tanah yang basah semakin membuah hatinya sendu. Haruskah dia mengatakannya atau tidak? Bagaimana perasaan kyuhyun padanya? Apakah ini cinta yang bertepuk sebelah tangan atau bukan? Nyatanya sekarang pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih penting dari pada berapa pendapatannya hari ini? Apakah coffe shop milkinya ramai atau tidak?
Eunbi manarik kain tipis yang dia gunakan sebagai selimut sampai dada. Lalu dia mengambil ponsel yang sejak kemarin wallpaper nya sudah berganti menjadi wajah kyuhyun. Haruskah dia mengirimi kyuhyun pesan?
Buru-buru eunbi membuka kotak pesan.
‘apakah kau masih bekerja? ‘
“ah tidak! Bukankah sudah jelas kalau jam segini kyuhyun masih bekerja. Aku hanya akan terlihat bodoh” jawab eunbi sendiri seperti orang bodoh
‘ apakah kau hari ini pulang cepat? ‘
“apa-apaan aku ini. Dia pasti akan pulang seperti biasanya.”
“ya ampun apa yang harus aku lakukan? ”
Rasanya eunbi bukanlah anak kemarin sore tapi rasa cinta masih terlalu awam baginya. Eunbi memilih meletakkan ponselnya tanpa menghapus atau mengirim pesan itu.
” kenapa aku jadi seperti ini? ”
**

Eunbi mengisi piring min soo dan kyuhyun, tapi tangan eunbi berhenti saat kakak iparnya itu tiba-tiba menyebut nama yang masih asing di telinganya.
“aku dengar dari naeun kalau minggu depan akan ada reuni sma mu?”
“oh. Aku baru dapat undangannya tadi pagi” jawab kyuhyun santai tidak memperdulikan eunbi yang setengah mati ingin bertanya siapa naeun itu.
“kakak masih berkomunikasi dengan naeun?”
Min soo mengangguk dan buru-buru menelan makanannya.
“aku masih sering bertukar pesan dengannya. kurasa taun ini dia akan datang ke acara reuni”
“dia pulang?” tanya kyuhyun setengah terkejut.
“ kurasa besok dia sudah sampai di korea”
Oke, eunbi bahkan tidak bisa mengambil kesimpulan apa-apa dari pembicaraan ini tentang siapa naeun itu. Dia harus bertanya pada kyuhyun sendiri nanti.
Setelah seorang gadis terang-terangan menawarkan diri menjadi istri kedua kyuhyun, dan sekarang jangan sampai jika naeun adalah kisah cinta kyuhyun yang belum selesai!
Eunbi akui jika dia sudah berharap banyak tentang pernikahan ini, terutama pada perasaannya. Dan jika mimpi buruk tentang kisah cinta yang belum selesai itu benar-benar terjadi, eunbi tidak tahu apa yang akan dia lakukan pada wanita itu. Kyuhyun pernah bilang jika pernikahan ini bukanlah pernikahan kontrak yang akan berakhir pada waktu tertentu dan eunbi akan memegang kata-kata kyuhyun itu.
***
Eunbi mondar-mandir gelisah di tengah ruangan kamarnya. Haruskah dia bertanya sekarang pada kyuhyun tentang siapa naeun itu? Tapi jika dia memang cinta pertama kyuhyun apa yang harus dia lakukan? Dia tidak ingin mendengar itu.
“tidak!”
“kau kenapa?”
Eunbi menoleh dan menengang karena kyuhyun sudah berdiri di belakangnya.
“apa ada yang menganggumu?” tanya kyuhyun lagi sambil menaiki tempat tidur tapi pandangannya masih menatap eunbi.
Eunbi menggeleng lemah.
“tidak ada.”
Eunbi masih memainkan ujung jari tangannya ragu saat kyuhyun sudah tenggelam bersama ponsel pintarnya, entah dia sedang mengecek beberapa laporan atau sedang asyik bermain game. Tapi bagaimana jika dia sedang sibuk bertukar pesan dengan naeun itu? Tiba-tiba pikiran dangkal itu merusak pikiran eunbi lagi.
“kyu?”
“hem..” kyuhyun hanya mengumam tanpa menoleh. Tapi dia tahu eunbi sudah naik ke ranjangnya karena gerakan eunbi menimbulkan sedikit suara berdecit.
“apa kau keberatan jika aku bertanya sesuatu?”
Kali ini kyuhyun menoleh. Sejak kapan eunbi punya basa-basi jika dia ingin bertanya sesuatu. Kyuhyun tahu betul jika gadis itu sekarang sedang sedikit khawatir dari gerakannya yang terus memainkan jari-jari tangannya sambil sesekali memilin ujung bajunya. Satu kebiasaan yang sudah sangat kyuhyun hapal entah sejak kapan.
“katakan saja”
Bukannya merasa tenang justru eunbi semakin merasa gelisah.
“tidak jadi. Besok saja.” putus eunbi, setelah itu dia berbaring memunggungi kyuhyun dan menarik selimutnya.
Saat eunbi memilih untuk diam dari pada bertanya maka hati kyuhyun akan semakin khawatir. Dia hanya pura-pura tidak paham dan membiarkan eunbi bertanya padanya sendiri. Kyuhyun pikir itu akan lebih baik jika dia memaksa eunbi berbicara.
Kyuhyun menatap punggung eunbi dalam diam. Gadis itu belum tertidur, kyuhyun tahu itu.
“reuni minggu depan.ikutlah denganku”
Eunbi menegang tanpa berniat berbalik. Dia tidak menyangka jika pembicaraan yang baru saja dia hindari akan dibahas kyuhyun lebih dulu.
“aku tak mungkin datang sendiri, semua orang tahu jika aku sudah menikah” lanjut kyuhyun.
Eunbi menghela nafasnya dan berbalik.
“kau tidak keberatan jika aku ikut?” tanya eunbi bodoh. Untuk apa dia menanyakan hal ini jika kyuhyun sendiri yang memintanya untuk ikut.
“kenapa aku harus keberatan?”
“ng…mungkin kau ingin menemui cinta pertamamu?”
“kau bicara apa?” kyuhyun tertawa di akhir kalimatnya. Pertanyaan bodoh apa itu?
Cinta pertama?
“aku hanya bertanya. Kau pasti punya kekasih di sma. Mungkin naeun?” kata eunbi hati-hati
Dan kali ini kyuhyun benar-benar terbahak.
“kenapa tertawa?”
Eunbi berdecak kesal.
“lalu apa kau juga punya kekasih di sma?” kyuhyun balik bertanya membuat eunbi sedikit tergagap.
“ke-kenapa kau jadi bertanya padaku”
“ahh jadi kau punya kekasih”
“tidak” jawab eunbi cepat.
Dan kyuhyun terdiam. Ada sedikit kesenangan karena eunbi menjawab tidak. Ya Tuhan perasaan apa ini.
Eunbi menggigit bibirnya. Kenapa tadi dia menjawab secepat itu? Seharusnya dia bilang saja kalau dia punya kekasih.
“aku juga tidak punya” kata kyuhyun tiba-tiba membuat mata eunbi membulat. Dia senang dan terkejut. Kyuhyun sedang berbohongkan sekarang? Atau dia benar-benar berkata jujur?
“dan naeun? Dia bukan kekasihku. Keluargaku dan dia bertetangga sebelum lima tahun lalu mereka kembali ke jepang.”
Tanpa sadar eunbi menarik sedikit ujung bibirnya. Tuhan memang baik. Disaat eunbi takut bertanya kyuhyun justru berbicara tanpa dia minta. Apakah ini yang namanya chemistry?
“kenapa tersenyum?”
“eh?”
Apa kyuhyun baru saja memergokinya tersenyum?
Kyuhyun tampak sedikit berfikir kemudian menatap eubi penuh selidik.
“kau tidak sedang cemburu dengan naeun kan?”
Shit!
Apa ekspresi eunbi sangat ketara.
“tidak! Kenapa aku harus cemburu?”eunbi mati-matian menolak.
“aku hanya bertanya kenapa jadi kau menganggap aku sedang cemburu?”
Kyuhyun mengangkat bahunya.
“kalaupun iya aku akan senang mendengarnya”
Deg.
Dan untuk kesekian kalinya rasanya jantung eunbi berhenti berdetak. Dia masih membisu saat kyuhyun sudah mematikan lampu dan siap untuk terjun ke alam mimpi. Eunbi masih memiringkan tubuhnya menghadap kyuhyun saat pria itu sudah memejamkan matanya.
Apakah kyuhyun tidak sadar seberapa besarnya efek kalimat itu untuk eunbi? Dia nyaris membunuh eunbi karena tidak bisa menguasai perasaannya.
***
Acara reuni kyuhyun berada di sebuah hotel di pinggir pantai milik salah seorang temannya. Eunbi sedikit tenang karena ternyata kyuhyun tidak punya mantan kekasih yang harus dia temui nanti, ya setidaknya itu kata kyuhyun kemarin. Tapi naeun? Jujur saja eunbi masih khawatir akan kehadiran gadis yang bahkan dia tidak tahu secantik apa dia dan seberapa pengaruhnya gadis bernama naeun itu dalam hidup kyuhyun. Apakah kisah cintanya yang belum mulai harus pupus karena adanya orang ketiga seperti drama-drama di televisi yang sering dia lihat? Secepat itukah orang ketiga itu datang?
Mobil itu berhenti tepat di depan pintu masuk hotel. Seorang pelayan sudah menghampiri kyuhyun dan eunbi sesaat mereka turun. Sebuah kamar sudah disiapkan untuk mereka. Sejauh ini eunbi masih belum tahu apakah teman-teman kyuhyun yang lain sudah tiba atau belum. Ya, acaranya memang akan dimulai nanti malam dan karena letak lokasi yang lumayan jauh dari pusat kota maka mereka punya kesempatan untuk menginap gratis di hotel ini. Seperti kyuhyun yang memilih untuk menginap dari pada berkendara di tengah malam, terlalu beresiko.
“tidak buruk ” batin eunbi. Harus dia akui kalau hotel ini setara bintang lima meskipun letaknya bukan di pusat kota.
Eunbi menyibak gorden yang menutupi jendela kaca besar yang ternyata menghadap ke arah pantai
” wow” gummanya tanpa sadar. Indah sekali! Dengan letak kamar yang mengahap langsung ke pantai seperti ini membuat dia bisa melihat matahari tenggelam. Sempurna!
“kau tidak ingin bersiap? ”
” iya sebentar lagi. Acaranya masih empat jam lagi dan aku masih bisa menikmati pemandangan langkah ini lima menit lagi” jawab eunbi tanpa menoleh tapi dia sadar kalau kyuhyun mulai berjalan mendekat ke arahnya, suara sepatunya semakin lama semakin terdengar jelas.
“bukankah ini pemandangan yang sempurna? ” tanya eunbi saat kyuhyun sudah berdiri di sampingnya dan menghadap lurus ke depan, ke hamparan laut yang disinari cahaya orange dari sang surya.
” hotel ini adalah hotel terbaik yang menawarkan pemandangan luar biasa di daerah ini ”
” kenapa kau tidak membangun hotel juga disini? Kurasa itu akan memberikan keuntungan yang besar untuk perusahaan ” usul eunbi asal. Sebenarnya bukan karena keuntungan perusahaan yang akan dia terima tapi karena dia bisa menikmati pemandangan ini sewaktu-waktu tanpa menyewa kamar hotel.
” mungkin akan aku pikirkan nanti”
Dan setelah itu mereka hanya sama-sama saling memandangi sinar jingga yang perlahan berubah menjadi hitam. Suara ombak yang berderu menjadi penyempurnaan. Semuanya terasa indah.
***
Kyuhyun merapikan sedikit jasnya dan beralih menatap eunbi yang masih sibuk mengacak-acak isi koper membuat barang-barang di dalamnya berserakan.
“kau sedang mencari apa? ”
” hiasan rambutku. Aku ingat aku sudah memasukkannya tapi sekarang tidak ada” jawab eunbi tanpa menoleh dan terus mengacak-acak isi koper.
“mungkin kau lupa membawanya”
“tidak. Aku ingat sudah memasukkannya”
Eunbi sudah menghabiskan hampir lima belas menit hanya untuk mencari barang yang entah pergi kemana.
“ikat saja seperti ini”
Kata kyuhyun tepat dibelakangnya, bahkan hembusan nafas pria itu saat berbicara dapat eunbi rasakan di tengkuknya. Sialan! Tindakan kyuhyun yang mengikat rambutnya membuat darah eunbi seolah mendidih. Sepertinya kyuhyun baru saja mengambil ikat rambut yang eunbi letakkan tadi di samping tidur. Dan sekarang Eunbi bahkan tidak sanggup hanya untuk berbicara apalagi berbalik.
“aku akan merapikannya sendiri” kata eunbi gugup lalu berdiri berjalan ke arah cermin.
***
Hampir semua orang sudah datang memenuhi ballroom hotel dan eunbi hanya berdoa kalau naeun bukanlah sosok yang sempurna melebihi dirinya, setidaknya dia berharap kalau naeun adalah gadis gedut dengan banyak jerawat di wajahnya sehingga kyuhyun tidak memandangnya.
Tapi
Hufff
Eunbi menghela nafasnya. Tapi penampilan bisa diubah bukan? . Gadis yang biasa saja bisa tampil sempurna hanya dengan sentuhan make up apalagi di dunia yang semakin gila ini.
Hufft
“kau bisa meruntuhkan gedung ini jika kau menghela nafas sekali lagi”
Itu suara kyuhyun, pria yang menggandeng tangan eunbi dan terlihat sempurna hanya karena setelan jas yang biasa dia kenakan.
“aku tidak akan meruntuhkan gedung ini hanya karena aku menghela nafas” sungut eunbi
“kau gugup? ”
” untuk apa? ”
Kyuhyun mengangkat bahunya.
” mungkin bertemu mantan kekasihku”
Sedetik kemudian eunbi berhenti membuat kyuhyun berbalik menghadapnya.
“kau bilang kau tidak punya mantan kekasih untuk aku temui di sma? ”
Wajah eunbi sangat serius. Sangat. Tapi kyuhyun ingin tertawa sekarang. Pria itu tersenyum.
” jadi benar kau gugup karena mantanku? ”
” tidak! ” kata eunbi cepat
” bagaimana bisa kau bilang aku gugup? ”
” ya, itu-”
“cho kyuhyun! ”
Kyuhyun tidak jadi melanjutkan kalimatnya karena teriakan namanya.
” lama tidak bertemu denganmu” kata pria yang baru saja melerai perdebatan mereka. Eunbi sedikit bersyukur karena dia tidak harus jadi bulan-bulanan kyuhyun.
Eunbi hanya melihat dan mendengarkan perbincangan kyuhyun dengan orang bernama kibum itu, ya kyuhyun tadi memanggil pria itu dengan nama itu. Pria jika bertemu sahabat lama ternyata juga bisa mengabaikan keadaan sekitar, eunbi rasa itu hanya berlaku pada wanita tapi ternyata tidak! Buktinya eunbi terabaikan sekarang. Mereka tidak peduli sampai ekor mata pria bernama kibum itu melihat bayangannya.
“dia istrimu? ” tanyanya pada kyuhyun.
” aku kira semua orang tahu kalau dia adalah istriku” jawab kyuhyun santai
“ya, tapi aku baru saja sampai di korea cho kyuhyun”
“halo. Perkenalkan namaku kibum sahabat kyuhyun”
“halo. Hwang eunbi.”
“cho eunbi” kyuhyun memotong.
Eunbi menoleh pada kyuhyun.
“bukankah kau sudah menikah denganku? ” jelas kyuhyun.
Eunbi mengedipkan beberapa kali matanya. Astaga! Kyuhyun memang pintar mempermainkan detak jantung eunbi.
” eyyy. Kalian ingin membuat aku cemburu?! ”
” maka segeralah menikah tuan kibum” kyuhyun menasehati yang terdengar seperti sebuah ejekan.
“mulutmu masih sama seperti dulu cho kyuhyun! ”
” baiklah aku tidak ingin berlama-lama diantara kalian membuatku ingin cepat menikah saja. Aku akan menyapa teman-teman yang lain”
“baiklah. Cepat pergi! ”
” nyonya cho sampai bertemu lagi. Kau bisa menanyakan padaku tentang masa lalu kyuhyun. Termasuk tentang naeun”
Oh baiklah, nama itu disebutkan. Eunbi rasa naeun bukan sekedar ‘teman’ untuk kyuhyun.
“ayo kita menemui teman-temanku”
Kyuhyun tidak tahu apakah perkataan kibum tentang naeun mempengaruhi eunbi. Tapi dari ekspresi gadis itu kyuhyun tahu kalau eunbi mulai tidak nyaman.
Perlahan eunbi mulai menyesuaikan dengan semua teman-teman kyuhyun. Dia sudah bisa ikut menimpali candaan yang dilemparkan padanya sampai. Sampai nama seseorang disebut.
“naeun kyu. ”
Eunbi ikut menoleh mengikuti kyuhyun.
Gadis dengan gaun hitam dan rambut tergerai berwarna coklat berjalan anggun ke arahnya.
‘jadi ini naeun’ batin eunbi
Sempurna. Hanya itu yang terbesit di dalam otaknya tentang naeun. Tinggi, putih, dan cantik siapa yang tidak akan bilang kalau naeun sempurna.
“halo semuanya”
Dan suaranya mendayu dengan indah.
“lama tidak bertemu. Kau terlihat semakin cantik” kata pria berkemeja biru itu
“bernahkah? Aku senang mendengarnya” kata naeun malu-malu
“ah naeun apa kau tidak ingin menyapa pahlawanmu ini” pria berkemeja biru itu menyenggol kyuhyun.
Ah! Jadi kyuhyun adalah pahlawan naeun selama sma. Pikir eunbi
“halo cho kyuhyun. Lama tidak bertemu”
“lama tidak bertemu naeun”
“aku rasa kau sudah mendengar kepulanganku dari kak minsoo”
“iya dia sudah bilang padaku”
Naeun mengangguk mengerti
“dia istrimu? ”
” ya dia istriku. Eunbi”
Antara perasaan senang dan jengkel bercampur jadi satu. Tapi eunbi terpaksa harus tetap mengumbar senyum.
“halo. Eunbi”
“senang berkenalan denganmu dan maaf karena aku tidak hadir di acara pernikahan kalian. Atau mungkin kyuhyun tidak ingin mengundangku”
Tidak mengundang? Jika eunbi ingin berpikiran dangkal maka dia akan berpikir kalau kyuhyun memang punya masa lalu yang indah dengan eunbi. Jelas saja. Mana ada seorang mantan kekasih yang mungkin masih dicintainya diundang ke pesta pernikahan yang bahkan tidak ingin dia lakukan. Ya perkataan kyuhyun kemarin kalau dia tidak punya hubungan apapun dengan naeun, eunbi tidak percaya lagi. Hampir semua teman kyuhyun tadi membahas naeun saat kyuhyun datang. Mulai kebiasaan mereka yang selalu pulang bersama sampai kyuhyun yang selalu menjadi pahlawan naeun. Apakah kalian berfikir ada pertemanan antara pria dan wanita yang terjalin sedekat itu tercipta tanpa adanya perasaan cinta? Mungkin salah satu dari mereka atau mungkin dua-duanya.
“kau masih di jepang”
“aku akan datang jika kau mengundang. Apa karena permasalahan yang dulu? Kau masih membenciku? ”
Akhirnya pembahasan ini muncul juga. Mungkin sekarang kyuhyun sudah tidak lagi marah saat dia mulai membahas masa lalu, tapi kyuhyun rasa waktu sekarang tidak tepat. Sangat tidak tepat!.
” kalian punya masalah? ” teman kyuhyun tadi bertanya seolah tidak percaya kalau kyuhyun dan naeun sempat terjadi permasalah. Dia hanya ingat kalau kyuhyun dan naeun terlihat bersama bahkan di hari-hari terkahir naeun di sekolah.
” sedikit” jawab naeun santai, tapi kyuhyun dia sudah terlihat sangat tidak nyaman.
“bisakah kita tidak membahas masa lalu lagi? ” katanya seperti memperingatkan
” kenapa? Aku senang jika kita bisa bernostalgia atau mengungkap rahasia yang belum terungkap dulu” kata teman pria kyuhyun tadi.
“ya kita tidak akan membahasnya. Karena kau sudah menikah bisakah kau memaafkanku? ”
Eunbi. Kyuhyun melirik eunbi. Gadis itu terlihat sangat tidak nyaman. Dan kyuhyun yakin kalau itu karena kehadiran naeun.
“aku sudah memaafkanmu. Dari dulu”
***
Tanpa sadar eunbi menjadi kesal.
Kyuhyun berbohong!
Dia kesal. Sangat. Eunbi juga khawatir. Khawatir jika kehadiran naeun bisa merubah segalanya, menjauhkan kyuhyun darinya, merusak rumah tangganya. Apa rumah tangganya harus berakhir sama dengan rumah tangga orang tuanya? Semakin dia memikirkan itu maka eunbi akan semakin marah! Apalagi setelah dia tahu kalau hotel tempatnya menginapa adalah hotel milik keluarga naeun. Double shit! Apa ini sebuah rencana jahat?! Agar naeun bisa lebih leluasa bertemu kyuhyun? Jika tahu seperti ini eunbi akan memilih pulang meskipun ini sudah hampir jam dua belas malam.
“eunbi”
Suara tenang kyuhyun membubarkan lamunan eunbi. Pria itu sudah menutup pintu kamar karena eunbi baru saja mendengar suara pintu berdetum.
Pura-pura tidak mendengar, eunbi mememilih melepas high heels dan beberapa perhiasan yang melekat di tubuhnya.
“aku ingin menjelaskan sesuatu. Kupikir kau salah paham tentang sesuatu”
Kyuhyun mencoba membuka perbincangan. Ada perasaan tak tenang karena belum memberitahu eunbi yang sesungguhnya. Jadi kyuhyun berbohong? Tidak! Bukan seperti itu. Biar kyuhyun jelaskan pada eunbi sekarang.
“sesuatu? Aku salah paham? ” eunbi berbalik dan bertanya seolah dia adalah wanita paling bodoh yang tidak mengerti kemana jalan bicara kyuhyun.
Kyuhyun melangkah lebih dekat dengan eunbi, menyisahkan jarak hanya satu meter saja.
” naeun”
Ck! Dalam hati eunbi berdecak. Naeun lagi. Lagi. Dan lagi. Harus sampai berapa kali eunbi mendengar nama itu malam ini? Tidak bisakah nama itu berhenti di sebut saat dia memilih untuk kembali ke kamar dan meninggalkan acara yang sekarang di isi dengan minum-minum itu? Kenapa naeun lagi?
“kau tidak perlu menjelaskan apapun karena itu tidak ada hubungannya denganku” setengah hati eunbi mengatakan itu. Dia ingin jika segala sesuatu yang berhubungan dengan kyuhyun juga berhubungan dengannya. Tapi sekarang eunbi sadar jija itu hanya angan-angan saja.
“aku tidak tenang jika kau masih salah paham”
“kenapa? Karena aku tampak sangat bodoh? Karena aku langsung percaya saat kau bilang dia bukan kekasihmu?”
“ck! Aku tidak tahu kenapa aku bisa sebodoh itu ” tambah eunbi.
Eunbi tampak menelan ludahnya karena tiba-tiba tenggorokkannya menjadi kering, menahan air mata.
” kau tidak perlu menjelaskan apapun. Aku tidak salah paham lagi” lanjutnya.
“apa kau benar tidak ingin mendengar penjelasanku? ”
Eunbi menggeleng.
Jika sekali lagi dia mendengar pujian untuk naeun maka eunbi tidak berjanji jika dia akan tetap tinggal disini.
” naeun bukan kekasihku atau siapapun untukku hanya teman. Dulu bahkan sekarang”
“aku sudah bilang aku tak ingin mendengar apapun. Apapun tentang naeun atau wanita lain”
“aku tidak berbohong”
“apa kau akan melanjutkan pembicaraan ini? ”
Tanpa menunggu jawaban kyuhyun, eunbi berbalik melewati kyuhyun hendak pergi tapi tiba-tiba tangannya tertahan. Eunbi tahu itu kyuhyun tapi dia enggan untuk berbalik dan menatap kyuhyun. Dia hanya mendengarkan kyuhyun.
“aku memang dekat dengan naeun sejak smp. Kita bersahabat. Tapi kau tahu tidak ada persahabatan antara wanita dan pria yang yang berjalan secara murni. Aku mencintainya. ”
Eunbi benar-benar menahan laju air matanya. Dan saat genggaman kyuhyun tak lagi seerat tadi eunbi melepaskannya. Dia pergi, tapi dilangkah ke tiga eunbi dia berhenti. Suara kyuhyun membuatnya berhenti.
” kupikir dia juga tapi aku salah. Dimalam sehari sebelum dia berangkat ke jepang. Aku berniat menyatakan cintanya padaku, aku terlalu percaya diri untuk datang ke rumahnya dan memintanya keluar”
Kyuhyun tersenyum kecut, mengulang kembali memori itu.
“aku bilang cinta padanya tapi hanya dalam hitungan detik dia langsung menolakku sebelum aku menyelesaikan kalimatku. Aku masih ingat kata-kata terakhir yang dia katakan padaku sebelum dia menutup pintu pagar rumahnya dan meninggalkan aku di luar. ‘aku tidak mencintaimu kyu, kau mungkin salah mengartikan hubungan ini. Aku senang kau menemaniku saat aku tidak mengenal siapapun disini, melindungiku saat semua orang menjahiliku. Kyu, aku mencintai orang lain. Aku mencintai kibum. Kuharap kau mendapatkan wanita yang lebih baik dariku’ hanya itu yang dia katakan, membiarkan diriku merutuki kebodohanku”
Kyuhyun menjeda kalimatnya, menelan ludahnya. Terdengar jika suaranya sedikit tercekat.
“dia mencintai sahabatku. Dan hari itu aku sadar kalau naeun berada di dekatku karena aku adalah orang pertama yang dia kenal di korea, dia menjadikanku tameng hanya untuk bertemu kibum. Aku jadi berfikir kenapa aku tidak menyadari jika dia selalu ingin pergi menonton dan mengajak kibum dari pada membiarkan aku dan dia pergi berdua. Aku memang bodoh”
Eunbi menghembuskan nafasnya. Kenapa dia harus mendengar betapa kyuhyun sangat mencintai naeun? Kenapa kyuhyun masih merasa sedih mengingat hal itu? Eunbi benci!
Eunbi berbalik
” jika kau mencintainya kenapa kau tidak mengejarnya? Dia ada disini. Dia kembali. Aku tidak akan menghalangimu”
“aku tidak lagi mencintainya sekarang”
Eunbi tersenyum seolah mengejek kyuhyun.
“kau baru saja akan menangis saat menceritakan masa lalu kalian”
“aku-”
“jika kau masih mencintainya pergi saja temui dia, aku tidak peduli”
“aku tidak tahu jika kejadian itu membuatku kehilangan kepercayaan diriku. Aku mungkin banyak mengatakan cinta pada orang lain, tapi aku tak pernah mengatakan dengan hatiku. Tapi saat aku ingin mengatakan dengan jelas perasaanku tiba-tiba aku kehilangan kepercayaan diriku”
“dia tidak akan tahu perasaanmu sebelum kau mengatakannya sekalipun dia akan menolakmu lagi kurasa itu akan mengurangi bebanmu”
“jadi aku harus mengatakannya? ”
” ehm” eunbi hanya mampu berdehem. Menyuruh kyuhyun mengatakannya pada naeun adalah hal paling bodoh yang dia katakan.
“aku mencintaimu”
“ehm. Katakan padanya kau masih mencintainya”
“aku sangat mencintaimu”
“hem”
“aku sangat mencintaimu cho eunbi”
“hem. Eh? Hah? ”
Eunbi menengadah menatap kyuhyun yang berdiri dua meter di depannya. Apa dia salah mendengar sesuatu?
” aku menemukan kepercayaan diriku. Aku mencintaimu”
Eunbi menelan ludahnya saat kyuhyun melangkah maju ke arahnya.
“apa aku akan menerima penolakan lagi? ”
Eunbi masih membisu sampai kyuhyun benar-benar berada di depannya hanya berjarak satu langkah.
” apa aku harus menunggu untuk mendapatkan jawabnnya? ”
” apa kau bertanya padaku? ”
Kyuhyun tersenyum.
” apa ada wanita lain disini? ”
” bukan. Tapi-”
“tapi? ” kyuhyun mengulangi pertanyaan eunbi.
” tapi, kau baru saja bercerita tentang naeun tentang rasa cintanya dirimu padanya, bahkan kau harus menahan air matamu untuk-”
“hahahaha”
Tawa kyuhyun pecah membuat eunbi mengerutkan keningnya.
“kau mengerjaiku? ”
Kyuhyun menyeka ujung matanya yang basah karena tertawa berlebihan.
” aku tahu kau sedang cemburu dengan naeun jadi aku hanya ingin menggodamu”
“jadi kau hanya pura-pura sedih?? ”
” yak! Cho kyuhyun! ”
Eunbi akan memukul lengan kyuhyun seperti apa yang sering dia lakukan tapi trik itu sudah dihapal kyuhyun membuat tangannya gampang diraih.
Eunbi tidak tahu kenapa dia sebodoh ini? Membiarkan dia hampir mati karena rasa cemburu dan marah yang melebur jadi satu.
“naeun tidak berpengaruh lagi untukku. Setelah dia menolakku, aku membencinya karena kurasa dia hanya memanfaatkanku saja. ”
” aku tak memiliki perasaan apapun lagi dengannya”
Eunbi melepas tangannya dari genggaman kyuhyun.
“aku tidak tahu jika hal seperti ini bisa menjadi lelucon untukmu”
“aku tak membuat lelucon. Dulu aku pernah mencintai naeun dan dia menolakku dan aku juga serius jika aku harus mengumpulkan rasa percaya diriku hanya untuk mengatakan aku mencintaimu”
Eunbi diam seolah dia kehabisan kata-kata.
“apa kau masih menganggap aku berpura-pura? ”
” aku mengatakan yang sebenarnya sekarang. Aku sangat mencintai istriku cho eunbi. Hatiku selalu meloncat saat berada di dekatnya, aku akan tersenyum walau hanya memandangi wajahnya yang tertidur di sampingku, aku merasa sangat senang saat tahu dia memarahi wanita yang ingin menjadi istri keduaku dan aku sangat senang saat dia menjadi sangat cemburu karena naeun”
“aku tidak cemburu! ”
” kau hampir menangis karena aku menceritakan kalau aku pernah menyukai naeun”
“yak! ”
” auw! ”
Kyuhyun meringis kesakitan karena cubitan eunbi di perutnya.
” aku tidak akan menangis ”
“aku bisa melihat matamu memerah dan suaramu bergetar”
“itu karena kau membohongi bodoh! ”
” jadi kau benar cemburu? ”
” tidak! ”
” kau cemburu hahaha” kyuhyun berlari menjauhi eunbi karena khawatir dia akan kena cubitan tak terduga lagi.
“aku sudah bilang tidak”
“kau masih marah”
“aku bilang aku tidak cemburu cho-”
“akh! ”
Eunbi terhuyung kedepan saat ingin mencubit kyuhyun. Pria itu malah menariknya membuat dia dan kyuhyun terjatuh di atas ranjang. Kyuhyun mungkin sengaja. Karena dalam posisi sedekat ini dengan kedua tangan yang di genggam erat kyuhyun membuat eunbi benar-benar tak bisa apa-apa.
“aku tak berbohong tentang perasaanku padamu. Aku sangat mencintaimu. Apa kau juga mencintaiku? ”
Kyuhyun menodong eunbi dengan pertanyaannya membuatnya sampai menahan nafas.
” apa kau tidak akan menjawabku? ”
” aku tidak akan membiarkanmu lepas sampai kau menjawabnya”
“kyu! ”
eunbi semakin kehilangan pergerakannya saat kaki kyuhyun mengikat tubuhnya.
” aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau menjawabnya”
“lepaskan aku! Aku tidak bisa bergerak”
kyuhyun menggeleng
Cup
“lepaskan aku! ” eunbi berusaha menendang kaki kyuhyun. Dia pikir setelah eunbi mmeberikan kecupan maka kyuhyun akan sedikit melonggarkan gengamannya dan eunbi bisa terbebas tapi salah.
” kecupan bukan jawaban eunbi”
“aku sudah memberikan jawabanku” jawab eunbi hati-hati
“aku tak mendengar jawabanmu”
“itu” eunbi menunjuk bibir kyuhyun dengan gerakan kepalanya.
“apa? ”
” apa kau tidak bisa mengartikannya? ”
Kyuhyun menggeleng
” tidak selain kau ingin aku menciummu”
“yak! Cho kyu-emb”
Eunbi tersentak karena kyuhyun benar-benar menciummnya. Pelan dan lembut, ciuman ini benar-benar memabukkan sampai tanpa sadar eunbi juga ikut bermain. Selalu seperti ini, saat eunbi harus kalah dan ikut terlena ke dalam ciuman kyuhyun yang memabukkan.
” jadi kau juga mencintaiku? ” tanya kyuhyun lagi setelah dia melepaskan ciumannya.
Eunbi mengangguk
” katakan. Katakan kau juga mencintaiku”
Kyuhyun menarik dagu eunbi membuat dia menengadah menatap wajahnya.
“katakan” desak kyuhyun lagi
“aku mencintaimu suamiku”
Kyuhyun tersenyum dan menarik eunbi ke dalam pekukannya.
“jika tahu begini aku akan mengatakannya lebih awal”
“apa kau takut jika aku menolakmu? ”
Kyuhyun menggeleng
” aku bisa lebih bebas untuk menciummu”
“cho kyuhyun! ”
” aku bercanda”
Eunbi hanya berdecak. Dia benar-benar kehabisan kata-kata karena kyuhyun. Menjadikan perasaannya hari ini seperti roller coaster dan diaduk menjadi satu.
Tangan kyuhyun bermain di wajah eunbi, membelai wajahnya dengan sentuhan jari yang lembut.
“aku sangat bahagia hari ini”
“terima kasih”
“ehm” eunbi hanya bergumam
Jari kyuhyun berhenti di bibir eunbi, efek basah karena ciumannya tadi masih terlihat jelas. Kyuhyun ingin merasakannya lagi.
“apa aku boleh menciummu? ”
Eunbi mengangguk
Dan kyuhyun buru-buru menyambar bibir eunbi. Ciuman kali ini lebih menuntut dari sebelumnya. Kyuhyun seolah telah menantikan hari ini sejak lama. Pria itu sekarang berada di atas eunbi dengan bibir yang masih saling bertautan. Kyuhyun benar-benar menggila sampai tidak sadar kalau tangannya sudah bergerak lincah di punggung eunbi ingin melepas resleting gaunnya.
Eunbi menahan tangan kyuhyun membuat pria itu berhenti dan menatap eunbi memohon. Tanpa kalimat eunbi sudah tau apa yang ingin kyuhyun minta. Eunbi menatap dalam-dalam ke dalam manik mata kyuhyun dan ragu-ragu dia mengangguk.
Kyuhyun kembali mencium eunbi. Melepaskan kemejanya asal bahkan menariknya sampai kancing-kancing itu terlepas. Tangannya tanpa masalah langsung menarik turun resleting gaun eunbi.
Untuk malam ini, biarlah ini menjadi malam mereka tanpa siapapun yang tahu.

TBC

Author’s note: hallo author kembali lagi. Apa ff ini semakin tidak jelas??? Yuk tulis pendapat kalian tentang ff ini 😊😊😊 jangan lupa like dan share ya 😊

I love you all ❤️❤️❤️

Not a Contract Marriage (Bab 12)

“jadi apa yang sudah kau lakukan! ” dalam sekali gerakan kyuhyun menggebrak mejanya membuat pria yang berdiri di depannya menunduk takut.

” ini sudah hampir dua minggu dan kau belum bisa mendapatkan apa-apa! ” hardik kyuhyun lagi.

Entah dokter kim dan yoona yang terlalu cerdik atau anak buah kyuhyun yang terlalu lambat. Bagi kyuhyun dua minggu adalah waktu yang lama, dia tidak bisa menunggu terlalu lama atau lebih tepatnya kyuhyun tidak bisa lagi melihat eunbi bersedih. Ya ampun apakah ini efek dari janjinya pada eunbi atau karena perasaannya pada gadis itu telah berubah. Lambat laun kyuhyun sedikit mengerti kalau hatinya telah berubah. Dia jelas-jelas menginginkan kebahagiaan eunbi dengan membuat beberapa janji yang belum bisa dia wujudkan.

“kau tahu, aku membayarmu mahal untuk pekerjaan ini! ”

” maaf bos tapi dokter kim selalu menolak pelacur yang kita bayar” bela pria yang ternyata salah satu anak buah kyuhyun. Orang yang dia tugaskan untuk mencari bukti lain atas kejahatan dokter kim.

Kyuhyun tampak memijit pelipisnya.

“apa kau tidak punya rencana lain selain mengandalkan pelacur-pelacur itu?! ” masih dengan nada tinggi, kyuhyun seperti sudah kehilangan kesabarannya.

Apa dua minggu ini anak buahnya ini hanya sibuk dengan pelacur mana yang akab menarik hati dokter kim?!

Ide yang bagus memang, mengorek kebenaran saat dokter kim mabuk bersama pelacur bayarannya tapi sial! Kenapa hal mudah itu menjadi sulit saat dokter kim punya standar sendiri untuk wanita murahan seperti itu.

“dokter kim tidak dekat dengan siapapun bahkan dia tidak punya keluarga. Dia lebih serung mengunjungi kamar hotel dari pada rumahnya sendiri”

“aku ingin kau menyelesaikan pekerjaan inu sampai minggu inu. Kau mengerti! ”

Setelah anak buahnya pergi kyuhyun menghempaskan dirinya di kursi kerjanya. Otaknya sedang berfikir apa yang bisa dia lakukan untuk membuat dokter kim mengaku. Menyandera anaknya? Jelas anak buahnya tadi bilang jika dokter kim tidak punya keluarga. Mmebayarnya mahal untuk kesaksiannya? Kyuhyun jelas tidak bingung sebanyak apapun uang yang akan diminta domter kim nanti, taoi itu mustahil. Yoona pasti telah memberinya mahal, dan kyuhyun yakin kalau dokter itu tidak akan mungkin mengaku begitu saja hanya demi uanga dan membiarkan dirinya masuk oenjara. Menggekikan bukan, saat dia menerima banyak uang tapi tidak bisa menikmatinya karena harus mendekam di penjara? Kyuhyun pikur dokter kim sudah gila jika setuju melakukan hal itu. Tidak ada orang yang berharga dalam hidup dokter kim, tidak ada orang yang bisa membuag dokter kim berfikir dua kali untuk membuat berjalan di jalan yang salah bersama yoona.

“aku membawakan kopimu”

Kyuhyun menoleh. Sejak kapan eunbi sudah masuk ke dalam ruang kerjanya? Kyuhyun tidak mendengar suara ketukan pintu atau orang berjalan mendekat ke arahnya.

“aku sudah mengetuk pintu dan memanggilmu jika itu yang ingin kau tanyakan”

Tanpa menunggu jawaban kyuhyun eunbj segera mengambil duduk di kusi depan kyuhyun.

“aku tidak mendengarnya”

Eunbi mengangguk.

“kyu” kata eunbi mengantung.

“maaf. Aku mendengar pembicaraanmu tadi dengan anak buahmu”

Kyuhyun meletakkan cangkir yang baru saja isinya dia minum. Tiba-tiba dia tidak berselera. Bukan karena kopi itu berubah rasa tidak seperti biasanya tapi melihat eunbi menunduk dengan memilin sebagian ujung bajunya membuat kyuhyun tidak tenang.

“maafkan aku. Tpi aku yakin kita bisa menemukan bukti itu dan membawa dokter kim dan yoona ke penjara”

Eunbi menggeleng.

Bukan. Bukan seperti itu maksudnya. Eunbi mengerti jika kyuhyun belum bisa menepati janjinya. Eunbi juga yakin kalau pria itu tak akan melupakan janjinya. Tapi ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.

“kyu tentang rencanamu-” lagi-lagi eunbi menggantung kalimatnya.

“rencanaku? ”

” tentang pelacur yang ingin kau sewa untuk menjebak dokter kim. Kurasa aku tahu bagaimana tipenya”

Sedikit geli memang saat seorang pemain yang suka bermain dengan pelacur mempunyai standart sendiri pelacur seperti apa yang bisa menemaninya.

Kyuhyun tidak menjawab dia hanya melipat dahinya. Siapa orang yang dimaksud eunbi? Kyuhyun rasa dokter kim hanya menyewa satu orang pelacur saja dalam beberapa tahun ini. Itulah kenapa jebakan kyuhyun selalu gagal. Lalu siapa yang dimaksud eunbi? Dia tahu wanita yang disewa dokter kim itu?

“sebenarnya dokter kim pernah terang-terangan menggodaku, jadi aku-”

“tidak! ” potong kyuhyun cepat. Tanpa mendengar kalimat eunbi lebih lanjut kyuhyun tahu kemana arah bicara istrinya itu.

Dia gila?!

” kau berfikir untuk menjadi pelacur dokter kim?! Apa lau sudah kehilangan akal?! ” tanpa sadar kyuhyun menaikkan nada bicaranya. Kepalanya terasa akan meledak karena amarah. Eunbi bodoh atau apa? Sampai kapanpun kyuhyun tidak mungkin mengiyakan permintaan gadis itu.

” kyu kumohon dengarkan aku dulu. Aku tak bermaksud menjadi pelacur dokter kim tapi-”

“menggoda dokter kim?! Jangan kau harap mendapat ijinku! ”

” tapi kyu-”

“tidurlah ini sudah malam”

Lalu kyuhyun menyibukkan diri dengan pekerjaannya yang tertunda tadi. Pembicaraan itu sudah kyuhyun anggap selesai tapi ternyata tidak dengan eunbi. Gadis yang masih enggan beranjak itu hanya menatap kyuhyun bingung. Dia tahu apa dan bagaimana perasaan kyuhyun, eunbi mengerti alasan pria itu melarangnya. Tapi kenapa sisi keegoisan eunbi yang lain ikut berteriak? Dia tidak bisa mwnunggu lebih lama lagi. Dia ingin orang-orang yang telah membuatnya menderita selama ini menebus semuanya. Secepatnya!

“aku hanya ingin mengembalikan kehidupanku yang dulu. Saat tidak ada orang ketiga dalam rumahku, saat ayah dan ibuku masih menikmati sarapan bersama denganku. Aku ingin semua kenangan itu kembali lagi. Kyu, kau tahu aku sangat mempercayaimu, aku bahkan sudah pernah mengatakannya. Tapi aku hnaya ingin semua ini cepat selesai. Kumohon mengertilah.”

Setelah itu eunbi berdiri tapi langkahnya tertahan di ambang pintu. Dia berbalik menatap kyuhyun yang sibuk dengan pekerjaannya.

“cepat selesaikan pekerjaanmu dan pergi tidur.”

Blam

Pintu itu tertutup dan kyuhyun yang dari tadi hanya berpura-pura sibuk tiba-tiba menutup mapnya kasar.

“lalu kau ingin aku bagaimana? Apa yang harus aku lakukan? ”

***

Suasana canggung masih menjadi selimut pagi ini. Eunbi bahkan tidak tahu harus mencairkan suasana seperti apa. Pura-pura melupakan pembicaraan mereka tadi malam? Bahkan eunbi serius dengan idenya itu.

” kau ingin selai coklat atau kacang? ”

” coklat”

Setelah mendengar jawaban kyuhyun dia mengambil selai coklat dan mengolesnya di roti sebelum meletakkannya di piring kyuhyun.

Dan mereka kembali diam.

Lewat ekor matanya min soo melihat sesuatu yang tidak beres.

“kalian bertengkar? ” tanya min soo pada akhirnya. Tapi eunbi menggeleng.

” tidak”

“kau berbohongkan adik ipar? Aku bisa melihat ekspresi wajah kalian yang kurang bersahabat”

“memangnya apa yang kalian ributkan? ” lanjut min soo penasaran. Hubungan rumah tangga memang tidak pernah lepas dari sebuah pertengkaran, bahkan dia dulu juga sering bertengkar dengan young shik, Itu adalah hal wajar.

” aku berangkat dulu” kyuhyun menggeser kursinya dan berdiri tapi min soo kembali mencegahnya.

“tunggu kyu. Ini masih sangat pagi, habiskan dulu sarapanmu”

“ada meeting pagi ini”

Ck!

Min soo berdecak tidak suka saat kyuhyun melenggang pergi.

“kurasa kalian benar-benar bertengkar. Jadi karena apa? Apa mantan kyuhyun datang padamu dan bilang kalau dia hamil? ” tebak min soo asal.

” tidak” tolak eunbi cepat. Kalau sampai hal itu terjadi, eunbi tidak akan menunggu waktu yang lama untuk menggantung kyuhyun. Lihat saja pria itu akan habis di tanggannya.

“baiklah. Kalau begitu karena apa? ”

Aishh. Min soo memang pandai memancing.

Eunbi kembali menekuk wajahnya.

” tidak ada. Aku dan kyuhyun tidak bertengkar”

Min soo tahu kalau semakin hari kedua adiknya ini semakin kompak. Bahkan menutupi masalah yang jelas-jelas tercipta diantara mereka. Baiklah, biarkan mereka menyelesaikan masalah itu sendiri. Min soo menyerah. Ini juga tidak baij untuk hubungan kyuhyun dan eunbi jika min soo terlibat terlalu dalam.

***

Malam ini sepertinya kyuhyun lembur di kantor, sudah hampir jam sebelas tapi dia belum juga pulang. Ada beberapa hal yang sangat ingin eunbi katakan, seharian ini banyak berfikir tentang dokter kim.

Ceklek

Eunbi langsung terduduk karena suara pintu kamar yang terbuka.

“kyu kau lembur? ” tanyanya basa-basi.

Kyuhyun hanya mengangguk dan meletakkan tas kerjanya dan melepas jasnya. Penampilannya sedikit berantakan. Apa ini efek dari perbincangan kemarin? Kyuhyun bahkan terlihat tak sehangat biasanya pada eunbi. Apa ini hukuman untuk eunbi?

Eunbi berdiri menghampiri kyuhyun. Gadis itu berdiri di depan kyuhyun seperti berjaga-jaga kalau kyuhyun memilih menghindar dari pembicaraan ini.

“ada hal yang ingin aku bicarakan” eunbj memberanikan diri untuk berbicara.

“jika ingin membahas iti lagi aku tak ingin. Kau tahu aku sudah membayar orang untuk mwnguris masalah itu jadi kuharap kau hanya menunggu saja”

Eunbi menghela nafasnya.

“apa kau akan selalu memotongku tanpa mendengarkanku?”

“memangnya apa yang ingin kau jelaskan? ”

Tangan eunbi menyentuh kedua lengan kyuhyun.

” kyu, aku tahu kau menghawatirkaku tapi aku sudah punya solusi untuk semua kekhawatiramu itu”

“kita bisa memberikan obat tidur kepada dokter kim tapi sebelum itu aku akan membuatnya mengaku” lanjut eunbi

“lalu jika rencana itu gagal apa yang ingin kau lakukan? Dokter kim bisa saja melakukan hal yang buruk padamu”

Tiba-tiba eunbi kesulitan menelan ludahnya, selama ini dia hanya terbayang pada keberhasilannya bukan kegagalan. Lalu jika rencananya gagal apa yang akan dia lakukan?

“seperti aku mempercayaimu aku ingin kau juga mempercayaiku”

Ya, eunbi hanya ingin berpegang teguh pada kepercayaan itu.

“lagipula ada kau kan? Kau tidak akan membiarkanku dalam masalah bukan? ”

Kyuhyun menurunkan tangan eunbi dari lengannya.

” aku akan selalu melindungimu tapi kurasa ide ini terlalu buruk”

Setelah itu kyuhuun berpaling dan hendak pergi ke kamar mandi tapj eunbi kembali berucap

“kurasa kau belum bisa mempercayaiku”

 

Eunbi sudah memejamkan matanya saat kyuhyun selesai mandi. Perlahan kyuhyun naik ke atas tempat tidur tak ingin membangunkan eunbi.

Gadis itu memunggungi kyuhyun.

“apa yang harus aku lakukan? ” kata kyuhyun pada punggung itu.

” aku hanya tak ingin membahayakanmu, aku akan sangat menyesal jika itu terjadi” akhirnya kyuhyun mengatakan kekhawatirannya pada punggung eunbi. Tapi siapa sangka kalau eunbi belum benar-benar tertidur. Dia masih mendengar suara gemericik air saat kyuhyun mandi sampai pria itu naik ke atas tempat tidur. Matanya terpejam tapi telinganya belum tertidur.

“aku mempercayaimu. Sangat. ”

” jangan katakan lagi kalau aku tak mempercayaimu”

Dan tidak terndengar lagi suara kyuhyun, pria itu sudah selesai bicara dan mencari posisi tidurnya setelah membenarkan letak selimut eunbi.

Kyuhyun baru akan memejamkan matanya saat tiba-tiba sebuah lengan memeluk tubuhnya erat.

“maaf”

Hanya itu yang bisa eunbi katakan. Dia menyesal telah menuduh kyuhyun tak percaya padanya.

“kau belum tidur? ”

Setengah terkejut karena pelukan tiba-tiba eunbi, kyuhyun berusaha melihat wajah eunbi yang sembunyi di dada bidang miliknya.

Jadi eunbi mendengar semuanya?

” kau mendengarkanku? ”

Anggukan dari kepala yang masih belum terangkat itu keluar sebagai jawaban.

” lalu kenapa pura-pura tidur? ”

” maaf. Aku tidak benar-benar memahami kekhawatiranmu, aku terlalu egois”

Tangan kyuhyun terulur membalas pelukan eunbi.

“kau tahukan kalau aku tidak mengijinkamu bukan karena aku tidak percaya padamu. Aku hanya takut kehilanganmu”

“aku tahu. Maafkan aku”

Kyuhyun tersenyum dan memggeratkan pelukannya. Dia lega karena eunbi memahaminya. Sekarang dia tinggal memikirkan cara selanjutnya.

***

Kyuhyun menuruni tangga sangat cepat, dia berlari sangat tidak sabar.

“eunbi! ”

Gadia itu berbalik tapi belum sempat eunbj menyahut kyuhyun sudah memeluknya.

” ada apa? ”

” anak buahku sudah menemukan wanita yang selalu bersama dokter kim. Sebentar lagi rencana kita akan terlaksana”

“apa?! Kau tidak bercanda? ”

Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap eunbi yang masih memakai apron memasaknya.

” apa aku pernah bercanda? ”

Eunbi menggeleng

” kalau kau tak percaya kau bisa bertemu orang suruhanku nanti”

Sekarang giliran eunbi yang sangat antusias. Dia tidak menyangka kalau hal inj akan terjadi secepat ini, baru tadi malam dia berbaikan dengan kyuhyun karena masalah itu tapj pagi ini kabar baik datang. Andai saja eunbi tidak mempercayai kyuhyun maka aka lain ceritanya.

Tanpa sadar eunbi memeluk kyuhyun.

“terima kasih”

Entah sejak kapan mereka sering berpelukan seperti ini. Apakah sejak tadi malam? Entahlah, tapi saat mereka sedang bahagia mereka hanya ingin membagi itu semua. Seperti dengan berpelukan seperti ini. Rasa bahagia ini berlipat ganda.

“kalian sudah baikan? ”

Suara di ambang pintu dapur itu membuat kyuhyun dan eunbi menoleh secara bersamaan.

” kurasa aku melewatkan sesuatu” tambah min soo

“tidak ada” jawab kyuhyun singkat

“lalu kenapa kalaian berpwlukan seperti tadi? ”

” memangnya aku tidak boleh memwluk istriku seperti ini? ” dalam sekali gerakan kyuhyun menarik tubuh eunbi kepadanya. Dan eunbi meronta minta dilepaskan. Kenapa melakukan hal ini di depan kakaknya yang suka menggoda itu?

” apa kau hamil? ”

” tidak” kali ini eunbi yang menyahut. sangat cepat. Sedangkan kyuhyun hanya bisa mwmbulatkan matanya. Siapa sangka pertanyaan itu keluar. Ini sangat mengejutkan!

“jangan menutupi sesuatu. Kalian sangat bahagia sampai berpelukan seperti itu. Jadi berita baik apa lagi selain kau sednag hamil” min soo tetap percaya dengan kesimpulan yang beberapa menit tadi dia ambil. Sepasang suami istri yang berpeluka  di dapur pagi hari sambik senyum-senyum tidak jelas, bukankah hal wajar kalau min soo berfikir seperti itu?

“tapi tidak kak. Lagipula mana mungkin aku hamil”

“kenapa? Kalian seringkan melakukan hal ‘itu’? ”

Udara disekitar eunbi mendadak panas, topik ini tidal baik untuknya.

” kenapa kakak ingin tahu? Lagipula kita bebas melakukannya” itu suara kyuhyun. Entah ino jawaban yang benar atau tidak tapi eunbi sedikit lega karena pria itu membantunya.

“baiklah. Baiklah. Terserah kalian saja”

Akhirnya min soo memutar kursi rodanya dan menjauh.

“kenapa dia berfikir seperti itu? Bagaimana kau bisa hamil jika kita tidak pernah membuatnya”

Duk

“auwh! ”

Kyuhyun memegang perutnya yang baru saja terkena sikut eunbi.

” jangan berfikiran yang macam-macam” ancam eunbi.

“siapa yang berfikiran macam-macam. Aku hanya mengatakan kebenarannya saja. Memangnya kapan kita pernah membuatnya? ”

 

Blush

Pipi eunbi memerah dan terasa panas. Kyuhyun membicarakan hal ini seolah dia sedang memikirkan menu untuk makan siang nanti. Mereka memang terikat sebagai suami istri tapi hubungan mereka sangat berbeda dengan hubungan pada umumnya.

Eunbi mengembalikan akal sehatnya dan pura-pura tak pernah mendengar apa yang barusan mereka bicarakan.

” ah sudahlah. Aku ingin lanjut memasak” kata eunbi dan segera berbalik dengan hati dan akal yang masih sedikit berantakan.

***

Wanita berambut merah menyala yang sedikit dia curly menatap penuh tanya pada dua orang yang duduk di depannya. Pagi tadi, tidak. mungkin pagi buta tadi saat dia baru keluar dari club malam seorang pria menghampirinya dan membawanya paksa masuk ke dalam mobil. Dia pikir dia akan di bawah kesebuah bangunan tua tak berpenghuni di pinggir kota, disiksa lalu di bunuh. Tapi ternyata pria tak di kenal itu membawanya ke sebuah coffee shop dan dihadapkan pada pasangan muda yang entah siapa.

“aku punya penawaran untukmu kim yumi shi” kata kyuhyun mengawali. Tapi wanita yang dipanggil kim yumi itu tampak tak peduli dan sedikit membuang mukanya.

“kurasa kita tidak saling kenal” jawabnya sedikit sombong.

Kyuhyun menggeser foto dokter kim ke hadapan yumi. Membuat dia mengangkat sebelah alisnya. Dia hafal betul siapa pria dalam foto itu, laki-laki yang hampir satu tahun ini menjadi penopang perekonomiannya.

“kau pasti mengenal dokter kim. Aku hanya ingin kau membantuku dan kau akan menerima imbalan yang sangat pantas”

“membantu? Aku bahkan baru pertama melihat kalian dan kau bilang membantu? ” yumi berdecak di akhir kalimatnya. Tipe wanita pembangkang yang keras kepala memang melekat padanya. Dia bukan wanita baik yang siap membantu siapa saja, tapi penawaran kyuhyun tentang imbalan sepertinya dia harus mempertimbangkannya.

” apa yang akan aku dapat? ” akhirnya yumi bertanya juga.

” 3 kali lipat dari yang kau dapat dari dokter kim”

Yumi nyaris menganga. Siapakah dua orang ini yang tiba-tiba membawanya paksa kehadapan mereka dan menawarkan sebuah kesepakatan? Apa mereka keluarga kaya yang nyaris gila karena memberikan yumi uang sebanyak itu?

“apa yang perlu aku lakukan? ”

” kau hanya perlu membuat dokter kim mengaku tentang kejahatannya kepada ibuku. Dan persengkokolannya dengan yoona” kali ini eunbi yang menjelaskan. Dia sangat tidak sabar menunggu kabar baik dan membawa bukti yang dia dapat ke hadapan para polisi.

Yoona?

Telinga yumi seperti tidak asing dengan nama itu. Beberapa kali dia mendengar nama itu dari dokter kim, tentang wanita ladang emasnya. Begitulah dokter kim sering mengumpamakan yoona.

“kau tahu itu bukan pekerjaan yang mudah. Dokter kim adalah orang yang sangat jeli. Lalu apakah aku bisa memberikan penawaran yang lebih? ”

” penawaran yang lebih? Baiklah 4 kali lipat dari uang yang kau terima dari dokter kim” kata kyuhyun kemudian.

Tapi penawaran kyuhyun yang satu ini membuat yumi tersenyum mengejek.

“bagaimana dengan menjadi simpanan atau istri keduamu? ”

” kau gila! ” eunbi nyaris berteriak membuat semua orang menolehnya penuh tanya. Tapi eunbi tak peduli! Istri kedua dia bilang?! Sepertinya otak pelacur ini sedang tidak waras!

” aku hanya memberikan penawaran. Lagipula ini sama menguntungkan kedua belah pihak” yumi berucap seperti tak melihat eunbi yang sudah hampir kehilangan rasa sabarnya. Sementara kyuhyun hanya mengerjapkan kedua matanya berulang kali. Dia hanya berfikir apa telinganya sedang tak bermasalah?

“penawaran gila yang akan menghancurkan rumah tanggaku?! Dasar pelacur tak tahu diri! ”

” apa?! Kau bilang aku apa?! ” yumi membulatkan matanya nyaris keluar tapi eunbi tidak takut, gadis itu membalas tatapan yumi tak kalah menakutkannya.

” pelacur apa kau tak dengar? Dasar wanita sinting! Apa kau tak punya kaca di rumah?! ”

” yak! Kau yang harusnya berkaca. Tubuhku jauh lebih bagus dari dada rata dan bokong lurus milikmu”

Byurrr

Sekali gerakan satu gelas americano membasuh wajah yumi, membuat baju onepiece miliknya ternoda.

“dan suamiku tak akan tergoda dengan dada dan bokong implan milikmu! ”

Setelah itu eunbi berdiri dan menarik kyuhyun pergi meninggalkan yumi yang berteriak padanya.

 

Blam.

Pintu mobil itu tertutup sangat keras. Dan eunbi masih mengerutu sebal karena yumi terang-terangan menggoda suaminya.

” oh ya. Selesaikan masalah itu minhyuk ah. Baik. Pastikan kau dapatkan wanita itu”

Eunbi melirik kyuhyun yang malah menghubungi seseorang setelah dia masuk mobik dan membiarkan eunbi menanggung rasa kesal ini sendirian. Eunbi tahu kalau kyuhyun sedang menghubungi anak buahnya yang membawa pelacur tadi kesini. Sial! Pelacur itu! Lagi-lagi eunbi menggeram kesal.

“apa kau sudah selesai mengurusi pelacur itu? ” tanya eunbi penuh intimidasi pada kyuhyun yang sudah menyimpan kembali ponsel pintarnya.

” apa kau tidak bisa mengontrol emosimu? Kau bisa saja membuat yumi tidak berpihak pada kita”

Eunbi mendesis.

“kau berharap dia benar-benar jadi istri keduamu?! ”

” tidak. Tapi-”

“tapi jika dia menawarkan diri seperti yang dia lakukan kau akan mempertimbangkannya? ” eunbi menebak tak sabar. Bagi kyuhyun penawaran yumi tadi juga shock terapi untuknya tapi dia juga harus berfikir lebih jernih dengan tidak membuat yumi berpaling dari pihak mereka.

” aku tidak bilang akan mempertimbangkannya. Tapi kau terlalu gegabah dengan meneriakinya dan melempar americano ke wajahnya”

“lalu kau ingin aku bagaiman?! Membiarkan dia menggodamu? Apa kau sudah gila ?! Aku istrimu dan dia menggoda suamiku di hadapanku dan gilanya dia menawarkan diri untuk jadi istri keduamu. Kau ingin aku bersikap seperti apa?! Aku bahkan masih baik hati dengan tidak menampar atau menjambak rambutnya! ”

“eunbi-”

“kau ingin membelanya? Baiklah. Pergilah ke wanita itu dan kita bercerai. ”

” stop! ” kali ini kyuhyun berteriak membuat eunbi langsung bungkam dan meringsut takut. Dia tidak pernah melihat kyuhyun semarah ini sebelumnya.

Bercerai. Satu kata itu membuat kyuhyun tiba-tiba naik pitam. Apa semudah itu mengatakan kata cerai?

” apa kau berfikir aku akan tergoda padanya dan meninggalkanmu? Cerai? Apa semudah itu kau mengatakannya?! ”

Bungkam. Eunbi memilih bungkam seolah dia mendadak bisu dan melupakan rentetan panjang kekesalannya tadi.

Terdengar helaan nafas panjang kyuhyun seolah pria itu sedang mengontrol dirinya untuk tidak meledak sekarang.

” aku masih waras dengan menjadikanmu satu-satunya istriku” katanya sangat lembut dan tiba-tiba membuat pipi eunbi sedikit memanas.

“aku hanya khawatir kalau yumi tidak mau berihak pada kita. Kau tahu, hanya dia harapan kita untuk membuat dokter kim dan yoona menerima balasannya”

Eunbi seakan tersadar kalau tujuan awal mereka kesini adalah untuk itu. Sungguh mendengar tentang tawaran istri kedua tadi membuat eunbi berfikir bahwa yang lainnya sudah tak penting. Mempertahankan kyuhyun tetapa disisinya adalah hal nomor satu yang harus dia prioritaskan.

“kau seharusnya jauh lebih bisa mengontrol emosimu” tambah kyuhyun.

“mendengar kata istri kedua seperti meledakkan bom di depan ku membuatku sangat marah. Apakah aku salah mempertahankan suamiku? ” eunbi balik bertanya. Baiklah, kyuhyun akui kalau eunbi tidak benar-benar bersalah.

” dan aku juga ingin kau tahu kalau aku bahkan tidak punya fikiran itu. Kau tahu kalau aku hanya ingin menikah satu kali dalam hidupku”

Lagi-lagi eunbi kehabisan kata-katanya. Apakah itu berarti kalau hanya akan ada eunbi dalam hidup kyuhyun?

“sejujurnya aku senang kau marah tapi aku juga takut kalau kau akan membuat janjiku padamu tak bisa aku tepati” tambah kyuhyun

Otak dan hati eunbi sedang berfikir. Sementara kyuhyun sudah melajukan mobilnya.

Kyuhyun benar eunbi mungkin saja membuat rencana mereka gagal tapi jujur dia tidak menyesal karena telah memaki wanita tidak tahu diri itu. Eunbi hanya ingin menunjukkan kalau kyuhyun hanya miliknya! Apakah itu artinya sekarang eunbi benar-benar mencintai kyuhyun dan tidak ingin melepaskannya?

Hatinya menjawab iya. Tapi otaknya tiba-tiba berfikir haruskah dia mengatakannya pada pria yang masih sibuk menyetir di sampingnya ini?

***

Eunbi masih tidak tenang dengan pikiran yang entah kemana. Beberapa hari ini pikirannya tersita pada ibunya tapi hari ini semua tentang kyuhyun. Tentang suaminya.

“aku sudah bicara dengan minhyuk”

Suara kyuhyun mengagetkan eunbi yang duduk di pinggir kasur dengan pikiran berkelana.

“syukurlah yumi tetap mau mau bekerjasama dengan syarat kita menaikkan tawaran kita. 10 kali lipat dan satu unit apartement di daerah gangnam.”

Eunbi tidak benar-benar mendengarkan kyuhyun. Mata gadis itu sedang memindai sosok kyuhyun yang sedang mengganti bajunya dengan kaos untuk dia tidur. Tiba-tiba eunbi berdiri dan menhampiri kyuhyun .

“kurasa aku tahu apa yang salah” katanya tiba-tiba membuat kyuhyun menautkan alisnya. Mereka sedang membahas masalah ibunya bukan sesuatu yang salah atau yang benar.

“sepertinya kau harus mengurangi jadwal olahragamu dan kurasa biarkan sedikit dirimu berkumis dan berjenggot” tambah eunbi

“apa maksudmu? ”

” mencoba mengurangi para wanita di luar sana untuk menawarkan diri menjadi istri keduamu” jawab eunbi polos dan mengundang senyuman di wajah kyuhyun.

“aku serius! ” kesal eunbi

” dan membuat aku seperti pria tunawisma yang hidup di kolong jembatan? ” setelah itu kyuhyun benar-benar tertawa. Sungguh ini konyol! Pemikiran eunbi yang spontan tentang penampilannya benar-benar luar biasa. Mungkin jika kyuhyun menerapkannya maka tak akan ada yang yakin kalau dia adalah pewaris keluarga cho.

” aku serius! Cukup sekali aku mendengar kata-kata terkutuk itu. Aku tidak akan sanggup mendengar itu dari mulut wanita lain”

“kenapa? ”

” karena kau suamiku! ”

” lalu? ”

” lalu? ” eunbi membeo.

Dia tidak langsung menjawab karena tiba-tiba otaknya buntu seiring kyuhyun yang melangkah maju membuat eunbi mundur selangkah demi selangkah dan membentur lemari baju.

” lalu apa? ” tanya kyuhyun lagi.  Tatapannya tak pernah lepas dari eunbi yang seolah tiba-tiba mengecil.

” karena aku istrimu” kali ini jawaban eunbi tak sekencang tadi dan terdengar sangat hati-hati.

“lalu? ” kyuhyun bertanya lagi.

Eunbi memutar bola matanya ke kanan dan ke kiri. Sial! Dia terjebak!

Eunbi berdehem dan menghentakkan kakinya. Dia tidak boleh terintimidasi!

” kesalahan ada pada penampilanmu yang luar biasa tampan. Semua wanita pasti akan berubah pikiran menggodamu jika kau merubah penampilanmu seperti kataku tadi”

“jadi apa aku tampan? ”

” tentu saja apa kau tidak tahu itu”

“jadi kau lebih suka kalau aku berdandan seperti pengemis? ”

” tidak! Aku hanya meminimalisir godaan saja!”

“apa aku boleh menciummu? ”

” ap-”

Eunbi hanya bisa menelan kalimatnya karena bungkaman bibir kyuhyun di bibirnya.

Tingkah eunbi akhir-khir ini membuat kyuhyun harus mati-matian untuk tidak memeluk dan mencium gadis itu. Dia sangat senang kalau eunbi menunjukkan padanya tentang statusnya. Statusnya sebagai nyonya cho. Istrinya.

Kyuhyun tersenyum dan semakin menarik pinggang eunbi padanya saat gadis itu memejamkan matanya dan membalasnya.

Nafas mereka tersenggal. Kyuhyun menatap wajah eunbi yang hanya berjarak 3 cm dari wajahnya. Eunbi tidak berani mengangkat wajahnya. Tapi tangan kyuhyun perlahan mengelus pipi yang sedikit merona itu.

“aku bersumpah kalau tidak akan ada wanita lain selain dirimu” kata kyuhyun begitu manis dan lembut. Tanpa sadar eunbi tersenyum dan mengangkat wajahnya, matanya bertubrukan dengan manik mata kyuhyun yang masih menatapnya lekat.

“aku akan memegang kata-katamu”

Kyuhyun mengangguk.

“jadi kau tak perlu merubahku menjadi seorang pengemis? ”

Ng…

Eunbi pura-pura berfikir

” aku tak keberatan dengan itu. Aku akan tetap suka. Bagaimana pun penampilanmu bagiku kau tetap kyuhyunku. Tak akan merubah hal itu, perasaanku akan tetap sama”

“perasaanku? ”

” eh? ”

Eunbi menelan ludahnya. Sepertinya dia salah bicara.

” sudah malam. Aku ingin tidur” eunbi melepaskan tangan kyuhyun yang masih di pinggangnya tapi pria itu kembali menariknya sesaat tangan itu terlepas.

“kau belum menjawab pertanyaanku” tuntutnya.

“kyu, aku ingin tidur. Bisakah kau lepaskan aku? ” menghindar. Eunbi jelas menghindar dari topik ini.

Eunbi melangkah pergi dan kali ini kyuhyun tak menahannya. Jujur hatinya terasa sangat hangat saat telinganya mendengar kalau eunbi akan tetap menyukai apapun dan bagaimanapun dirinya. Bolehkah kyuhyun berfikir kalau perasaan eunbi padanya telah berubah menjadi cinta? Lalu bagaimana dengannya? Mungkin iya. Entahlah. Kyuhyun hanya ingin memastikan dan menanyakan pada hatinya apakah ini perasaan cinta atau sekedar rasa yang sementara.

Dalam hati eunbi masih merutuki mulutnya yang berbicara tanpa berfikir. Dia belum siap dengan penolakan kyuhyun jika ternyata perasaannya hanya bertepuk sebelah tangan. Mungkin mereka sudah berpelukan dan berciuman tapi apakah itu bisa menjamin semuanya? Tentang perasaanya pada eunbi? Eunbi belum siap kecewa.

TBC

AUTHOR’S NOTE: hallo author kembali setelah beberapa minggu atau beberapa bulan engk muncul. adakah dari kalian yang menunggu cerita ini? aku harap ada. maksa dikit ya hehehe

semoga part yang satu ini tidak mengecewakan kalian semua. jadi jangan lupa tinggalkan jejak setelah kalian baca tulisan ini ya 🙂

dan untuk para readers tercinta author ucapin selamat menunaikan ibadah puasa. 🙂 🙂

tunggu next part nya ya 🙂

i love you all ❤ ❤

Not A Contract Marriage [Bab 11]

Jika ada orang yang berniat jahat pada ibunya maka eunbi yakin hanya ada satu orang yang melakukan hal itu.

Eunbi mengetuk-ngetukan jarinya di meja resepsionis sambil menunggu pegawai rumah sakit itu menghubungi dokter kim. Dokter yang menangani ibunya di rumah sakit yang lama. Setidaknya dia harus mendapat penjelasan dokter itu terlebih dahulu.

“maaf tapi dokter kim sedang ada di luar kota”

Cih! . Bukankah ini semakin memperjelas kalau semua ini adalah konspirasi?

“bisakah aku minta nomor teleponnya? . Ada urusan penting yang ingin aku tanyakan padanya”

“maaf tapi kita dilarang untuk memberikan nomor telepon dokter kepada orang lain”

“baiklah. Terima kasih”

Pasti tidak akan semudah itu mendapatkan kebenaran yang sudah bertahun-tahun ditutupi.

Lewat kaca mobilnya eunbi mengawasi rumah yang dulu dia tempati. Terasa aneh datang ketempat ini, rumah yang selalu eunbi ingin hindari.

Eunbi masih berfikir haruskah dia menemui yoona sekarang? Dia tidak punya bukti apapun. Jika dia datang kesini akan menambah rumit masalah ini. Yoona pasti tidak akan mengaku. Yah memangnya ada maling yang mau mengaku. Eunbi melajukan kembali mobilnya setelah memikirkan sesuatu.

***

Untuk pertama kalinya dia menginjakkan kaki disini. Bangunan yang memikiki lantai hingga 20.

Semua orang menunduk saat melewati eunbi dan kemudian saling berbisik.

Apa salah jika dia datang ke kantor suaminya sendiri? Batin eunbi. Mereka menatapnya seperti akan mengulitinya saja.

“apa cho kyuhyun ada di dalam? ” tanya eunbi pada sekretaris yang berada di depan ruangan kyuhyun.

” oh nyonya cho?. Tuan ada di dalam”

Nyonya cho? Beruntung telinga eunbi mulai membiasakan panggilan itu mulai dibawah tadi. Lalu dia langsung masuk ke ruangan pemilik gedung pencakar langit ini.

“ehem” eunbi sengaja berdehem untuk mencari perhatian kyuhyun.

Pria itu menekuk alisnya saat mendapati eunbi sudah berdiri di ambang pintunya.

“tidak perlu sekaget itu. Kenapa melihatku seperti melihat hantu” kata eunbi dengan nada merajuk dan langsung duduk di sofa yang ada di ruangan ini .

“apa itu terlihat jelas? ”

Wahh. Apa dia benar-benar menganggap eunbi hantu? Sialan!

Kyuhyun mendekat setelah melepas kacamata bacanya. Eunbi hanya mengamati suaminya yang terlihat sedikit berantakan, tidak serapi tadi pagi. Lengan yang dilipat, dasi yang sedikit kendor, apa pekerjaan disini sangat melelahkan? Eunbi jadi berfikir dua kali untuk mengatakannya pada kyuhyun. Apa dia juga harus membebani kyuhyun lagi dengan masalahnya? Menjadi pemimpin perusahaan yang baru pasti sangat menyusahkan di tahun pertama seperti ini. Eunbi bahkan sering melihat kyuhyun masih bekerja lembur di rumah. Jadi apakah dia tega pada kyuhyun?

“hey?!”

“hah?” eunbi gelagapan karena senggolan di lengannya. Ahh dia melamun lagi.

“kau datang kesini hanya ingin melamun? ” tanya kyuhyun yang sudah duduk di samping eunbi. Sedangkan gadis itu hanya menyebikkan bibirnya.

Katakan? Tidak katakan? Eunbi hanya sedang menghitung dalam hati apa yang harus dia lakukan.

” ck!. Apa kau punya hobi baru? Melamun? ”

” tidak”

“katakan saja”

“hah? ”

Apa kyuhyun baru saja melihat pikirannya? Pria itu tidak bisa membaca pikiran bukan?

” aku tahu ada yang ingin kau bicarakan” kata kyuhyun santai sambil menyender dan melipat tangannya di depan dada.

Eunbi merubah duduknya menghadap kyuhyun.

“kau cenayang? ”

Pletak

Yes! Akhirnya kyuhyun bisa membalas dendam

” auwh” eunbi mengelus dahinya.

“semuanya terlihat jelas disini” kyuhyun membentuk garis di dahi eunbi dengan jari telunjuknya.

“Benarkah? ”

Kyuhyun tersenyum

Bodoh!

Kyuhyun tersenyum? Eh? Apa ada yang lucu?

” ternyata kau lucu juga”

Hah? Lucu?

Astaga kenapa eunbi jadi tersipu malu seperti ini. Kyuhyun hanya bilang lucu. Ayolah hwang eunbi kembalikan kesadaranmu!

“kau ingin mati?! ” ancam eunbi

” jadi apa yang akan istriku ini ingin katakan? ” eunbi terdiam karena kyuhyun mencubit pipinya gemas.

Astaga! Ini tidak baik untuk kesehatan jantung eunbi. Kenapa akhir-akhir ini kyuhyun sering berulah.

Istriku. Istriku. Kenapa itu seperti kata haram yang dapat memperburuk kesehatannya.

Berhenti berbuat manis seperti ini cho kyuhyun!

” jadi kau ingin mengatakannya apa tidak? ” tawar kyuhyun untuk kesekian kalinya. Lagi-lagi eunbi meragu namun akhirnya dia menggeleng.

” tidak jadi”

“kenapa? ”

” ng.. Kurasa kau punya banyak pekerjaan sekarang”

Kyuhyun menggerakkan telunjuknya disekitar dagu seperti sedang berfikir.

“apa kau sedang mengkhawatirkanku sekarang? ”

” tidak” tolak eunbi cepat meskipun 99% dia berbohong.

“kalau begitu katakan saja”

Ragu-ragu eunbi mengambil map dari dalam tasnya.

“ini. Laporan kesehatan ibuku”

Kyuhyun tidak mengerti tapi dia membaca juga dokumen itu, meskipun dia akhirnya tidak mempunyai jawaban.

“jadi apa masalahnya? ” tanya kyuhyun bingung

“dokter menemukan kalau selama ini eomma mengkonsumsi beberapa obat yang membuatnya gila”

“aku tahu kalau eomma tidak mengkonsumsi obat tertentu kecuali jika obat itu diberikan tanpa sepengetahuannya” lanjut eunbi

“jadi maksudmu ada yang sengaja membuat ibumu gila ? ”

Eunbi mengangguk.

” aku tahu ini hanya pendapatku saja tapi sejauh yang aku ketahui hanya ada satu orang yang mempunyai keuntungan atas hal ini? ”

” yoona” tambah eunbi

Kyuhyun meletakkan map itu diatas meja dan menghela nafasnya. Apa serumit ini masalah keluarga eunbi? Dia tidak tahu bagaimana selama ini gadis itu menghadapi ini semua.

“aku akan mencari tahu hal itu sendiri. Lagipula aku tahu kalau kau juga punya banyak pekerjaan sekarang”

Kyuhyun menoleh.

“jadi kau datang kesini hanya untuk mengecek apakah aku punya banyak pekerjaan? ”

” hah? Maksudnya? ” eunbi menekuk alisnya menatap kyuhyun

” sesibuk dan sebanyak apapun pekerjaanku. Aku tidak akan mungkin diam saja melihat istriku menghadapi masalah sendiri”

Glek

Eunbi menelan ludahnya susah. Eunbi suka kata ‘istriku’. Detak jantungnya bahkan tidak bisa tenang saat kyuhyun mengatakan hal itu. Apa ini hanya akal-akalan kyuhyun untuk membuatnya mati muda. Sungguh! Kata-kata itu tidak baik untuk tubuh dan hatinya. Tiba-tiba ada kehangatan yang merasuk kedalam dirinya.

“tidak. Aku akan mencari tahu hal itu sendiri saja”

“ck! Apa kau meragukan diriku? ”

” tidak” jawab eunbi cepat. Eunbi sudah membuktikannya kalau kyuhyun dapat diandalkan dan menepati janjinya.

“aku akan menyuruh anak buahku untuk mengawasi yoona. Kurasa saat ini kita perlu melakukan hal itu”

Pada akhirnya eunbi mengangguk juga.

“terima kasih kyu”

“hem? ”

” atas segalanya terima kasih” lanjut eunbi

Kyuhyun tersenyum

“kau harus membayar secangkir kopi setiap hari untuk itu”

“hah? ”

” kurasa kopimu kemarin benar-benar enak” aku kyuhyun. Atau ini hanya akal-akalannya saja untuk bisa menikmati kopi buatan eunbi setiap hari?

“apa kau mengakuinya sekarang? ”

” iya kurasa”

Eunbi berdecih.

Tidak buruk jika dia hanya harus membayar itu semua dengan secangkir kopi setiap hari. Tapi kyuhyun tidak bermaksud untuk membuat eunbi begadang juga kan? Membuatkan kopi, eunbi rasa dia harus ikut begadang juga mulai sekarang.

Tok tok tok

“masuk” sahut kyuhyun dari dalam.

Wanita yang tadi eunbi temui di depan ruangan kyuhyun masuk.

“maaf saya menganggu, tapi saya ingin mengingatkan kalau sepuluh menit lagi ada rapat”

Kyuhyun memijat pelipisnya. Dia lupa.

“baiklah. Pergilah”

Eunbi berdiri setelah sekretaris itu pergi.

“kurasa kau benar-benar sibuk” katanya.

Kyuhyun hanya mengangguk dan berdiri menanti eunbi mengambil dan membenarkan letak tasnya.

“aku akan pulang”

“apa kau membawa sopir? ”

” tidak. Aku menyetir sendiri. Kau tahu aku tidak terlalu suka dengan sopir”

Yah kyuhyun sudah tahu itu. Sangat sulit menyuruh eunbi membawa sopir. Jika seperti itu maka dia akan berfikir untuk memecat sopirnya saja.

“baiklah. Maaf aku tidak bisa mengantarmu sampai bawah”

“aku tidak perlu itu”

Eunbi berjalan hendak pergi tapi dalam langkah ketiganya dia berbalik.

Apa ada sesuatu yang tertinggal?

Eunbi mendekat ke arah kyuhyun membuat pria itu semakin menyatukan alisnya.

Tanpa bicara eunbi meraih tangan kyuhyun. Menurunkan lipatan di lengan kyuhyun. Sebelah kanan lalu beralih ke sebelah kiri. Kyuhyun hanya diam menurut. Dia bisa melakukan hal itu sendiri, tapi sangat terasa berbeda saat eunbi ikut membantunya.

Wah perasaan apa ini?

Jantung kyuhyun berdegup sangat kencang. Tangan dan mata yang sedang fokus membenarkan lengan kemeja miliknya itu seperti sebuah magis yang membuatnya kelimpungan.

Eunbi menengadah, dan mata mereka bertemu. Setelah selesai dengan kedua lengan kyuhyun eunbi membenarkan letak dasi kyuhyun yang sudah longgar. Lagi-lagi kyuhyun hanya diam.

Ragu-ragu eunbi menurunkan tangannya, wajahnya tertunduk tidak berani menatap kyuhyun.

Kenapa pikirannya berjalan sangat lambat? Eunbi bahkan seperti tidak sadar apa yang baru saja dia lakukan.

“aku-aku hanya ingin membenarkan penampilanmu saja. ” katanya gugup

Ehem

Kyuhyun berdehem.

” jadi penampilanku tadi berantakan? ”

” iya”

“tapi aku tetap tampan kan? ”

” iya”

“eh apa? ” ralat eunbi yang membuat kyuhyun tertawa. Eunbi benci itu. Benci saat kyuhuun menggodanya dan tersenyum seperti itu. Hatinya semakin tidak karuan.

” semua orang juga bilang begitu” kata kyuhyun

Eunbi menggaruk pelipisnya yang tidak gatal. Dia menghela nafas.

“baiklah karena semua orang sudah tahu kalau kau tampan maka aku akui jika kau memang tampan”

“semua orang memang mengatakan kalau aku tampan tapi baru satu orang yang membenarkan lengan kemeja dan dasiku”

“hah? ” spontan eunbi mengangkat kepalanya. Sungguh hari ini sistem kerja otaknya sangat lambat.

” aku suka. Terima kasih”

“ah? Iy-iya sama-sama” jawab eunbi nyaris terbata.

“jadi apa penampilanku sekarang sudah lebih baik? ”

Eunbi seolah-olah memindai tubuh kyuhyun dari atas kepala sampai ujung kaki. Lalu gadis itu mengacungkan kedua jempolnya.

” sangat tampan”

Kyuhyun tertawa. Pertama kalinya dia mendengar kalimat itu sampai sesenang ini atau dia selalu senang saat eunbi memujinya?

Eunbi ikut tersenyum karena suara renyah tawa milik kyuhyun.

“kenapa aku lebih ingin bersamamu dari pada datang rapat itu ”

“hah? ” lagi-lagi eunbi bertanya dengan sangat bodoh.

Kyuhyun tertawa.

” apa ‘hah?’ selalu menjadi jawabanmu hari ini? ”

” tidak”

“pergilah sebelum aku benar-benar menahanmu”

“hah? ”

Ya ampun. Eunbi benar-benar malu! Kenapa dia tampak sangat bodoh hari ini? Sudah dia bilang kalau kyuhyun akhir-akhir ini benar-benar mempengaruhi kesadarannya.

” kurasa kau memang suka dengan kata-kata itu”

“hah? ”

Cup

Mata eunbi membulat sebesar mata kelinci. Kecupan kyuhyun di bibirnya seperti meledakkan kembang api di atas kepalanya. Mengejutkan sekaligus menyenangkan.

Kyuhyun menjauhkan dirinya dari eunbi yang masih melebarkan matanya.

” aku bosan mendengar kalimat ‘hah?’ darimu. Jadi sebelum aku kembali menciummu yang dapat kupastikan jika kau tidak akan bisa melarikan diri maka pergilah selagi kau mempunyai waktu”

Eunbi tersadar dan kelimpungan. ‘tidak akan bisa melarikan diri?’ itu pertanda buruk! . Eunbi langsung berbalik dan melenggang pergi tanpa sepatah kata pun.

Pintu itu tertutup dan menelan eunbi. Kyuhyun tersenyum puas. Jika biasanya dia tersenyum karena berhasil menggoda eunbi maka kali ini untuk pertama kalinya dia akui kalau dia sangat menyukai menatap wajah itu. Wajah yang akan bersemu merah saat menatap matanya, dan bibir semanis cherry yang sangat lembut.

“apa sekarang aku benar-benar menginginkannya? ” kata kyuhyun lirih

Di sisi lain eunbi buru-buru meraup oksigen sebisa yang dia lakukan. Gadis itu memegangi kedua pipinya yang terasa sangat panas lalu beralih ke detak jantungnya yang masih tidak bisa tenang. Kecupan itu masih terasa dibibirnya. Lembutnya bibir kyuhyun masih dapat dia rasakan. Sebelah tangannya naik menyentuh bibir miliknya.

“ada apa denganku? ” tanya eunbi pada dirinya sendiri.

****

Eunbi membuka matanya saat sinar lampu tiba-tiba menusuk matanya. Disana dia melihat pria yang baru saja menutup pintu. Eunbi melirik jam dinding. Hampir jam dua belas malam. Rupanya malam ini kyuhyun memilih untuk menyelesaikan pekerjaaannya dikantor. Tapi jam dua belas? Apa pria itu gila bekerja sampai jam segini? Saat eunbi sibuk mengamati dan memikirkan kyuhyun, suara bass yang khas itu menyapa telinganya.

“apa aku membangunkanmu? ” kyuhyun yang baru meletakkan tas kerjanya menatap eunbi bersalah. Dia tidak bermaksud membangunkan istrinya.

Eunbi mendudukkan dirinya sambil mengucek matanya.

” tidak juga” bohongnya. Mana mungkin eunbi bilang ‘kau menganggu tidurku cho kyuhyun!’

Kyuhyun diam sambil melepaskan jam tangan, dasi dan membuka beberapa kancing bajunya.

“kenapa jam segini baru pulang? ”

” setelah rapat tadi aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan”

Eunbi mengangguk mengerti.

“aku akan menyiapkan makan malam. Kalau kau sudah selesai mandi turunlah”

Tanpa menunggu jawaban kyuhyun eunbi segera melesat turun.

**

Wangi lavender dari sabun mandi menyeruak dalam hidung eunbi. Rupanya kyuhyun sudah selesai mandi. Pria itu mengacak-acak sedikit rambutnya yang basah.

“aku lapar sekali” katanya setelah sampai di meja makan.

“apa kau juga tidak punya waktu untuk makan? Kau bisa menyuruh sekretarismu atau yang lain” tanya eunbi sambil meletaklan mangkuk terakhir dari lauk yang bisa dia sediakan. Tidak benar-benar menyediakan sebenarnya karena eunbi hanya perlu memanaskan makanan yang sudah dimasak ahn ahjumma tadi.

“aku terlalu asyik bekerja sampai tidak tahu kalau jam makan malam sudah lewat”

Eunbi duduk di kursi samping kyuhyun, melihat kyuhyun tidak sabar menyendok makanannya.

Tapi ngomong-ngomong tentang lembur. Eunbi jadi mengingat sesuatu. Dia lalu berjalan ke dapur.

Dia sudah berjanji pada kyuhyun kalau untuk secangkir kopi setiap hari.

Tanpa menunggu waktu yang lama eunbi sudah kembali dan meletakkan satu cangkir di dekat kyuhyun.

“hari ini aku tidak membuat kopi karena pasti kau ingin cepat tidur. Teh herbal ini akan membuatmu lebih fresh”

Kyuhyun mengulas senyumnya. Dia pikir eunbi tidak menganggap hal itu serius.

“terima kasih”

“tapi omong-omong. Apa hanya kau yang lembur atau pegawaimu juga? Seperti sekretarismu misalnya? ”

Ng..

Kyuhyun mencoba berfikir sebentar. Adakah yang lembur bersamanya tadi?

” tidak ada. Aku yang pulang paling terkahir”

“ck! Kau pemilik perusahaan yang menyedihkan”

Semua orang yang mengenal kyuhyun dulu pasti tidak menyangka jika kyuhyun bisa gila kerja seperti ini. Tapi sekarang pria itu punya tujuan. Hidupnya yang dulu terasa bebas tanpa punya tujuan dan hanya mengikuti arah angin kini berubah dan itu semua berkat young shik.

“ah! Masalah ibumu. Aku sudah menyuruh orang untuk memata-matai yoona mulai besok. Jadi kita tinggal menunggu perkembangannya saja”

“iya”

Setelah perbincangan sekilas itu kyuhyun kembali fokus menyantap makan malamnya yang sangat terlambat. Sampai dia tidak menyadari kalau eunbi sudah memejamkan matanya dengan berpangku pada sebelah tangannya.

“ck! Mana ada istri yang tertidur saat menemani suaminya makan malam” kata kyuhyun lirih.

Perlahan dia membersihkan sisa-sisa makan malamnya tanpa berniat membangunkan eunbi. Pria itu bahkan berjalan nyaris berjinjit karena takut sandal rumahnya akan menciptakan keributan.

Setelah selesai dengan pekerjaannya kyuhyun tidak langsung mengangkat eunbi atau membangunkan gadis itu. Kyuhyun justru kembali duduk dan mengamati wajah tidur eunbi. Wajah itu sudah sering dia lihat waktu akan tidur dan saat dia membuka mata esok harinya tapi kali ini terasa berbeda. Perasaan yang dulu hambar telah berubah sedikit manis dan itu membuat semuanya berubah. Wajah yang dulu dia anggap biasa kini berbeda. Kecantikan yang terus bertambah setiap harinya.

Sangat pelan kyuhyun menyingkirkan rambut yang menutupi wajah eunbi.

“kurasa kau sangat lelah hari ini sampai tertidur seperti ini”

Kyuhyun hanya ingin menikmati wajah polos yang tertidur itu sebelum mengendongnya dan membaringkannya di sampingnya. Kalau saja dia bisa mengerjakan pekerjaan tadi di rumah maka dia lebih suka melakukannya di rumah. Setidaknya dia bisa melihat wajah eunbi secepatnya untuk kembali membangkitkan semangatnya. Entah sejak kapan eunbi perlahan menjadi matahari bagi kyuhyun. Dan sekarang kyuhyun sadar kalau dia tidak akan bisa bertemu pagi tanpa mataharinya itu.

***

Keesokan harinya saat eunbi kembali bergelut dengan pekerjaannya di coffee shop, pintu ruangannya terbuka dari luar.

“kyuhyun? ”

Pria itu tersenyum dan langsung mengambil duduk di depan eunbi.

” ada apa? Kenapa kesini? ”

” mungkin kau sudah sangat penasaran jadi aku membawanya sekarang”

“apa? ”

” tentang ibumu”

“ini hasil dari mata-mataku” tambah kyuhyun sambil meletakkan map coklat.

Eunbi tampak tidak sabar membuka penemuan kyuhyun. Beberapa foto yoona dan dokter kim.

Ternyata benar mereka berhubungan, batin eunbi

“sepertinya kecurigaanmu benar. Bahkan yoona beberapa kali mengirimkan uang kepada dokter kim” kata kyuhyun menjelaskan. Sebenarnya saat eunbi bilang dia mencurigai yoona, kyuhyun juga berfikir seperti itu. Tidak ada musuh yang terlihat selain yoona. Wanita yang merubah kebahagiaannya dalam satu hari.

“kita harus melaporkannya ke polisi” eunbi tiba-tiba berdiri tapi kyuhyun menahannya.

“jangan sekarang”

“kenapa? Bukankah semua sudah jelas kita sudah punya bukti aliran dana dokter kim dari yoona dan foto ini juga bisa menjadi bukti”

Baginya sudah cukup semua bukti ini. Apa lagi yang perlu dibuktikan? Dengan adanya hubungan antara yoona dan dokter kim sudah jelas kalau mereka bersengkongkol, dan bukti pemeriksaan ibunya sekarang juga bisa menjadi bukti.

“apa mereka akan mengakui semuanya? Dengan bukti ini belum membuktikan kalau yang memberikan obat itu adalah mereka”

“mereka tidak akan mengaku tapi bukankah kita bisa membuat mereka mengaku dengan ini? ”

” ada banyak alasan yang bisa mereka berikan. Dengan membuktikan mereka memiliki hubungan tidak juga membuktikan tentang kejahatan mereka” tambah kyuhyun.

Eunbi kembali mendudukkan dirinya.

“lalu apa kau ingin aku menunggu sampai yoona membunuh ibuku? ”

Kalimat itu terdengar sangat menyakitkan. Kyuhyun tahu eunbi ingin semua ini terungkap, menghukum mereka yang bersalah tapi apa kyuhyun salah jika dia berfikir untuk menundanya sedikit saja? Kyuhyun tidak ingin dengan bukti yang kurang itu akan menghancurkan semuanya. Semua harapan yang telah eunbi pupuk. Itu akan jauh lebih menyakiti gadis itu, dan kyuhyun tidak suka itu!

“kita akan mendapatkan bukti yang kuat dulu untuk bisa membawa yoona kepenjara”

“tidak! ”

Eunbi berdiri dan segera melenggang pergi tanpa mendengarkan kyuhun lagi. Apa yang harus dia tunggu? Menunggu sampai yoona menghancurkan hidupnya lagi? Atau menunggu yoona benar-benar memisahkannya dari ibunya? Tidak! Eunbi akan buktikan pada ayahnya kalau selama ini dia benar. Yoona hanya penjahat! Dia akan mengembalikan keluarganya kembali. Dia akan membawa kebahagian itu kembali pada hidupnya!

“eunbi!”

Kyuhyun menarik tangan itu membuat eunbi berbalik menghadapnya.

“jangan gegabah. Kau hanya menambah rumit masalah ini”

Bukannya mengerti eunbi justru tersenyum mengejek kyuhyun.

“menambah rumit? Hidupku sudah rumit kyuhyun sejak wanita itu datang dan sekarang aku akan menghentikan semua ketidakadilan ini”

“aku tahu tapi tidak begini caranyaa”

“lalu aku harus bagaimana?! ” tanpa sadar eunbi membentak.

” tenanglah dulu. Kita bisa membicarakannya baik-baik dan mencari solusi” kyuhyun tahu eunbi sangat emosional sekarang, mengungkap kebenaran ini adalah sebuah keharusan tapi tidak sekarang. Ini bukan waktu yang tepat!

“solusi apa lagi yang harus kita bicarakan?! Kau tidak tahu bagaimana rasanya dikhianati seperti ini. Ayahmu yang tiba-tiba membawa wanita lain dan ibumu tiba-tiba harus menginap di rumah sakit jiwa. Kau tidak tahu sakitnya ini”

Kyuhyun mendekat, mengusap air mata yang membasahi pipi eunbi.

“aku tahu. Aku memang tidak tahu bagaimana rasanya. Tapi bisakah kau percaya padaku lagi? ” kyuhyun memohon dengan suara yang sangat lembut.

” kita pasti akan membawa yoona ke dalam penjara. Aku janji itu. Tapi tidak sekarang waktunya. ”

” apa kau bisa percaya padaku lagi? ” tambah kyuhyun.

Tapi eunbi masih diam tidak menjawab

” eunbi ah”

“kau tahu aku selalu mempercayaimu” kata eunbi akhirnya membuat kyuhyun menghela nafasnya lega.

“aku janji kita akan membuat yoona menebus ini semua”

Setelah itu kyuhyun meraih eunbi dalam pelukannya. Dia akan menepati setiap janjinya pada eunbi. Akan kyuhyun pastikan kalau gadis itu akan mendapatkan kebahagiannya kembali. Kyuhyun bersumpah atas itu!

Eunbi ingin bergantung pada rasa percayanya pada kyuhyun. Dia ingin berharap pada kepercayaannya itu. Kyuhyun sudah berjanji akan membantunya dan membuat yoona menyesal, dan eunbi akan menunggu waktu itu datang. Menunggu kyuhyun menepati janjinya lagi.

***

“maaf” kata eunbi lirih sambil melirik kyuhyun lewat ekor matanya. Setelah sedikit pertengkaran tadi kyuhyun membawa eunbi pergi, kepinggir sungai han. Mungkin untuk menenangkan pikiran gadis itu. Tapi setelah sampai disini tidak ada yang berniat keluar dari mobil, mereka justru asyik menatap pemandangan lewat kaca mobil

“apa? ” kyuhyun bertanya dan memutar tubuhnya mengahadap eunbi untuk melihat lebih jelas istrinya yang masih tidak berani mengangkat kepalanya. Apa kyuhyun benar-benara baru bertengkar dengan eunbi?

” aku sudah membentakmu tadi padahal aku tahu kau hanya ingin yang terbaik untukku” kata eunbi masih menunduk

“kau memang harus minta maaf padaku. Kau tahu tadi kau sangat menakutkan” sengaja kyuhyun memepermainkan nada bicara, berlebihan.

“apa?! ” sekali gerakan eunbi mengangkat kepalanya dan beradu pandang dengan kyuhyun. Sepertinya kyuhyun benar-benar ingin dipukul, batin eunbi.

” apa kau tidak sadar betapa menakutkannya kau saat marah? ”

” kau-”

Tap

“aku sudah hapal dengan kebiasaanmu ini”

Eunbi terdiam. Kali ini dia kalah dengan kyuhyun. Baru saja dia akan memukul lengan kyuhyun tapi pria itu ternyata mempunyai refleks yang cepat dan menangkap tangannya atau mungkin kyuhyun belajar dari pengalaman.

” trik ini tidak akan berguna lagi” tambah kyuhyun

Eunbi melepaskan tangannya dari genggaman kyuhyun dan membuang pandangannya keluar jendela.

“kau tidak perlu meminta maaf. Aku paham kenapa kau marah seperti tadi. Aku mungkin tidak tahu bagaimana kau hidup dulu tapi sekarang, akan aku pastikan kalau kau hanya akan mendapatkan kebahagiaan dan melupakan rasa sakit di masa lalu. Aku janji”

 

Deg

Perasaan apa ini? Detakan jantung yang terus berlomba dengan kehangatan yang masuk ke dalam relung hati eunbi. Sangat luar biasa. Eunbi menyukai getaran ini. Untuk kesekian kalianya dia ingin mengakui kalau dia menginginkan getaran ini selalu hadir di hatinya setiap saat. Getaran yang muncul saat kyuhyun memandangnya, getaran yang muncul saat kyuhyun menggenggam tangannya, saat pria itu tersenyum padanya dan saat kyuhyun berkata akan memberikan eunbi kebahagiaan kepadanya seperti sekarang.

“aku senang kau selalu mempercayaiku. Terima kasih”

Eunbi memberanikan diri menatap kyuhyun yang ternyata sejak tadi tidak pernah mengalihkan pandangannya padanya.

“aku yang seharusnya berterima kasih. Aku akan menunggu kau menepati janjimu untuk selalu memberikanku kebahagiaan”

Kyuhyun mengangguk. Sudah berapa banyak janji yang kyuhyun berikan pada eunbi, seolah kyuhyun benar-bemar akan menepati hal itu semua.

—–TBC—

AUTHOR’S NOTE: sesuai prediksi kalian kalau yoona adalah dalang dibalik ini semua. Lalu apa yang terjadi saat itu semua terungkap??? tunggu di bab selanjutnya ya 🙂

jangan pernah bosen untuk menunggu cerita-cerita selanjutnya ya 🙂

oke, buat kalian yang uda mampir kesini terima kasih dan jangan lupa komen, like tinggalkanlah jejak kalian disini hehehe

sorry for typo

see you di next part ❤ ❤ i love you all

Not A Contract Marriage [Bab 10]

Kyuhyun dan eunbi segera pergi meninggalkan pesta pernikahan yang menjadi riuh karena ulah mereka. Eunbi menurut saja saat pria itu tiba-tiba menariknya keluar. Setengah nyawa eunbi sepertinya belum terkumpul. Dia masih terlalu kaget dengan semua kejadian ini. Bodoh! Kenapa dia sangat ceroboh membiarkan kyuhyun menciumnya didepan umum disaksikan banyaknya pasang mata dan ditambah kamera ponsel yang mereka arahkan kepadanya.
“bodoh! Bodoh! ” eunbi merutukinya dirinya sendiri. Gadis itu seolah-olah menjedotkan kepalanya di dasbor mobil.
” siapa yang bodoh? ” kyuhyun berkata tanpa menoleh. Dia masih fokus menyetir. Sebenarnya tanpa kyuhyun bertanya dia sudah tahu apa yang gadis itu sedang rutuki. Jika kalian bertanya bagaimana perasaan kyuhyun sekarang, maka kyuhyun akan bilang ‘ya nasi sudah menjadi bubur. Mereka pasti juga maklum dengan adegan tadi’. Memangnya apa yang perlu kyuhyun sesali kalau kejadian itu terjadi karenanya.
Eunbi menoleh menatap kyuhyun dengan mata menyipit dan tajam nyaris menguliti kyuhyun.
Plak
“yak! ”
Kyuhyun mengadu sambil sedikit mengusap lengannya yang berhasil menjadi objek pukulan eunbi.
” memangnya apa yang kau lakukan tadi?! Kau membuatku tidak punya muka! ” omel eunbi
Wahhh dia benar-benar manjadikanku sebagai tersangka, batin kyuhyun.
Dia tidak habis pikir kenapa masalah seperti ini jadi besar. Hanya ciuman. Hanya. Pikir kyuhyun
” bukankah kau juga menikmatinya? Jadi kenapa kau menyalahkanku? ”
” kyu! ”
” yak berhenti memukulku! ”
Gila! Apa harus ada kekerasan karena masalah ciuman tadi? Bukankah tadi mereka berdua sama-sama menikmati? Lalu kenapa eunbi memarahi kyuhyun?
” menikmati katamu? Kau yang menciunku duluan. Dasar gila!”
“aku bahkan tidak bisa menunjukkan wajahku”
Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas.
“sekarang apa yang harus aku lakukan? ” gerutu eunbi.
” kenapa kau terlalu memikirkan sampai seperti itu? Apa kau tidak pernah ciuman?”
“yak! ”
Plak
” sekali lagi kau memukulku. Aku akan menurunkanmu! ” ancam kyuhyun. Tidak lucu bukan jika besok dia bangun dengan lengan memerah bekas pukulan eunbi.
“kenapa? Kenapa? Kau berhak mendapatkannya”
Eunbi semakin memukul lengan kyuhyun tidak peduli ancaman pria itu.
“semua ini karenamu! ”
Cekitttt
Eunbi hampir terlontar ke depan karena kyuhyun tiba-tiba mengerem dan meminggirkan mobilnya.
Apa dia akan benar-benar akan menurunkanku? Batin eunbi. Ya ampun wajahnya menakutkan sekali.
“kau gila?! ” tanya kyuhyun penuh penekanan.
” ya. Karenamu. Kenapa?”
Kyuhyun menatap eunbi dan berdecih.
“kau masih membahas masalah ciuman tadi? ”
Eunbi terdiam.
” jadi ciuman tadi adalah salahku? Biarkuperjelas. Benar. Aku menciummu lebih dulu tapi- apa kau lupa kau menikmati ciuman itu? ”
” kyu-”
Eunbi akan memukul kyuhyun tapi kali ini pria itu terlalu cekatan menangkap tangan eunbi.
“kau memejamkan matamu bahkan kau tidak mendorongku. Lalu aku harus menyebutnya apa itu? ”
” itu-itu”
“apa perlu aku mengingatkanmu? ” tawar kyuhyun yang eunbi rasa itu bukanlah sesuatu yang baik. Mata pria itu, sangat menakutkan dan menghanyutkan.
Eunbi panik saat kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya ke arahnya dengan mata yang tidak pernah melepaskannya.
Sadarlah hwang eunbi! Jangan terlena lagi! Jangan! Eunbi mencoba membuat benteng pertahanannya dan menarik kembali kesadarannya yang akan tertarik kembali oleh pesona kyuhyun. Hentikan!
Plak
Eunbi tercengang dengan perbuatannya sendiri. Gadis itu kelimpungan melihat pipi kyuhyun memerah karena tamparannya.
Kyuhyun memejamkan matanya dengan muka yang baru saja terlempar. Sialan! Dia baru ditampar!
“kau! ” kyuhyun menggeram menatap eunbi dengan telunjuk yang menunjuk tepat ke wajah eunbi.
” kenapa? ” kata eunbi pura-pura tegar padahal sebenarnya dia menggigil ketakutan menghadapi kyuhyun sekarang.
” apa kau wanita? ”
” hah? ” eunbi menautkan alisnya
” ini sakit bodoh! Kau menamparku seperti seorang pria! Apa ada yang salah dengan tangan kecil ini? ” tanya kyuhyun sambil mengangkat tangan eunbi. Sungguh dia tidak pernah menyangka jika eunbi punya kekuatan seperti pegulat.
” pria? ” tanya eunbi membeo
” kau ingin aku tampar lagi?! ”
***
Kyuhyun berdecak karena eunbi benar-benar marah karena ciuman itu. Eunbi bahkan langsung keluar mobil dan masuk ke rumah.
Sebenarnya salah kyuhyun apa sampai diperlakukan seperti ini?
” kalian sudah pulang? ” min soo menatap aneh kedua adiknya yang sama-sama menekuk muka.
” kyu pipimu kenapa? ” tanyanya setelah menyadari bekas merah dipipi kanan kyuhyun.
” aku baru diserang singa betina” jawab kyuhyun sekenanya yang membuat eunbi tidak jadi melanjutkan langkahnya ke kamar. Eunbi berbalik dan menatap kyuhyun mengancam.
Singa betina katanya?
Awas kau cho kyuhyun!
“singa?” min soo kebingungan. Jawaban apa ini?
“kakak tidak tahu bagaimana menakutkannya adik kakak yang satu itu” kata kyuhyun sambil menunjuk eunbi dengan dagunya.
Min soo menoleh mengikuti arah kyuhyun “eunbi? kau? ”
Eunbi menggeleng
“apa kakak tahu kenapa seorang wanita marah? ” eunbi balik bertanya.
Apa-apaan ini? Kenapa mereka berdua seolah memberi min soo sebuah teka teki.
” apa tidak ada dari kalian yang bisa bicara dengan jelas? ”
” tanya saja pada kyuhyun” acuh eunbi.
“kenapa aku yang harus menjawabnya? Kau yang marah-marah dan mengamuk seperti singa betina dan menamparku. Apa kau tahu bagaimana sakitnya ini ? ”
” memangnya apa yang terjadi di pesta tadi? ” lagi-lagi min soo memancing. Ya ampun bicara dengan dua adiknya ini ternyata seperti sedang membujuk anak tk yang sedang marah. Dia pikir kyuhyun sudah dewasa tapi ternyata sifat kekanaknnya masih ada
” dia menciumku di depan umum” kata eunbi mengadu.
“aku? Kau juga menikmatinya kenapa aku yang disalahkan? ”
” tidak. Kalau kau tidak memulai hal itu tidak akan terjadi”
“oh jadi kau menyalahkan aku? ”
” bukankah itu jelas? ”
” kau-”
“buahahahaha” min soo tidak bisa lagi menahan tawanya. Wanita itu tertawa sekencang-kencang sampai membuat dua orang yang tadi saling menyalahkan terdiam.
Min soo berhenti tertawa dan menyeka sedikit air mata yang keluar karena terlalu banyak tertawa.
“apa-apaan kalian ini? Kalian berciuman dan sekarang bertengkar? ”
Bukankah ini sangat lucu? Mereka baru saja berciuman lalu saling menyalahkan karena ciuman itu. Memangnya siapa yang menyuruh mereka melakukan hal itu? Bukankah hal itu terjadi karena kyuhyun dan eunbi saling menghendaki jadi kenapa sekarang saling menyalahkan?
“tapi semua orang melihatnya. Kalau saja dia tidak melakukan hal itu di depan banyak orang aku tidak akan semalu ini ” eunbi menjelaskan.
” memangnya aku tahu kalau mereka memperhatikan kita? ” bela kyuhyun. Mana ada dipikirannya tadi kalau orang-orang disekitarnya memperhatikan ciuman itu.
” itulah bodohnya kamu”
“bodoh? ” kyuhyun meradang. Wah kenapa eunbi tidak sadar juga kalau dia juga bersalah kenapa melempar semua kesalahan padanya.
” hentikan!” potong min soo
“apa kalian akan terus bertengkar karena ciuman itu? Ayolah semua orang juga akan paham bagaimana dua orang yang saling mencintai bertemu apalagi pengantin baru seperti kalian”
Saling mencintai?
Kyuhyun dan eunbi hanya terdiam. Dua orang yang tadi pandai berdebat seolah tertusuk oleh kalimat min soo. Saling mencintai? Sejak kapan?
“dari pada kalian bertengkar kenapa tidak dilanjutkan saja di kamar”
Setelah itu min soo pergi dengan terkikik geli.
“kak! ” teriak kyuhyun dan eunbi bersamaan.
Setelah mereka membuat malu di pesta tadi sekarang di rumah mereka juga harus dipermalukan oleh min soo.
Apanya yang harus dilanjutkan? Eunbi bahkan sudah meninggalkan kyuhyun dan masuk ke kamar sambil membanting pintu.
“memangnya itu kamar siapa? Kenapa dia seolah bersikap seperti itu kamarnya saja” gerutu kyuhyun.
***
Eunbi tersenyum pada beberapa perawat rumah sakit. Hatinya semakin membaik setiap pergi ke tempat ini. Tidak ada kesedihan lagi.
“anda berkunjung lagi? ” sapa perawat yang baru saja keluar dari ruangan nyonya hwang.
” iya”
“ibu anda sedang tidur karena pengaruh obat. ”
” benarkah? ”
” tidak apa-apa kalau nona ingin masuk”
Eunbi mengangguk dan perawat itu pergi. Tidak apa-apa jika dia hanya melihat ibunya tertidur, sambil menunggu waktu janji bertemu dengan dokter yang masih satu jam lagi. Eunbi akan menunggu disamping ibunya.
***
“silahkan duduk nyonya”
Eunbi mendekat duduk di kursi depan dokter. Lalu beberapa detik dokter itu membolak-balik dokumen untuk mengingat beberapa hal penting tentang pasiennya.
“ada beberapa hal yang harus saya tanyakan pada anda” kata dokter itu membuka
“silahkan”
Dokter itu mengambil pulpen
“apa ibu anda selama ini mengkonsumsi obat-obatan tertentu? ”
Sebentar eunbi sempat kebingungan. Obat? Apa selama ini ibunya mengkonsumsi sebuah obat tanpa sepengetahuannya?
” kurasa tidak”
“dari pemeriksaan yang kami lakukan beberapa minggu ini ditemukan kalau ada sebuah zat yang masuk ke tubuh pasien secara berkala”
“maksudnya? ”
” saya tidak tahu tepatnya itu apa, tapi karena zat itu menimbulkan beberapa efek samping yang sangat berbahaya”
Tiba-tiba tubuh eunbi menjadi dingin. Detak jantungnya semakin kencang berdetak. Ada sebuah ketakutan yang tiba-tiba menyelimuti dirinya.
Apakah ini sebuah kabar buruk?
“hal ini bisa membuat sebuah halusinasi yang berlebihan sampai membuat ibu anda benar-benar gila. Sepertinya hal itu sudah berlangsung sangat lama jadi-”
Kalimat dokter itu menggantung.
“jadi akan sedikit sulit untuk memulihkan keadaannya”
“tapi anda jangan khawatir sejauh ini keadaan ibu anda semakin terkendali, pasien sudah jarang mengamuk. Saya harap anda tidak putus harapan. Tidak ada yang tidak mungkin”
Jadi apakah dokter itu bilang kalau ibunya tidak akan pernah hidup normal lagi? Apakah semua harapan yang eunbi kembali pupuk itu harus tumbang lagi? Harapan yang eunbi pikir semakin dekat itu harus menjauh lagi. Apakah ini sebuah permainan?
Eunbi terus memikirkan pertemuannya dengan dokter itu sampai dia tidak tahu kalau lampu merah itu akan berubah menjadi hijau dalam beberapa detik.
Di dalam mobilnya kyuhyun tampak mengamati gadis yang berdiri di samping tempat penyebrangan.
“tamparannya masih terasa di pipiku” kyuhyun menyentuh pipinya. Rasa jengkel masih bersemanyam di hatinya. Dia tidak akan tenang sebelum membalas eunbi. Tapi tiba-tiba ditengah pikirannya
“apa dia gila! ” mata kyuhyun membulat dan segera melompat keluar.
Eunbi berlari menyusul para pejalan kaki yang sudah berada jauh di depannya.
Tinnnnnnn!!!!!
” ahhh” eunbi menjerit.
“kau ingin mati?! ” teriak orang dari dalam mobil lewat kaca jendelanya yang sedikit terbuka.
Eunbi hanya menoleh ke kanan dan ke kiri panik. Dia masih sangat terkejut karena mobil itu tiba-tiba berhenti di depannya dengan jarak kurang dari lima centi. Nyawanya seolah tiba-tiba menghilang. Ditengah ketakutan itu lengannya tiba-tiba di tarik menjauh dari tengah-tengah jalan raya.
“kau gila?! ” maki kyuhyun-orang yang tadi menariknya.
Kyuhyun melepaskan genggamannya dan berkacak pinggang menatap eunbi.
” kau ingin mati?! Apa yang kau pikirkan? Jika saja tadi-” kyuhyun tidak bisa melanjutkan kalimatnya. Terlalu menyakitkan mengatakan hal itu. Kyuhyun menghela nafasnya dan menatap eunbi yang hanya menunduk, sepertinya nyawanya belum benar-benar terkumpul. Jika dalam keadaan yang baik-baik saja maka eunbi pasti akan langsung meneriaki kyuhyun.
“ayo” kata kyuhyun sambil menarik eunbi menuju mobilnya. Gadis itu menurut, eunbi bahkan diam saja saat kyuhyun meneriakinya di pinggir jalan seperti itu.
Kyuhyun melirik eunbi yang masih saja bungkam.
Rupanya dia masih sangat terkejut.
Eunbi menoleh karena kyuhyun tiba-tiba meminggirkan mobilnya.
“tunggu disini” setelah itu kyuhyun keluar dan masuk ke dalam sebuah mini market.
Eunbi menghembuskan nafasnya dalam-dalam. Pikirannya berantakan. Karena perkataan dokter tadi dan karena dia nyaris terkapar di tengah jalan tadi. Membayangkannya membuat eunbi merinding. Terima kasih Tuhan karena dia masih baik-baik saja sekarang.
“ini”
Eunbi menoleh, dia melamun lagi sampai tidak sadar kalau kyuhyun sudah kembali.
“ini” ulang kyuhyun karena botol minumannya belum diambil juga oleh eunbi.
“minumlah. Kau perlu menenangkan diri”
Setelah itu kyuhyun hanya memperhatikan eunbi yang minum dengan tangan yang masih sedikit bergetar.
“apa yang sedang kau pikirkan? Apa kau tidak bisa melihat kalau tadi lampunya sudah hijau? ” kali ini kyuhyun bertanya dengan sedikit lembut tidak sekasar tadi. Dia sadar kalau tadi kyuhyun sedikit keterlaluan, meneriaki eunbi yang bahkan masih dalam keadaan syok. Tapi siapapun pasti akan melakukan hal itu jika ada di posisi kyuhyun. Istrinya nyaris mati di depan matanya.
“aku pikir aku akan sampai seberang jika aku berlari sebelum lampu berubah menjadi hijau” jawab eunbi jujur. Tapi ternyata prediksinya salah. Dia tidak akan mungkin sampai seberang jalan hanya dalam waktu 3 detik. Itu mustahil! Dan eunbi menyesali keputusannya tadi.
“kau bodoh! ” kali ini kyuhyun kembali berteriak tapi dia mencoba mengontrol kembali emosinya.
” memangnya apa yang sedang kau pikirkan?”
“tidak ada” bohongnya. Menceritakan pada kyuhyun tentang masalahnya sekarang bukanlah hal yang tepat, dia bahkan tidak punya asumsi yang tepat tentang masalah itu.
“apa kau ingin bunuh diri karena masalah tadi malam? ”
Eunbi menoleh dan menatap kyuhyun tajam. Sangat menakutkan, eunbi saat marah dengan pandangan seperti itu membuat kyuhyun seperti sedang berhadapan dengan malaikat penyabut nyawa.
” baiklah. Aku hanya bercanda. ”
Dia pikir dengan sedikit candaannya eunbi akan sesikit terhibur tapi sepertinya dia salah. Bukannya terhibur eunbi justru marah.
” apa kau akan terus membahas masalah itu? ”
Kyuhyun menggeleng.
” melihatmu sekarang sepertinya kau sudah baik-baik saja.”
Kyuhyun menghidupkan kembali mobilnya dan menginjak gas.
“aku akan mengantarmu pulang”
Eunbi mengangguk.
“tapi kenapa tidak bawa mobil? ” tanya kyuhyun lagi.
” aku menyuruh sopir di rumah untuk membawanya ke bengkel”
Kyuhyun mengangguk paham.
“tapi kenapa kau bisa disana? Maksudku apa kau tidak ke kantor? “kali ini eunbi yang bertanya. Dia baru sadar jika seharusnya orang yang sedang menyetir itu biasanya berada dikantor dijam segini.
” aku baru saja menemui klien dan tiba-tiba di tengah jalan aku menemui gadis gila yang akan bunuh diri”
Plak
“auwh” kyuhyun mengadu kesakitan. Untuk kesekian kalinya lengannya menjadi korban kekerasan eunbi.
“aku tidak gila! ” teriak eunbi. Tapi pria itu justru mengulas sedikit senyum. Sepertinya dia benar-benar telah membuat eunbi kembali menjadi eunbi yang biasanya. Sedikit aneh melihat eunbi murung seperti tak bernyawa.
***
Eunbi menghempaskan dirinya di kasur. Semuanya tiba-tiba menjadi sebuah teka-teki. Jika benar apa yang dikatakan dokter tadi maka siapa yang telah melakukannya? Dia bahkan belum mendengar hal ini sebelumnya.
“sepertinya aku benar-benar gila” gerutunya pada dirinya sendiri.
Eunbi mengangkat tangan kanannya ke udara. Bayangan saat kyuhyun menariknya tiba-tiba terbayang di atas kepalanya.
“kenapa dia selalu ada di saat aku menghadapi kesulitan”
“apa aku juga harus minta bantuan kyuhyun? ”
Eunbi ingin semua masalah ini terungkap tapi bahkan dia tidak tahu harus mulai dari mana. Dia benar-benar menjadi anak tak berguna. Bagaimana dia tidak tahu tentang kondisi ibunya yang sebenarnya.
” eomma pasti sembuh. Pasti! ”

____TBC_____

AUTHIR’S NOTE: gimana nih part yang satu ini? Semoga sesuai harapan ya hehehe. Jangan lupa comment dan like ya 😊😊😊

Oke see you di next part

I love you my readers♥️♥️♥️♥️♥️

 

Not A Contract Marriage [bab 9]

Min soo perlahan mulai menerima kenyataan ini. Meskipun dia tahu tidak mungkin melupakan young shik dalam hidupnya. Tapi kyuhyun benar, young shik akan sedih jika melihatnya terus seperti ini. Melanjutkan hidup adalah jalan terbaik seperti kyuhyun yang memilih menikah dengan eunbi demi young shik. Min soo juga akan mencoba hidup dengan baik demi young shik.

“eonni. Kau sedang memikirkan apa? ”

Min soo tersenyum pada eunbi yang sudah duduk di sampingnya.

” tidak ada. Dimana kyuhyun? ”

” dia sedang mengurus beberapa administrasi”

Entah kenapa melihat kedua adiknya ini membuat min soo senang. Seperti melihat young shik sedang tersenyum. Dari awal melihat mereka berdua min soo tahu kalau suaminya itu tidak salah. Dua orang itu seperti memang ditakdirkan bersama. Meskipun dia tahu betul kenapa kyuhyun menikahi eunbi.

“eonni. Aku akan membereskan beberapa barangmu”

Setelah itu eunbi membereskan beberapa barang dan memasukkan ke dalam sebuah tas besar. Tapi gadis itu berhenti, melihat min soo yang tampak melamun kembali. Eunbi mendekat duduk di ranjang kakak iparnya.

“kenapa? Eonni tidak ingin pulang? ”

Dari sorot matanya eunbi bisa tahu ada beberapa perasaan yang bercampur menjadi satu, senang dan takut seolah dia akan menghadapi dunia baru setelah keluar dari bangunan ini.

” aku tahu rumah itu akan mengingatkan semua hal tentang suami eonni,  tapi bukankah dia akan selalu ada di hati eonni dimana pun eonni berada.”

Kenapa eunbi selalu tahu apa yang dipikirkan min soo? Bagaimana ketakutannya menghadapi semua kenangan tentang young shik? Dia tentu tidak ingin melupakan suaminya tapi melihat semua kenangannya bersama pria itu membuat min soo tidak yakin untuk tidak menangis lagi.

“eonni harus kuat”

Min soo tersenyum. Tidak akan ada yang tahu seberapa sakitnya ini sekarang sekalipun mereka mencoba memahaminya, tapi eunbi benar. Min soo harus kuat. young shik akan tetap ada di hati dan dunianya, itu tidak akan berubah. Meskipun raga mereka telah berpisah.

***

Decitan roda kursi roda yang di dorong memenuhi ruangan. Kyuhyun menghentikan kursi roda min soo di dalam kamar tidurnya.

“kakak istirahat saja. Aku sudah meminta Ahn ahjumma untuk menjaga kakak. Kalau kakak ingin apa-apa kakak bisa memanggil aku, eunbi atau Ahjumma”

Kyuhyun sengaja meminta Ahn Ahjumma untuk merawat dan menjaga kakak iparnya.

Min soo memang tidak bisa lagi hidup mandiri seperti dulu, bahkan berdiri saja dia tidak sanggup. Karena kecelakaan membuat dirinya lumpuh.

“aku akan membantu kakak berbaring”

“tidak. Aku ingin disini saja.”

Kyuhyun mengerti. Dia berbalik dan menutup pintu itu ragu. Membawa min soo ke rumah ini seperti merendam lukanya dengan garam. Kyuhyun tahu itu. Sangat. Bahkan setiap hari dia masih melihat young shik seolah menghuni rumah ini, ruang kerjanya, sandal rumah kesayangannya, tayangan tv favoritnya, stik golf di pojok ruangan, semuanya seolah membawa young shik  kembali tapi kyuhyun harus sadar. Kehidupannya harus berlanjut. Lalu bagaimana kakak iparnya harus mengatasi hal itu?

Dan kehingan ruangan ini beradu dengan kekosonganya hati min soo. Tangannya bergerak menjalankan kursi roda mendekati jendela dengan pemandangan taman belakang rumah.

Bias cahaya sore yang masuk saat min soo menyibak gorden sedikit menyakiti matanya. Senja dengan cahaya orange yang indah menghias langit. Ini adalah salah satu hal kesukaannya, sunset.

Ceklek

Eunbi masuk saat tidak juga ada sahutan dari dalam. Pantas saja kakak iparnya sedang melamun. Lagi.

“eonni”panggilnya akhirnya setelah eunbi sudah di samping min soo

“makan malam sudah siap”

“iya” jawab min soo singkat.

“kalau begitu ayo kita makan. Aku sudah sangat lapar” eunbi membuat nada bicaranya seceriah mungkin agar kakak iparnya itu tidak terlalu larut dengan kenangan masa lalu.

***

Suasana hening malam dengan detak jarum jam yang terus bergerak menemani kyuhyun. Pria itu memakai kaca mata bacanya dengan menghadap laptop yang terus menyala. Terlalu banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan. Sesekali pria itu berdecak karena sepertinya pekerjaannya tidak juga selesai.

Kyuhyun melirik cangkir kopi yang akan dia teguk.

“habis! ”

Dengan malas kyuhyun berdiri meninggalkan sebentar pekerjaannya. Tidak pernah terpikirkan oleh kyuhyun jika dia harus begadang dengan ditemani kopi seperti ini. Jika dia begadang di club malam itu tak masalah, dia tidak butuh kopi. Tapi berkutat dengan angka dan huruf yang membosankan, setidaknya dia membutuhkan sedikit cafein.

“kau sedang apa? ”

Kyuhyun mengangkat cangkirnya, menunjukkan pada istrinya yang berdiri di depan pintu dapur. Sepertinya istrinya itu terbangun untuk mengambil air minum.

” sini. Biar aku buatkan” eunbi meletakkan gelas air putih miliknya dan mengambil cangkir kyuhyun.

“apa pekerjaannya belum selesai juga? ”

Kyuhyun yang bersandar pada tembok dapur dengan tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana hanya menggeleng dan eunbi bisa melihat itu dari ekor matanya.

” jangan terlalu memaksakan diri. Kau juga harus memperhatikan kesehatanmu”

“ini”

Kyuhyun meraih cangkir kopinya yang tadi kosong telah terisi cairan kental berwarna hitam. Menyeruput sedikit takut jika ada yang kurang dari kopi buatan istrinya itu.

“ini pas” gumamnya tapi masih dapat di dengar oleh eunbi.

“kau lupa jika aku pemilik coffe shop? ”

Kyuhyun mengangkat kedua bahunya sambil menyeruput kembali kopi miliknya. Ini jauh lebih enak dari kopi yang dia buat tadi.

” tidurlah dulu. Kau bisa melanjutkan itu besok. Lagipula kau kan pemilik perusahaan. ”

” kenapa? ”

” apa? ” eunbi membuat tiga lipatan di dahinya tapi kyuhyun justru tersenyum aneh.

” kenapa kau memintaku untuk tidur sekarang. ? ”

” bukankah sudah jelas. Aku memintamu untuk istirahat”

“istirahat? Bukan yang lain? ” kyuhyun menaikan sebelah alisnya yang menurut eunbi itu sangat menjengkelkan.

” apa? ”

” kau ingin aku istirahat atau-” kyuhyun sengaja menggantung kalimatnya memberi waktu pada eunbi untuk berfikir. Dan-

Astaga!

“kau gila?! ” eunbi memaki

Apa pria ini selalu mesum? Mengaitkan segala sesuatu yang menjurus ke situ? Ya ampun bagaimana eunbi bisa melanjutkan hidupnya setiap hari jika dia selalu bersama orang mesum seperti kyuhyun? Otak kyuhyun memang tidak pernah beres.

” aku hanya bertanya, kenapa meneriakiku? ”

” kau yang membuatku berteriak pria mesum ”

” mesum? Memangnya kapan aku mesum? ”

” tadi”

“tidak. Aku tidak mesum”

“iya.kau mesum ”

” tidak”

“iya. Kau bilang tadi ‘kau ingin aku istirahat atau-‘ ”

” atau? ” kyuhyun kembali tersenyum menggoda dengan sebelah alis yang dia naikan.

” atau-” eunbi membeo tidak berani melanjutkan kalimatnya.

“atau apa? ” desak kyuhyun dan

Pletak

 

Eunbi sadar kalau dia telah dipermainkan oleh kyuhyun. Kenapa dia mudah sekali diperdaya?

” kau gila? Ini sakit! ” adu kyuhyun demgan menggosok-gosok jidatnya yang terkena jitakan eunbi tiba-tiba.

“dasar pria mesum. Gila!”

“kau yang mesum. Aku hanya ingin bilang kau ingin aku istirahat atau mengganti bajuku”

“memangnya aku percaya? ”

” memangnya aku ingin mengatakan apa? Kau tidak lihat jika aku masih memakai baju kantor? ”

Eunbi terdiam. Pipinya sedikit terasa panas. Lalu apakah dirinya yang mesum?

“dan kau berfikir aku anak umur 15 tahun yang tidak mengerti otak pria sepertimu?”

“memangnya ada apa dengan otak pria sepertiku? ”

” kau-” eunbi memejamkan sebentar matanya dengan helaan nafas sangat dalam. Ini tidak akan berhenti sampai pagi jika seperti ini terus.

“baiklah. Berpikirlah sesukamu dan lanjutkan pekerjaanmu. Aku tidak peduli”

Eunbi melenggang pergi dengan kyuhyun yang sekarang tersenyum puas. Denyutan di dahinya tertutupi dengan kepuasan yang dia dapat.

“aku tidak akan melanjutkan pekerjaanku. Jadi ayo kita lakukan seperti yang ada dipikiranmu” kyuhyun berteriak agar suaranya di dengar oleh eunbi yang sudah menaiki tangga dengan telinga yang ditutup oleh kedua telapak tangannya. Setelah itu tawa kyuhyun benar-benar meledak.

“ah kenapa menyenangkan menggodanya”

“kau beruntung karena aku masih punya banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan hwang eunbi”

***

Eunbi tersenyum melihat ibunya yang sedang menerima suapan dari suster dari balik pintu. Eunbi sengaja tidak langsung masuk, pemandangan seperti ini jarang terjadi. Biasanya saat eunbi datang berkunjung ibunya hanya duduk diam di atas ranjang atau mungkin sedang menangis dan berteriak-teriak.

Kyuhyun benar rumah sakit ini memang jauh lebih baik, batin eunbi.

Kondisi ibunya semakin membaik. Eunbi yakin jika suatu saat dia bisa mengobrol dan bercanda lagi dengan ibunya. Perlahan eunbi bisa melihat cahaya putih yang mulai mendekat ke arahnya.

“eomma” sapa eunbi dan mendekat ke ranjang ibunya.

Diam. Tak ada sahutan. Masih selalu seperti ini. Tapi eunbi tahu mata itu mulai hidup, tak seredup biasanya. Ya, eunbi mungkin harus menunggu sedikit lagi untuk bisa mendengar ibunya memanggil namanya dengan benar.

“suster. Biar aku saja”

Suster itu memberikan mangkuk bubur yang masih tersisa setengah itu pada eunbi.

“aaa”

Eunbi menuntun ibunya membuka mulut menerima suapannya.

Lagi-lagi dia tersenyum saat tidak mendapat penolakan dari ibunya.

Tapi saat dia akan menyendok bubur itu lagi, Eunbi harus memberikan mangkuk itu kembali pada suster karena nada dering panggilan masuk mengganggunya.

“halo” jawab eunbi setelah menggeser tombol hijau di layar benda persegi panjang itu. Setelah itu terdengar sahutan di seberang sana

“kenapa? ”

Eunbi hanya mendengarkan apa yang dikatakan lawan bicaranya.

” iya. Aku pulang” dan sambungan terputus.

Eunbi memasukkan ponselnya.

“eomma. Aku pulang dulu kyuhyun baru saja menelepon”

***

“ada apa? ” tanya eunbi setelah sampai rumah dan melihat punggung kyuhyun, seperti pria itu sedang melakukan panggilan.

Kyuhyun berbalik.

” terserah. Kirim saja koleksi terbaik di tokomu sekarang juga” katanya pada sambungan telepon sebelum memutusnya.

“bersiaplah. Ada acara penting yang harus kita hadiri”

“acara? Apa? ”

Kyuhyun tiba-tiba menyuruhnya pulang dan sekarang dia bilang acara penting? Apa pria itu mendapat nilai e dalam mata pelajaran bahasa? Kyuhyun bahkan tidak bisa menjelaskan dengan baik. Bagaimana eunbi bisa paham dalam satu waktu jika dia hanya memotong-motong informasi yang diberikan.

“aku lupa kalau sore ini ada undangan pernikahan. Salah satu rekan bisnisku menikahkan anaknya dan kita harus datang”

“jam berapa? ” tanya eunbi bodoh

” jam enam”

Eunbi melirik jam tangannya dan mengumpat.

“kau gila? Ini bahkan sudah jam 3. Bagaimana aku bisa bersiap dalam waktu secepat itu? ”

” tenanglah aku sudah memesan gaun untukmu. Sebentar lagi pasti datang”

Bagaimana pun pria tidak akan tahu bagaimana repotnya seorang wanita berdandan  untuk acara yang penting seperti ini.  Meskipun eunbi hanya tamu undangan bukan berarti bisa datang dengan muka polos apa adanya. Dia akan banyak dikelilingi oleh orang-orang kaya yang akan selalu berlomba menampilkan penampilan terbaik mereka. Memesan gaun termahal yang ada, datang ke salon mahal hanya untuk mengecat kuku dan menata rambut. Belum juga dengan aksesoris. Eunbi tentu tidak ingin berlebihan seperti mereka tapi dia juga tidak gila dengan memakai koleksi gaunnya yang bahkan tidak dia persiapkan untuk undangan pernikahan kolega bisnis. Hanya beberapa gaun pesta sederhana yang sering dia pakai di acara teman-temannya.

Satu masalah tentang gaun mungkin sudah dipecahlan kyuhyun tapi dengan penampilannya? Eunbi bahkan masih bau matahari.

“kenapa mendadak? Kau kan bisa mengatakan setidaknya tadi malam. Apa kau berencana datang setelah pestanya selesai? ” jengkel eunbi.

” aku lupa oke. Dan kuharap kau cepat bersiap darimana mengomel seperti ini”

“mengomel? Kau-”

Eunbi menelan kalimat selanjutnya. Perdebatan ini akan panjang dan eunbi hanya akan mengulur waktunya.

Dia berbalik dan terburu-buru masuk kamar. Sambil menunggu gaun yang dikatakan kyuhyun datang eunbi akan mandi.

Setelah membasuh tubuhnya eunbi keluar. Sebuah kotak berada di atas tempat tidur.  Eunbi dapat menebak jika itu adalah gaun yang diberikan kyuhyun.

Tanpa pikir panjang eunbi segera memakainya dan memoles beberapa make up di wajahnya. Rambut sebahunya diikat untuk menambah kesan elegan. Matanya sibuk memindai koleksi perhiasannya.

“kau belum selesai? ” itu suara kyuhyun yang berteriak dari lantai bawah.

Eunbi sudah bersiap secepat yang dia bisa tapi tetep saja di terburu-buru. Hanya satu harapannya jika make up seadanya ini tidak ada yang melenceng.

” iya sebentar” teriak eunbi dan segera menyomot anting panjang berwarna silver.

Kyuhyun mengetuk-ngetukkan sepatunya sambil memainkan ponselnya. Dia bisa terlambat jika dalam lima menit eunbi tidak juga turun.

“eunbi.  Cepat! Nanti-”

“iya”

Eunbi keluar sambil sedikit membenarkan sepatu heelsnya.

Disisi lain kyuhyun terdiam. Pria itu menghentikan kalimatnya tadi bukan karena eunbi cepat menjawabnya tapi karena. Sialan! Kenapa gaun hitam yang ekornya sedikit menyapu lantai itu sangat pas membentuk lekuk tubuh eunbi.

Sadarlah kyuhyun!

Tamparnya pada dirinya sendiri.

“ehem” kyuhyun berdehem setelah eunbi berdiri disampingnya.

“kau sudah siap? Ayo cepat kita bisa terlambat”

Setelah itu kyuhyun siap pergi tapi pria itu berbalik lagi pada gadis itu setelah mendengar eunbi berbicara.

“aku akan pamit dulu pada kakak ipar”

Eunbi melenggang pergi tapi pergelangan tangannya tertahan.

Eunbi berkata dengan raut wajahnya pada kyuhyun yang baru saja menahannya ‘ada apa?’

“kenapa memakai gaun seperti ini? ”

Eunbi menekuk alisnya.

” kau kan yang memesannya. Gaun ini ada di atas tempat tidur tadi”

Kyuhyun mengumpat dalam diam. Seharusnya tadi kyuhyun bilang pada pegawai toko itu untuk tidak memberikan gaun yang terlalu terbuka. Mungkin dari depan gaun hitam itu tidak terlalu terbuka, sama seperti gaun pada umumnya tapi bagian belakang? Hampir semua punggung eunbi terekspos. Bahkan kyuhyun bisa memastikan jika gadis itu tidak memakai bra sekarang. Rambut yang diikat semakin memperjelas kulit mulus punggungnya. Sialan!  Lagi-lagi kyuhyun mengumpat. Ini bahkan pertama kalinya dia melihat lebih banyak kulit eunbi yang terekspos. Gaun pernikahannya masih bisa menutupi punggung itu, tapi sekarang? Disaat dia pertama melihatnya hari ini dia harus berbagi juga pada orang lain dipesta nanti?

“kau ingin kita terlambat? ”

Suara eunbi membuyarkan pikiran kyuhyun. Tanpa sadar kyuhyun sudah ditinggalkan eunbi yang masuk ke kamar min soo.

” bagaimana aku bisa membiarkannya sendiri di pesta nanti? ”

***

Tanpa ragu eunbi melingkarkan tanggannya di lengan kyuhyun. Tapi sadarkah dia bagaimana perasaan pria itu? Sejak tahu gaun yang dipakai eunbi pikiran kyuhyun bahkan tidak bisa tenang.

Ballroom hotel sudah penuh dengan orang-orang. Kyuhyun mengambil duduk di meja yang sudah tertuliskan namanya. Sebuah meja bundar yang sudah terisi oleh dua orang.

“cho kyuhyun” sapa salah satu orang yang duduk disana.

“lee donghae” balas kyuhyun.

“dia istri mu? ” merasa itu membahas tentangnya eunbi tersenyum.

” iya. Kenalkan dia istriku eunbi”

“halo” sapa eunbi ramah.

“senang bertemu denganmu. Aku lee donghae teman kyuhyun dan ini istriku lee hana”

“aku pikir waktu itu kau bercanda saat mengirimkan undangan pernikahan padaku. Tapi aku tidak ragu lagi setelah melihat istrimu. Kurasa jika kau tidak cepat menikahinya dia sudah akan menjadi istri orang lain” canda donghae.

Bahkan pria yang duduk di samping iatrinya bisa mengatakan hal seperti itu. Istrimu cantik? Apa dia ingin mati? Batin kyuhyun.

“tentu saja. Sekarang tidak akan ada pria yang akan mendekatinya karena sekarang dia sudah menjadi istriku”

Donghae terkekeh. Seorang anak cassanova bisa mengatakan hal seperti itu? Sebuah perkataan untuk melindungi apa yang menjadi miliknya. Dongahe tidak tahu jika kyuhyun juga punya sisi seperti itu. Dia pikir sebelumnya kyuhyun hanya akan menggombali gadis-gadis cantik tanpa perlu mengikat sebuah komitmen. Tapi sekarang dongahe tahu jika pemikiran seperti itu salah. Kyuhyun sudah berubah.

Baru kyuhyun akan menimpali suara mc mengalihkan perhatian mereka. Dua orang yang berdiri di depan tampak tersenyum bahagia dan mengulang kembali janji suci yang telah mereka ikrarkan tadi siang dengan saling menatap.

Eunbi sedikit dibuat iri karena mereka berdua tampak sangat mencintai satu sama lain. Sekilas pikirannya kembali pada pernikahannya. Apa dia tampak seperti itu waktu itu?

Sebuah jas tiba-tiba menyentuh kulitnya membuat eunbi menoleh pada kyuhyun yang menyampirkan jas yang tadi dia pakai ke pundak eunbi.

“lebih baik kau memakai ini. Terlalu dingin disini” bohong kyuhyun. Dia hanya mengkhawatirkan tatapan mata-mata berdosa disekitar sini.

Eunbi melepaskan jas itu dan meletakkannya di pangkuan kyuhyun.

“jangan konyol. Itu bisa merusak penampilanku, lagi pula aku tidak kedinginan”

Kyuhyun menggeram menatap gadis yang kembali fokus kedepan.

“apa dia tidak sadar jika gaunnya sekarang terlalu bahaya” batin kyuhyun.

Bahaya untuknya. Bagaimanapun juga kyuhyun tidak rela jika bagian tubuh istrinya menjadi konsumsi publik. Tapi jika dia mengatakan hal itu pada eunbi, sudah pasti kyuhyun akan ditertawakan.

Memangnya kenapa kyuhyun harus peduli ?!

***

“baiklah sekarang kita bersulang untuk pasangan pengantin kita. Bersulang” suara mc menginstruksi semua orang untuk mengangkat gelas mereka dan bersulang.

“baiklah bagi para pasangan silahkan kalian pergi ke lantai dansa”

“kau tidak ingin pergi? ” donghae yang sudah berdiri mengandeng tangan istrinya menatap aneh kyuhyun yang hanya diam saja memegang gelas wine.

” tidak” jawabnya singkat.

“kau bercanda. Ini salah satu hal romantis yang bisa dilakukan pengantin baru seperti kalian”

“pergilah. Aku akan menunggu kalian disana”

Setelah itu donghae pergi dan kyuhyun sedikit melirik eunbi.

Apa dia harus berdansa juga?

“kau tidak- tidak ingin berdansa? ” tanya kyuhyun akhirnya.

Eunbi menggeleng.

” aku tidak bisa”

Jawaban eunbi hampir membuat kyuhyun menyemburkan minumannya. Ya ampun, kyuhyun rasa eunbi sudah sering ada dipesta seperti ini tapi bagaimana bisa dia tidak bisa berdansa? Hanya mengerakkan kaki sesuai irama.

“kau bercanda? ”

Eunbi menoleh menatap kyuhyun

” apa wajahku tampak bercanda? ”

Kyuhyun tampak berfikir sebentar sebelum meletakkan gelas miliknya dan berdiri.

” berdirilah”

“sudah kubilang, aku tidak bisa”

Dasar keras kepala!

Apa mereka juga harus berdebat untuk masalah ini?

Kyuhyun menarik tangan eunbi, memaksanya untuk berdiri.

“kyu” protes eunbi

“ikuti saja aku”

Akhirnya eunbi mengalah juga, membiarkan kyuhyun menuntunnya ke lantai dansa.

Pria itu menghadap padanya dan tanpa ragu melingkarkan tangannya di pinggang eunbi membuatnya sedikit berjingkat kaget. Tapi seperti patung eunbi hanya diam. Kyuhyun tidak sabar. Dia meraih tangan kanan eunbi dan meletakknya di pundaknya.

“letakan tanganmu disini”

Ragu-ragu eunbi mengangkat tangan kirinya dan ikut meletakkan dipundak kyuhyun.

“bagus” puji kyuhyun dengan seringaian yang tiba-tiba terbit entah karena apa.

Dalam irama musik dansa perlahan kyuhyun bergerak. Eunbi hanya mengikuti alur kyuhyun, ke kanan dan ke kiri.

“aku tidak tahu jika mereka mengirimkan gaun ini. Jika aku tahu aku akan melarang mereka” kata kyuhyun lirih tapi masih bisa ditangkap oleh telinga eunbi karena posisi mereka yang sangat dekat.

“kenapa? Gaun ini cantik” jawab eunbi polos.

“kupastikan jika kau tidak memakai bra sekarang? ”

Secepat kilat eunbi mendongak menatap kyuhyun.

Dia ingin mati?!

” semua orang akan berfikir begitu jika melihat gaunmu sekarang” lanjut kyuhyun

“itu alasannya aku memberimu jasku tadi. Kau terlalu sempurna memakai gaun ini sampai aku ingin mencongkel mata mereka yang menatapmu”

Pipi eunbi memerah. Kenapa sangat hangat. Perasaan ini. Kata-kata kyuhyun sangat menghangatkan sampaj membuat pipinya memanas.  Eunbi suka.  Eunbi suka getaran aneh yang tiba-tiba muncul dalam hatinya. Eunbi suka. Suka mendengar kalimat kyuhyun tadi.

“aku memang tidak memakai bra sekarang karena terlalu aneh jika aku memakainya” aku eunbi

Kyuhyun menelan ludahnya. Astaga apa gadis ini terlalu jujur?

“apa kita harus membahas ini lebih lanjut? ”

” hem? ” eunbi menautkan alisnya.

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya.

” cukup. Kita ganti topik saja” putusnya

“kenapa? ”

Kyuhyun memutar bola matanya.

” hanya hentikan saja”

Eunbi terkekeh.

Kyuhyun bisa mendengar tawa kecil yang keluar dari mulut eunbi. Aish ternyata gadis yang tadi kyuhyun pikir polos memiliki otak srigala. Licik.

“Memangnya apa yang kau pikirkan. Mesum” ejek eunbi dengan senyum nakalnya.

Ya ampun eunbi ingin tertawa sekencang-kencangnya. Muka kyuhyun sangat lucu.

Dia dipermainkan. Lagi. Apa terlalu mudah baginya dipermainkan seperti ini? Hwang eunbi kau sudah melewati batas.

“memangnya aku tidak boleh membayangkan tubuh istriku tanpa bra atau mungkin tanpa benang sekalipun? ”

Eunbi mematung dan hanya mampu mengedipkan matanya berkali-kali sambil menatap kyuhyun aneh, Mata yang sekarang di tatapnya terasa hangat dan membahayakan dalam waktu bersamaan.

” aku bahkan berhak menikmatinya. Seperti ini”

Tanpa aba-aba kyuhyun mendekatkan dirinya. Sebuah permukaan yang basah menyapu bibirnya.

Kyuhyun mencium eunbi!

Dan gadis itu hanya mematung membiarkan kyuhyun bermain. Tapi perlahan eunbi memejamkan matanya dan membalas kyuhyun.

Candaan yang tadi mereka lontarkan menjadi sangat serius sekarang.

Kyuhyun semakin dalam menarik tengkuk eunbi karena balasan gadis itu. Kyuhyun merubah posisinya kepalanya,mencari posisi miring yang paling nyaman untuknya dan untuk eunbi.

Nafas mereka tersenggal dan sama-sama menyapu wajah masing-masing. Kening mereka masih menempel.

Prok prok prok

Suara riuh tepuk tangan menyadarkan mereka berdua membuat mereka sadar dan buru-buru mengambil jarak.

Sialan! Ciuman mereka menjadi tontonan bagi mereka!

“wahh ternyata mereka lebih romantis dari pasangan pengantin sekarang”

“mereka romantis sekali”

“pengantin baru memang seperti itu”

Eunbi menelan ludahnya. Ya ampun. Dia mempermalukan dirinya sendiri. Bagaimana dia bisa mengangkat wajahnya sekarang.

Ciuman di depan umum? Memalukan!!

semua ini karena kyuhyun. Dasar pria mesum!

—-TBC—

 

Author’s note : Bab 9 uda up 🙂 gimana nih dengan bab yang satu ini? tinggalkan komentar kalian ya dan jangan lupa like. Share juga boleh hehehe

oke see you di part selanjutnya 🙂

btw, jangan lupa main ke wattpad @hanni_95 oke 🙂 ❤ ❤

love you all