NOT A CONTRACT MARRIAGE (BAB 14)

oke, ini author repost bab yang satu ini, karena author enggak tahu kenapa tiba-tiba tanda petiknya hilang. dan daripada kalian makin bingung baca ff ini makanya aku repost ulang.

—happy reading—

Kyuhyun tersenyum dengan mata yang masih tertutup. Gerakan halus dalam pelukannya membuat senyumnya merekah secara otomatis. Lengan yang terasa sedikit kaku karena dijadikan bantal oleh eunbi tak berarti apa-apa. Dia sangat mencintai gadis ini. Sangat!

Eunbi merubah posisi tidurnya menghadap dada kokoh suaminya. Sinar matahari yang sudah masuk lewat celah jendela masih saja membuat dia malas untuk membuka mata. Pelukan kyuhyun terasa sangat nyaman, jauh lebih nyaman dari pelukan yang pernah dia rasakan sebelumnya. Ini luar biasa! Pagi ini seolah semua bermekaran di atas kepalanya, semua kebahagiaan berkumpul di bawah kakinya sampai eunbi lupa kalau dia pernah bersedih sebelumnya. Kyuhyun telah merubah segalanya, kehidupannya, rasa sedihnya. Hanya satu pinta eunbi pada Tuhan saat ini, jika dia tidak akan dipisahkan dengan kyuhyun. Merasakan kebahagiaan ini selamanya sampai maut menjemputnya.

Perlahan jari-jari kyuhyun menyibak sedikit rambut yang menutupi wajah eunbi, pagi yang indah dengan eunbi berada di pelukannya. Tak pernah sebahagia ini saat kyuhyun menyapa pagi. Gerakan halus itu membuat eunbi membuka matanya perlahan. Dan senyuman manis kyuhyun di pagi hari membuat dia tersipu dengan sendirinya menularkan senyum bahagia di wajahnya. Tanpa permisi kyuhyun mengecup bibir eunbi, satu kali, dua kali, tiga kali. Kyuhyun bahkan tidak akan puas jika itu sampai seratus kali. Eunbi diam dan tersenyum. Kedua tangannya melingkar pada tubuh kyuhyun yang masih bertelanjang dada.

“aku mencintaimu” kata kyuhyun tepat di telinganya membuat eunbi lagi-lagi tersipu malu. Pria itu memang pintar untuk membuat gelombang kebahagian untuknya.

“aku juga mencintaimu” jawab eunbi dengan suara yang masih serak khas bangun tidur.

Kyuhyun ikut merapatkan pelukannya pada eunbi, sesekali dia memainkan jarinya di punggung eunbi yang masih polos tanpa baju.

“apa kau tidak ingin bangun?”

Eunbi menggeleng

“baiklah. Aku bisa meminta naeun memberikan satu malam gratis lagi untuk kita”

Shit!

Eunbi menjauhkan tubuhnya dari kyuhyun

“naeun? “

“kenapa? Hotel ini punya naeun dan akan lebih baik jika kita bisa menginap disini secara gratis”

“wah. Kau memang luar biasa cho kyuhyun. Jadi kenapa tidak kau minta naeun saja tadi malam untuk tidur denganmu?”

“kau masih cemburu dengan naeun? Aku bahkan sudah menceritakan semua masa lalu kami padamu”

“ck!”

Cup

Sekali lagi kyuhyun mengecup bibir eunbi.

“aku bercanda. Kalau kau ingin malam panas seperti tadi malam kita bisa melakukannya dirumah dan se.ti.ap.ha.ri”

“jadi jangan meminta itu padaku”

“kau benar-benar marah?”

“cepatlah bangun dan mandi tuan cho. Aku ingin cepat kembali ke rumah” kata eunbi setelah duduk di atas ranjang sambil menggelung rambutnya ke atas.

“aku bercanda tentang naeun. Jadi jangan marah. Oke? Oke?”

Dan diam. Eunbi diam. Tidak menjawab walau hanya kata oke saja. Baiklah cho kyuhyun, sepertinya kau menghancurkan kesempatan untuk menikmati malam indah seperti tadi malam. Oh! Jika tahu eunbi masih sangat sensintive tentang naeun maka kyuhyun tidak akan menggodanya seperti tadi. Kyuhyun memang bodoh!

**

Kyuhyun memutar bola matanya, melirik eunbi yang masih acuh lewat ekor matanya. Ternyata saat wanita marah maka seorang pria yang terkenal mahir dalam memenangkan hati para wanita bisa kerepotan juga seperti kyuhyun.

Lift itu masih bergerak turun dan eunbi masih betah mendiami kyuhyun sejak tadi pagi. Oh! Lupakan pagi romantis yang hanya bertahan beberapa menit tadi. Sejujurnya eunbi tidak begitu marah pada kyuhyun, dia hanya ingin saja sedikit menghukum kyuhyun. Tadi malam pria itu benar-benar mempermainkan eunbi tentang naeun bahkan sampai tadi pagi, maka terimalah pembalasannya cho kyuhyun!

Satu lantai lagi dan mereka akan sampai di lobi hotel.

Tapi tidak bisa! Batin kyuhyun

tidak sebelum kyuhyun mendapatkan maaf dari eunbi.

“kau apa-apaan?” tanya eunbi marah karena kyuhyun menekan angka 10. Untuk apa mereka naik lagi? Ingin membuang waktu di dalam lift?

“oh. Baiklah. Kita selesaikan ini sekarang” kata kyuhyun

“apa?”

“jangan pura-pura bodoh istriku. Kau mendiamiku hampir dua jam sejak tadi pagi”

“lalu?” wanita memang pintar berbelit-belit. Pura-pura tidak tahu dan bodoh, nyatanya mereka tahu pasti dan jelas apa yang sedang kyuhyun ingin jelaskan.

“aku bahkan sudah berterus terang padamu tentang hubunganku dengan naeun dulu. Kita tidak ada apa-apa. Dan masalah tadi pagi? Kau tahu aku hanya bercanda dan menggodamu saja. Jadi aku mohon jangan lagi mendiamiku seperti ini” kyuhyun memelas, memegang kedua tangan eunbi seperti memohon padanya untuk tidak memenggal kepalanya sekarang.

“aku tak masalah jika kau ingin kembali pada naeun”

“eunbi ayolah. Kau tahu aku bahkan tak bermaksud untuk itu”

“atau kau ingin menjadikannya istri keduamu? Aku akan setuju”

Kyuhyun tampak menghela nafasnya dalam-dalam. Setelah itu kyuhyun melepaskan genggaman tangannya pada tangan eunbi.

“jika kau ingin seperti itu baiklah. Jangan menangis saat aku membawa naeun ke rumah sebagai istri keduaku”

Sialan!

Mulutmu cho kyuhyun!

Eunbi menghentakkan kakinya keras dan menatap kyuhyun marah. Kali ini sangat marah!

“kalau begitu ceraikan aku dulu”

-ting-

Eunbi akan keluar saat lagi-lagi kyuhyun menutup pintu lift dan menekan lantai 10.

“apa maksudmu?” sungut eunbi

“jangan katakan tentang istri kedua apalagi perceraian. Kau tahu kalau hanya kau wanita yang aku cintai. Tidak ada naeun atau wanita lain. Hanya dirimu.”

Eunbi merona tanpa sadar.

Sudah eunbi katakan sebelumnya jika kyuhyun pintar membuat perasaannya seperti roller coaster. Pria ini gila! Terlalu gila sampai eunbi sangat mencintainya.

“jangan istri kedua lagi. Kau paham?”

Eunbi ingin berteriak ya! Tapi egonya masih terlalu tinggi. Tidak keren jika dia secepat itu luluh pada kyuhyun. setidaknya eunbi akan berusaha untuk tidka tertarik pada kyuhyun secepat ini.

“kau tidak ingin menjawab? Apa aku harus menelanjangimu dulu baru kau menjawab?”

“yak!” spontan eunbi berteriak. Ancaman apa itu? Menelanjangi?

“aku akan mem-“

Kyuhyun membungkam eunbi dengan ciumannya. Membuat eunbi lagi-lagi harus tunduk pada kyuhyun. dan entah sejak kapan eunbi ikut membalas ciuman kyuhyun. Rasa egonya tadi tiba-tiba hilang. Kenapa hanya karena ciuman kyuhyun eunbi bisa melupakan segalanya, rasa marahnya bahkan tempat mereka berciuman.

Ehem

Deheman seseorang membuat eunbi yang sejak tadi memejamkan matanya membukanya secara cepat.

Oh my god! Runtuknya dalam hati dan langsung mendorong kyuhyun.

Kyuhyun merenggut tidak suka karena ciumannya tiba-tiba dipotong oleh eunbi. Mata pria itu lantas mengikuti eunbi. Seorang wanita sudah berdiri di depan pintu lift yang tanpa mereka sadari sudah terbuka. Jadi ciuman mereka tadi menjadi tontonan?

“aku rasa aku menganggu kegiatan kalian”

“tidak-tidak-maksudku kau tidak mengganggu naeun shi” kata eunbi cepat. Dan keluar dari dalam lift.

“ya, kau baru saja mengganggu” itu suara kyuhyun. terdengar sangat tidak bersahabat. Apa dia benar-benar kesal karena ciuman tadi terpotong. Eunbi kira kyuhyun akan kembali menggoda eunbi dan membuatnya cemburu seperti yang sudah-sudah.

“maaf. Tapi aku bisa memberikan kalian kamar jika ingin. Ini lift tuan cho”

“ya. Kurasa itu lebih baik. Tapi sayangnya istriku ini tidak ingin menginap disini lagi”

Mata eunbi membesar menatap kyuhyun.

“bukan begitu istriku?” tanya kyuhyun pada eunbi.

“ah. Bukan begitu. tapi kita ada acara nanti malam. Jadi kita tidak mungkin menginap disini lagi lagipula minsoo eonni sendirian di rumah”

“baiklah. Kalau begitu aku pergi dulu. Semoga hari kalian menyenangkan”

“ya, terima kasih naeun shi. Semoga harimu juga menyenangkan”

Setelah itu naeun pergi meninggalkan eunbi dan kyuhyun.

“aku tidak tahu kalau kau juga bisa akrab dengan naeun” kata kyuhyun tiba-tiba.

“akrab? Itu bukan akrab cho kyuhyun tapi basa-basi”

“kau masih cemburu rupanya dengannya.”

“tidak! aku hanya tidak akan memberi dia celah untuk merebutmu dariku”

“Eh?”

“bukannya kau sudah bilang kalau hanya aku wanita yang kau cintai”

Kyuhyun tersenyum. Memahami wanita itu ternyata lebih sulit memahami rumus matematika ya.

“tidak akan ada wanita lain”

“akan aku pegang kata-katamu”

“baiklah nyonya cho. Kau bisa pegang kata-kataku”

***
Semakin hari hubungan kyuhyun dan eunbi semakin dekat. Akan ada eunbi dalam pelukan kyuhyun saat dia membuka mata, dan itu adalah pengalaman dan kebiasaan yang sangat kyuhyun syukuri. Memiliki eunbi dalam dekapannya. Jatuh cinta memang luar biasa. Seolah kyuhyun tidak bosan untuk memeluk dan mencium aroma shampoo yang dipakai eunbi setiap harinya.

Jika kyuhyun mengingat kembali masa lalu dia akan tersenyum sendiri melihat betapa bodohnya dia. Menolak tawaran kakaknya untuk dikenalkan eunbi, berfikir kalau dia bahkan bisa mencari gadis seperti itu dengan mudah. Tapi sekarang kyuhyun sadar kalau itu bukan pemikiran yang benar. Eunbi. Dia adalah satu-satunya wanita yang tidak akan dapat tergantikan atau disamakan dengan siapapun. Dia terlalu special. Cinta memang selalu punya cara untuk mencari pemiliknya. Jika dulu kyuhyun tidak pernah membayangkan kalau dia akan menjadi seorang suami dengan secepat itu dan tanpa persiapan apapun terlebih tanpa adanya perasaan cinta, tapi sekarang entah sudah berapa kali dia mengatakan ini kalau dia benar-benar mensyukuri hal itu. Pernihakannya dan memiliki istri seperti eunbi.

“apa ada yang lucu sampai kau tersenyum seperti itu?”

Sedari tadi rupanya kyuhyun bernostalgia di tengah pintu dapur sambil memandang eunbi yang melakukan rutinitasnya.

“hanya ingin saja” jawabnya sambil melangkah masuk ke dalam dapur.

“aku selalu ingin tersenyum saat bersama dengamu” katanya lagi dan mulai memeluk eunbi dari belakang.

“gombal” ketus eunbi.

“aku berkata jujur”

“baiklah anggap aku percaya. Dan sekarang bisakah kau membiarkanku melanjutkan pekerjaanku?”

“ada ahjumma yang akan mengerjakannya. Kau bisa membantuku saja”

Eunbi berbalik dengan tangan kyuhyun yang masih memeluknya.

Sesaat eunbi menghela nafasnya, tapi kemudian tanggannya begitu lincah membenarkan dasi yang sengaja belum kyuhyun pasang. Pria itu mempunyai kebiasaan baru, tidak pernah memasang dasinya dengan benar, kyuhyun hanya akan mengalunggkannya di leher tanpa mengikatnya.

“apa kau sudah lupa bagaimana caranya mengikat dasi?” sindir eunbi.

“bukankah kau juga menyukai hal ini?”

Eunbi tersenyum. Bukankah itu sudah terlihat jelas di wajahnya.

“baiklah sudah selesai”

“apa tidak ada ciuman selamat pagi?”

Ya, ujung-ujungnya juga kesini. Dasar kyuhyun!

“bukannya kau sudah menerimanya setelah bangun tidur tadi?”

Kyuhyun menggeleng.

“itu tadi hanya kecupan bukan ciuman”

Apakah sekarang menjadi masalah jika itu kecupan atau ciuman? Bagi eunbi sama saja. Tapi mungkin tidak bagi kyuhyun.

“kau ingin aku paksa atau memberinya secara sukarela?”

Pertanyaan apa itu? Itu terdengar seperti ancaman menjijikkan cho kyuhyun. Tapi dengan paksa sepertinya bukan solusi yang tepat.

“baiklah”

Perlahan eunbi menutup matanya. Tapi selama sepuluh detik dia tidak merasakan apapun. Jadi apakah kyuhyun baru saja mengerjainya?

Sebelah matanya dia buka. Dan sial! Kyuhyun memamerkan senyum evilnya.

“rupanya kau memang ingin aku cium”

Eunbi mendengus kesal.

Setelah itu dia merasakan kalau bibirnya sudah bertemu dengan bibir kyuhyun. Pria itu tersenyum di sela ciumannya.

Menyebalkan! Batin Eunbi.

“ini masih terlalu pagi untuk bermesraan”

Damn!

Eunbi mendorong kyuyun dan menatap kakak iparnya salah tingkah. Sementara kyuhyun hanya mengumpat tidak jelas karena kegiatannya terganggu.

“kau mengangguku saja nuna. Awh!”

Kyuhyun merasakan cubitan di perutnya.

“sebaiknya kita ke meja makan saja eonni. Ahjumma tolong lanjutkan masakannya” eunbi buru-buru mendorong kursi roda minsoo ke meja makan.

***

Mobil kyuhyun berhenti di depan coffee shop.

“kyu?” kata eunbi setengah terkejut karena pintu ruangannya tiba-tiba terbuka.

Kyuhyun tersenyum

“ada apa? ” tanya eunbi menghampiri kyuhyun.

” kita mendapatkannya”

“apa? ”

” bukti tentang ibumu. Yumi melakukan pekerjaannya dengan baik”

“ja-jadi maksudmu yoona-? ” kata eunbi tergagap.

Kyuhyun mengangguk sebagai balasan.

” kau bisa membawa bukti-bukti itu sekarang ke polisi”

“kenapa menangis?” kata kyuhyun lagi dan menghapus air mata eunbi dengan ibu jarinya. Tapi eunbi malah menggeleng dan tersenyum.

“jangan menangis”

“aku terlalu bahagia” kata eunbi

“terima kasih” lanjutnya dan memeluk kyuhyun.

“kau tidak perlu berterima kasih padaku karena kau adalah istriku”

***

Yoona menatap eunbi malas. Wanita itu tersenyum mengejek pada eunbi. Tidak ada sedikitpun rasa penyesalan atau permintaan maaf keluar dari mulutnya untuk eunbi. Wanita itu masih telihat sama angkuhnya seperti biasa, baju tahanan itu sepertinya tidak berpengaruh untuknya.

“kau ingin mengolokku karena kau berhasil membawaku masuk kesini? ” tanya yoona menyindir.

” tidak. Aku hanya ingin memastikan kalau kau menerima apa yang seharusnya”

Yoona menyeringai.

“ingat eunbi. Kau mungkin bisa memasukkanku ke dalam penjara tapi aku juga bisa memastikan kalau nanti kau yang akan mengeluarkanku”

“omong kosong!”

Yoona menyondongkan tubuhnya ke depan. Matanya menatap lurus ke arah eunbi.

“kau mungkin tidak tahu dengan kau membawaku kesini kau justru menghancurkan hidupmu sendiri”

“ayahmu, ibumu, atau kyuhyun. kau ingin aku memulai dari mana?” lanjut yoona

“kau tidak akan bisa melakukan hal itu lagi!” kata eunbi setengah membentak.

***

Eunbi memutar jarinya di pinggir gelas, sebelah tanggannya menopang dagunya. Entah kenapa tanpa sadar pikirannya teracuni oleh kata-kata yoona tadi siang. Ternyata ini bukanlah akhirnya, pikirnya.

“apa yang kau lakukan malam-malam begini di dapur?”

Eunbi menoleh dan kyuhyun sudah duduk di kursi disampingnya.

“kenapa kau terbangun? Ada yang kau butuhkan?”

“karena kau tidak ada disampingku” jawab kyuhyun enteng. Tapi itu memang benar. Entah sejak kapan kehadiran eunbi di sampinnya saat tidur menjadi sangat penting sampai dia bisa terbangun karena tempat disampingnya kosong.

Eunbi tampak sedikit menarik ujung bibirnya.

“maaf kalau kau terbangun karenaku”

Kyuhyun menggeleng.

“itu tak masalah. Jadi kenapa? Ada yang mengganggu pikiranmu?”

“aku pikir ini bukanlah akhirnya”

“apa? Kau masih belum berbicara dengan ayahmu?”

Bukannya menjawab eunbi malah menghela nafasnya. Ayahnya? Eunbi bahkan lupa kalau ayahnya juga mungkin sedang terluka. Tapi entahlah.

Kyuhyun menggeser kursinya mendekat pada eunbi, dan menarik wanita itu ke dalam tubuhnya.

“temuilah dia besok. Mungkin dia tidak punya banyak keberanian untuk datang padamu”

Eunbi melingkarkan tangganya di perut kyuhyun, memejamkan matanya dan menciumi bau kyuhyun lebih intens. Aroma tubuh yang bisa membuatnya tenang. Eunbi dapat merasakan kalau berkali-kali pelipisnya mendapat sebuah kecupan dari kyuhyun.

“apa kau mau menemaniku menonton film? Aku masih belum ingin tidur”

Kyuhyun menjauhkan tubuhnya dan mengelus pipi eunbi gemas.

“tentu saja. Kita akan menonton di kamar saja”

***

Dering ponsel eunbi terdengar sangat keras di tengah malam seperti ini. Dengan mata yang masih setengah tertutup dia berusaha mengambil ponselnya.

“halo” sapa eunbi dengan suara paraunya.

“ini dari rumah sakit seoul”

“rumah sakit?”

“ibu anda. Maksud saya nyonya hwang meninggal dunia”

“apa??!” eunbi langsung terduduk. Matanya yang tadi masih terasa berat sekarang menghilang. Ini hanya lelucon kan? Katakan padanya jika yang baru saja dia dengar adalah sebuah mimpi karena dia belum benar-benar terbangun dari tidurnya.

“akan saya jelaskan nanti di rumah sakit. Sebaiknya anda kesini segera” suara itu terdengar sangat buru-buru. Jadi apakah yang eunbi dengar tadi adalah sebuah kenyataan?

“eunbi. Eunbi” kyuhyun menguncang tubuh eunbi karena gadis itu tiba-tiba mematung dengan ponsel yang sudah terjatuh dipangkuannya. kyuhyun ikut terbangun karena teriakan eunbi.

“eunbi!” panggil kyuhyun lagi

Eunbi menoleh tapi dia tidak menjawab, setelah itu dia langsung turun dari ranjang tergesa-gesa dan meraih sweeter dari dalam lemari secara acak.

“kau mau kemana?”

Kyuhyun menarik tangan eunbi membuatnya berbalik menghadap kyuhyun.

“eunbi. Apa yang terjadi?” tanya kyuhyun menuntut

Mata eunbi tampak tidak tenang. Bola matanya bergerak ke kanan dan kekiri, bahkan kyuhyun bisa melihat kalau sekarang mata itu sudah di penuhi oleh air mata yang siap menetes.

Kyuhyun memegang kedua lengan eunbi.

“siapa yang menelpon?” tanya kyuhyun lembut.

“aku-aku-itu-rumah sakit” jawab eunbi terbata. Jantungnya masih berpacu sangat cepat dengan pikiran tak karuan membuat dia sangat bingung harus bagaimana.

“rumah sakit?” kening kyuhyun terlipat. Tapi dia mencoba untuk tetap tenang.

“ibu” kali ini eunbi menatap tepat pada mata kyuhyun seolah meminta bantuan pada laki-laki itu. Eunbi ingin kyuhyun bilang kalau ‘kau hanya bermimpi’ bisakah?

“mereka bilang ibu meninggal”

“apa?!”

“itu tidak benarkan?”

Kyuhyun buru-buru meraih tubuh eunbi dan memeluknya. Kyuhyun tidak tahu apa yang harus dia lakukan tapi yang pertama dia harus menenangkan eunbi yang sudah menjatuhkan air matanya.

“ibuku tidak pergikan kyu?” kata eunbi di sela tangisnya.

“tenanglah. Kita akan ke rumah sakit sekarang”

“kau jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja”

“aku akan mengambil jaket dulu dan kita akan pergi ke rumah sakit sekarang”

Seperti biasanya, eunbi selalu merasa lebih tenang saat pria itu ada disampingnya. Kyuhyun selalu bisa membuat eunbi merasa kalau dia tidak sendiri, ada orang lain yang selalu akan berada disampingnya. Tuhan begitu baik pada eunbi mengirimkan kyuhyun untuknya. Eunbi tidak yakin apakah saat dia sendiri tanpa kyuhyun dia akan bisa setegar ini.

Perjalanan malam ini terasa lebih lama dari biasanya bagi eunbi, padahal lalu lintas sangat lenggang. Sebelah tanggan kyuhyun terus menggengam tangan eunbi. Memberikan istrinya itu kekuatan dan ketenangan, mencoba mengatakan pada eunbi jika semuanya akan baik-baik saja. meskipun kyuhyun bahkan tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi. Sebuah telepon di tengah malam, semoga itu hanya ulah orang iseng.

Di depan rumah sakit terlihat lebih ramai dari malam-malam sebelumnya, tampak mobil polisi terparkir di depan gedung rumah sakit. Beberapa orang berkerumun di samping pintu masuk rumah sakit. Ada police line yang sudah terpasang disana.

Langkah kaki eunbi yang terasa sangat berat membuat jalannya sedikit lebih lambat. Semakin dekat dia mendengar suara orang berbicara, ada orang bunuh diri.

Kyuhyun masih setia berjalan disamping eunbi dengan tangan yang semakin erat menggenggam tanggannya. Rumah sakit tampak sangat kacau malam ini, ya kyuhyun berharap kalau ini bukanlah pertanda buruk bagi mereka.

“anda putri keluarga hwang?” seorang polisi tiba-tiba menghampiri kyuhyun dan eunbi.

“ada apa?” tanya kyuhyun mencoba setenang mungkin

“nyonya hwang ditemukan bunuh diri dengan meloncat dari atas gedung, saya ingin meminta keterangan dari anda”

Deg.

Jantung eunbi seolah berhenti berdetak. Suara itu seperti halilintar yang tepat berada di atas kepalanya.

Tanpa sadar eunbi langsung berlari dan membelah beberapa orang yang berkerumun. Seorang wanita paruh baya dengan baju rumah sakit tergelatak di bawah kaki eunbi dengan darah yang mengalir dari kepalanya. Tubuh eunbi tiba-tiba menjadi sangat lemah seperti tak bertulang. Gadis itu terduduk di halaman rumah sakit.

“ibu.ibu.ibu” panggil eunbi dengan suara yang sedikit tenggelam karena laju air matanya.

“ibu! Ibu! Bangun! “ eunbi berteriak dengan tenaga yang berhasil dia kumpulkan.

‘ini tidak mungkin! Semua ini tidak nyata!’ berkali-kali eunbi mencoba berfikir seperti itu, tapi kenyataan menamparnya kalau matanya masih sehat dan masih bisa mengenali kalau wanita yang sekarang tergeletak di lantai itu adalah ibunya.

“ibu!” teriak eunbi untuk kesekian kalinya.

Kyuhyun duduk disamping eunbi. Menghela nafasnya dalam-dalam.

“eunbi. Bangunlah.” Pinta kyuhyun sangat lembut.

“bangun! Jangan tinggalkan aku sendiri” eunbi masih terus merancau, memaksa ibunya yang sudah tak bernyawa untuk membuka mata.

“bangunlah” kali ini kyuhyun memegang kedua lengan eunbi dan memaksanya untuk berdiri. Tapi eunbi menolak.

“tidak! Ibu tidak boleh meninggalkanku! Bangun, aku mohon” tangis pilu eunbi ikut menyayat hati kyuhyun. Melihat orang yang sangat dia cintai begitu terluka dan kyuhyun bahkan tidak bisa melakukan apapun untuk itu benar-benar menyakiti hatinya.

Sebuah pelukan hangat dan tangan yang melingkar di perut eunbi membuat eunbi sadar kalau dia tidak sendiri sekarang. Ada orang yang berada di belakangnya yang akan terus mengguatkan eunbi

“tenangkan dirimu dulu. Semuanya akan baik baik saja. ada aku disini” kata kyuhyun begitu menenangkan.

“biarkan polisi menyelesaikan masalah ini terlebih dulu”

Dan kali ini saat kyuhyun membantu eunbi untuk berdiri, gadis itu menurut. Atau mungkin eunbi sudah lelah untuk terus meneriaki ibunya yang bahkan tidak membuka satu kali saja.

Eunbi duduk di kursi lobi rumah sakit. Dari jarak lima meter eunbi melihat kyuhyun sedang berbicara dengan polisi. Ini terlalu mengejutkan untuk eunbi, telepon di tengah malam sampai dia melihat ibunya tergelak di lantai dengan begitu banyak darah. Semua terlalu cepat dan mengejutkan untuknya.

Eunbi mengangkat telapak tangannya, ada noda darah disana. Benarkah ini nyata? Eunbi masih menanyakan hal itu keseribu kalinya pada dirinya sendiri. Eunbi masih berharap jika ini tidak nyata.

TBC

 

 

Not a Contract Marriage (Bab 12)

“jadi apa yang sudah kau lakukan! ” dalam sekali gerakan kyuhyun menggebrak mejanya membuat pria yang berdiri di depannya menunduk takut.

” ini sudah hampir dua minggu dan kau belum bisa mendapatkan apa-apa! ” hardik kyuhyun lagi.

Entah dokter kim dan yoona yang terlalu cerdik atau anak buah kyuhyun yang terlalu lambat. Bagi kyuhyun dua minggu adalah waktu yang lama, dia tidak bisa menunggu terlalu lama atau lebih tepatnya kyuhyun tidak bisa lagi melihat eunbi bersedih. Ya ampun apakah ini efek dari janjinya pada eunbi atau karena perasaannya pada gadis itu telah berubah. Lambat laun kyuhyun sedikit mengerti kalau hatinya telah berubah. Dia jelas-jelas menginginkan kebahagiaan eunbi dengan membuat beberapa janji yang belum bisa dia wujudkan.

“kau tahu, aku membayarmu mahal untuk pekerjaan ini! ”

” maaf bos tapi dokter kim selalu menolak pelacur yang kita bayar” bela pria yang ternyata salah satu anak buah kyuhyun. Orang yang dia tugaskan untuk mencari bukti lain atas kejahatan dokter kim.

Kyuhyun tampak memijit pelipisnya.

“apa kau tidak punya rencana lain selain mengandalkan pelacur-pelacur itu?! ” masih dengan nada tinggi, kyuhyun seperti sudah kehilangan kesabarannya.

Apa dua minggu ini anak buahnya ini hanya sibuk dengan pelacur mana yang akab menarik hati dokter kim?!

Ide yang bagus memang, mengorek kebenaran saat dokter kim mabuk bersama pelacur bayarannya tapi sial! Kenapa hal mudah itu menjadi sulit saat dokter kim punya standar sendiri untuk wanita murahan seperti itu.

“dokter kim tidak dekat dengan siapapun bahkan dia tidak punya keluarga. Dia lebih serung mengunjungi kamar hotel dari pada rumahnya sendiri”

“aku ingin kau menyelesaikan pekerjaan inu sampai minggu inu. Kau mengerti! ”

Setelah anak buahnya pergi kyuhyun menghempaskan dirinya di kursi kerjanya. Otaknya sedang berfikir apa yang bisa dia lakukan untuk membuat dokter kim mengaku. Menyandera anaknya? Jelas anak buahnya tadi bilang jika dokter kim tidak punya keluarga. Mmebayarnya mahal untuk kesaksiannya? Kyuhyun jelas tidak bingung sebanyak apapun uang yang akan diminta domter kim nanti, taoi itu mustahil. Yoona pasti telah memberinya mahal, dan kyuhyun yakin kalau dokter itu tidak akan mungkin mengaku begitu saja hanya demi uanga dan membiarkan dirinya masuk oenjara. Menggekikan bukan, saat dia menerima banyak uang tapi tidak bisa menikmatinya karena harus mendekam di penjara? Kyuhyun pikur dokter kim sudah gila jika setuju melakukan hal itu. Tidak ada orang yang berharga dalam hidup dokter kim, tidak ada orang yang bisa membuag dokter kim berfikir dua kali untuk membuat berjalan di jalan yang salah bersama yoona.

“aku membawakan kopimu”

Kyuhyun menoleh. Sejak kapan eunbi sudah masuk ke dalam ruang kerjanya? Kyuhyun tidak mendengar suara ketukan pintu atau orang berjalan mendekat ke arahnya.

“aku sudah mengetuk pintu dan memanggilmu jika itu yang ingin kau tanyakan”

Tanpa menunggu jawaban kyuhyun eunbj segera mengambil duduk di kusi depan kyuhyun.

“aku tidak mendengarnya”

Eunbi mengangguk.

“kyu” kata eunbi mengantung.

“maaf. Aku mendengar pembicaraanmu tadi dengan anak buahmu”

Kyuhyun meletakkan cangkir yang baru saja isinya dia minum. Tiba-tiba dia tidak berselera. Bukan karena kopi itu berubah rasa tidak seperti biasanya tapi melihat eunbi menunduk dengan memilin sebagian ujung bajunya membuat kyuhyun tidak tenang.

“maafkan aku. Tpi aku yakin kita bisa menemukan bukti itu dan membawa dokter kim dan yoona ke penjara”

Eunbi menggeleng.

Bukan. Bukan seperti itu maksudnya. Eunbi mengerti jika kyuhyun belum bisa menepati janjinya. Eunbi juga yakin kalau pria itu tak akan melupakan janjinya. Tapi ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.

“kyu tentang rencanamu-” lagi-lagi eunbi menggantung kalimatnya.

“rencanaku? ”

” tentang pelacur yang ingin kau sewa untuk menjebak dokter kim. Kurasa aku tahu bagaimana tipenya”

Sedikit geli memang saat seorang pemain yang suka bermain dengan pelacur mempunyai standart sendiri pelacur seperti apa yang bisa menemaninya.

Kyuhyun tidak menjawab dia hanya melipat dahinya. Siapa orang yang dimaksud eunbi? Kyuhyun rasa dokter kim hanya menyewa satu orang pelacur saja dalam beberapa tahun ini. Itulah kenapa jebakan kyuhyun selalu gagal. Lalu siapa yang dimaksud eunbi? Dia tahu wanita yang disewa dokter kim itu?

“sebenarnya dokter kim pernah terang-terangan menggodaku, jadi aku-”

“tidak! ” potong kyuhyun cepat. Tanpa mendengar kalimat eunbi lebih lanjut kyuhyun tahu kemana arah bicara istrinya itu.

Dia gila?!

” kau berfikir untuk menjadi pelacur dokter kim?! Apa lau sudah kehilangan akal?! ” tanpa sadar kyuhyun menaikkan nada bicaranya. Kepalanya terasa akan meledak karena amarah. Eunbi bodoh atau apa? Sampai kapanpun kyuhyun tidak mungkin mengiyakan permintaan gadis itu.

” kyu kumohon dengarkan aku dulu. Aku tak bermaksud menjadi pelacur dokter kim tapi-”

“menggoda dokter kim?! Jangan kau harap mendapat ijinku! ”

” tapi kyu-”

“tidurlah ini sudah malam”

Lalu kyuhyun menyibukkan diri dengan pekerjaannya yang tertunda tadi. Pembicaraan itu sudah kyuhyun anggap selesai tapi ternyata tidak dengan eunbi. Gadis yang masih enggan beranjak itu hanya menatap kyuhyun bingung. Dia tahu apa dan bagaimana perasaan kyuhyun, eunbi mengerti alasan pria itu melarangnya. Tapi kenapa sisi keegoisan eunbi yang lain ikut berteriak? Dia tidak bisa mwnunggu lebih lama lagi. Dia ingin orang-orang yang telah membuatnya menderita selama ini menebus semuanya. Secepatnya!

“aku hanya ingin mengembalikan kehidupanku yang dulu. Saat tidak ada orang ketiga dalam rumahku, saat ayah dan ibuku masih menikmati sarapan bersama denganku. Aku ingin semua kenangan itu kembali lagi. Kyu, kau tahu aku sangat mempercayaimu, aku bahkan sudah pernah mengatakannya. Tapi aku hnaya ingin semua ini cepat selesai. Kumohon mengertilah.”

Setelah itu eunbi berdiri tapi langkahnya tertahan di ambang pintu. Dia berbalik menatap kyuhyun yang sibuk dengan pekerjaannya.

“cepat selesaikan pekerjaanmu dan pergi tidur.”

Blam

Pintu itu tertutup dan kyuhyun yang dari tadi hanya berpura-pura sibuk tiba-tiba menutup mapnya kasar.

“lalu kau ingin aku bagaimana? Apa yang harus aku lakukan? ”

***

Suasana canggung masih menjadi selimut pagi ini. Eunbi bahkan tidak tahu harus mencairkan suasana seperti apa. Pura-pura melupakan pembicaraan mereka tadi malam? Bahkan eunbi serius dengan idenya itu.

” kau ingin selai coklat atau kacang? ”

” coklat”

Setelah mendengar jawaban kyuhyun dia mengambil selai coklat dan mengolesnya di roti sebelum meletakkannya di piring kyuhyun.

Dan mereka kembali diam.

Lewat ekor matanya min soo melihat sesuatu yang tidak beres.

“kalian bertengkar? ” tanya min soo pada akhirnya. Tapi eunbi menggeleng.

” tidak”

“kau berbohongkan adik ipar? Aku bisa melihat ekspresi wajah kalian yang kurang bersahabat”

“memangnya apa yang kalian ributkan? ” lanjut min soo penasaran. Hubungan rumah tangga memang tidak pernah lepas dari sebuah pertengkaran, bahkan dia dulu juga sering bertengkar dengan young shik, Itu adalah hal wajar.

” aku berangkat dulu” kyuhyun menggeser kursinya dan berdiri tapi min soo kembali mencegahnya.

“tunggu kyu. Ini masih sangat pagi, habiskan dulu sarapanmu”

“ada meeting pagi ini”

Ck!

Min soo berdecak tidak suka saat kyuhyun melenggang pergi.

“kurasa kalian benar-benar bertengkar. Jadi karena apa? Apa mantan kyuhyun datang padamu dan bilang kalau dia hamil? ” tebak min soo asal.

” tidak” tolak eunbi cepat. Kalau sampai hal itu terjadi, eunbi tidak akan menunggu waktu yang lama untuk menggantung kyuhyun. Lihat saja pria itu akan habis di tanggannya.

“baiklah. Kalau begitu karena apa? ”

Aishh. Min soo memang pandai memancing.

Eunbi kembali menekuk wajahnya.

” tidak ada. Aku dan kyuhyun tidak bertengkar”

Min soo tahu kalau semakin hari kedua adiknya ini semakin kompak. Bahkan menutupi masalah yang jelas-jelas tercipta diantara mereka. Baiklah, biarkan mereka menyelesaikan masalah itu sendiri. Min soo menyerah. Ini juga tidak baij untuk hubungan kyuhyun dan eunbi jika min soo terlibat terlalu dalam.

***

Malam ini sepertinya kyuhyun lembur di kantor, sudah hampir jam sebelas tapi dia belum juga pulang. Ada beberapa hal yang sangat ingin eunbi katakan, seharian ini banyak berfikir tentang dokter kim.

Ceklek

Eunbi langsung terduduk karena suara pintu kamar yang terbuka.

“kyu kau lembur? ” tanyanya basa-basi.

Kyuhyun hanya mengangguk dan meletakkan tas kerjanya dan melepas jasnya. Penampilannya sedikit berantakan. Apa ini efek dari perbincangan kemarin? Kyuhyun bahkan terlihat tak sehangat biasanya pada eunbi. Apa ini hukuman untuk eunbi?

Eunbi berdiri menghampiri kyuhyun. Gadis itu berdiri di depan kyuhyun seperti berjaga-jaga kalau kyuhyun memilih menghindar dari pembicaraan ini.

“ada hal yang ingin aku bicarakan” eunbj memberanikan diri untuk berbicara.

“jika ingin membahas iti lagi aku tak ingin. Kau tahu aku sudah membayar orang untuk mwnguris masalah itu jadi kuharap kau hanya menunggu saja”

Eunbi menghela nafasnya.

“apa kau akan selalu memotongku tanpa mendengarkanku?”

“memangnya apa yang ingin kau jelaskan? ”

Tangan eunbi menyentuh kedua lengan kyuhyun.

” kyu, aku tahu kau menghawatirkaku tapi aku sudah punya solusi untuk semua kekhawatiramu itu”

“kita bisa memberikan obat tidur kepada dokter kim tapi sebelum itu aku akan membuatnya mengaku” lanjut eunbi

“lalu jika rencana itu gagal apa yang ingin kau lakukan? Dokter kim bisa saja melakukan hal yang buruk padamu”

Tiba-tiba eunbi kesulitan menelan ludahnya, selama ini dia hanya terbayang pada keberhasilannya bukan kegagalan. Lalu jika rencananya gagal apa yang akan dia lakukan?

“seperti aku mempercayaimu aku ingin kau juga mempercayaiku”

Ya, eunbi hanya ingin berpegang teguh pada kepercayaan itu.

“lagipula ada kau kan? Kau tidak akan membiarkanku dalam masalah bukan? ”

Kyuhyun menurunkan tangan eunbi dari lengannya.

” aku akan selalu melindungimu tapi kurasa ide ini terlalu buruk”

Setelah itu kyuhuun berpaling dan hendak pergi ke kamar mandi tapj eunbi kembali berucap

“kurasa kau belum bisa mempercayaiku”

 

Eunbi sudah memejamkan matanya saat kyuhyun selesai mandi. Perlahan kyuhyun naik ke atas tempat tidur tak ingin membangunkan eunbi.

Gadis itu memunggungi kyuhyun.

“apa yang harus aku lakukan? ” kata kyuhyun pada punggung itu.

” aku hanya tak ingin membahayakanmu, aku akan sangat menyesal jika itu terjadi” akhirnya kyuhyun mengatakan kekhawatirannya pada punggung eunbi. Tapi siapa sangka kalau eunbi belum benar-benar tertidur. Dia masih mendengar suara gemericik air saat kyuhyun mandi sampai pria itu naik ke atas tempat tidur. Matanya terpejam tapi telinganya belum tertidur.

“aku mempercayaimu. Sangat. ”

” jangan katakan lagi kalau aku tak mempercayaimu”

Dan tidak terndengar lagi suara kyuhyun, pria itu sudah selesai bicara dan mencari posisi tidurnya setelah membenarkan letak selimut eunbi.

Kyuhyun baru akan memejamkan matanya saat tiba-tiba sebuah lengan memeluk tubuhnya erat.

“maaf”

Hanya itu yang bisa eunbi katakan. Dia menyesal telah menuduh kyuhyun tak percaya padanya.

“kau belum tidur? ”

Setengah terkejut karena pelukan tiba-tiba eunbi, kyuhyun berusaha melihat wajah eunbi yang sembunyi di dada bidang miliknya.

Jadi eunbi mendengar semuanya?

” kau mendengarkanku? ”

Anggukan dari kepala yang masih belum terangkat itu keluar sebagai jawaban.

” lalu kenapa pura-pura tidur? ”

” maaf. Aku tidak benar-benar memahami kekhawatiranmu, aku terlalu egois”

Tangan kyuhyun terulur membalas pelukan eunbi.

“kau tahukan kalau aku tidak mengijinkamu bukan karena aku tidak percaya padamu. Aku hanya takut kehilanganmu”

“aku tahu. Maafkan aku”

Kyuhyun tersenyum dan memggeratkan pelukannya. Dia lega karena eunbi memahaminya. Sekarang dia tinggal memikirkan cara selanjutnya.

***

Kyuhyun menuruni tangga sangat cepat, dia berlari sangat tidak sabar.

“eunbi! ”

Gadia itu berbalik tapi belum sempat eunbj menyahut kyuhyun sudah memeluknya.

” ada apa? ”

” anak buahku sudah menemukan wanita yang selalu bersama dokter kim. Sebentar lagi rencana kita akan terlaksana”

“apa?! Kau tidak bercanda? ”

Kyuhyun melepas pelukannya dan menatap eunbi yang masih memakai apron memasaknya.

” apa aku pernah bercanda? ”

Eunbi menggeleng

” kalau kau tak percaya kau bisa bertemu orang suruhanku nanti”

Sekarang giliran eunbi yang sangat antusias. Dia tidak menyangka kalau hal inj akan terjadi secepat ini, baru tadi malam dia berbaikan dengan kyuhyun karena masalah itu tapj pagi ini kabar baik datang. Andai saja eunbi tidak mempercayai kyuhyun maka aka lain ceritanya.

Tanpa sadar eunbi memeluk kyuhyun.

“terima kasih”

Entah sejak kapan mereka sering berpelukan seperti ini. Apakah sejak tadi malam? Entahlah, tapi saat mereka sedang bahagia mereka hanya ingin membagi itu semua. Seperti dengan berpelukan seperti ini. Rasa bahagia ini berlipat ganda.

“kalian sudah baikan? ”

Suara di ambang pintu dapur itu membuat kyuhyun dan eunbi menoleh secara bersamaan.

” kurasa aku melewatkan sesuatu” tambah min soo

“tidak ada” jawab kyuhyun singkat

“lalu kenapa kalaian berpwlukan seperti tadi? ”

” memangnya aku tidak boleh memwluk istriku seperti ini? ” dalam sekali gerakan kyuhyun menarik tubuh eunbi kepadanya. Dan eunbi meronta minta dilepaskan. Kenapa melakukan hal ini di depan kakaknya yang suka menggoda itu?

” apa kau hamil? ”

” tidak” kali ini eunbi yang menyahut. sangat cepat. Sedangkan kyuhyun hanya bisa mwmbulatkan matanya. Siapa sangka pertanyaan itu keluar. Ini sangat mengejutkan!

“jangan menutupi sesuatu. Kalian sangat bahagia sampai berpelukan seperti itu. Jadi berita baik apa lagi selain kau sednag hamil” min soo tetap percaya dengan kesimpulan yang beberapa menit tadi dia ambil. Sepasang suami istri yang berpeluka  di dapur pagi hari sambik senyum-senyum tidak jelas, bukankah hal wajar kalau min soo berfikir seperti itu?

“tapi tidak kak. Lagipula mana mungkin aku hamil”

“kenapa? Kalian seringkan melakukan hal ‘itu’? ”

Udara disekitar eunbi mendadak panas, topik ini tidal baik untuknya.

” kenapa kakak ingin tahu? Lagipula kita bebas melakukannya” itu suara kyuhyun. Entah ino jawaban yang benar atau tidak tapi eunbi sedikit lega karena pria itu membantunya.

“baiklah. Baiklah. Terserah kalian saja”

Akhirnya min soo memutar kursi rodanya dan menjauh.

“kenapa dia berfikir seperti itu? Bagaimana kau bisa hamil jika kita tidak pernah membuatnya”

Duk

“auwh! ”

Kyuhyun memegang perutnya yang baru saja terkena sikut eunbi.

” jangan berfikiran yang macam-macam” ancam eunbi.

“siapa yang berfikiran macam-macam. Aku hanya mengatakan kebenarannya saja. Memangnya kapan kita pernah membuatnya? ”

 

Blush

Pipi eunbi memerah dan terasa panas. Kyuhyun membicarakan hal ini seolah dia sedang memikirkan menu untuk makan siang nanti. Mereka memang terikat sebagai suami istri tapi hubungan mereka sangat berbeda dengan hubungan pada umumnya.

Eunbi mengembalikan akal sehatnya dan pura-pura tak pernah mendengar apa yang barusan mereka bicarakan.

” ah sudahlah. Aku ingin lanjut memasak” kata eunbi dan segera berbalik dengan hati dan akal yang masih sedikit berantakan.

***

Wanita berambut merah menyala yang sedikit dia curly menatap penuh tanya pada dua orang yang duduk di depannya. Pagi tadi, tidak. mungkin pagi buta tadi saat dia baru keluar dari club malam seorang pria menghampirinya dan membawanya paksa masuk ke dalam mobil. Dia pikir dia akan di bawah kesebuah bangunan tua tak berpenghuni di pinggir kota, disiksa lalu di bunuh. Tapi ternyata pria tak di kenal itu membawanya ke sebuah coffee shop dan dihadapkan pada pasangan muda yang entah siapa.

“aku punya penawaran untukmu kim yumi shi” kata kyuhyun mengawali. Tapi wanita yang dipanggil kim yumi itu tampak tak peduli dan sedikit membuang mukanya.

“kurasa kita tidak saling kenal” jawabnya sedikit sombong.

Kyuhyun menggeser foto dokter kim ke hadapan yumi. Membuat dia mengangkat sebelah alisnya. Dia hafal betul siapa pria dalam foto itu, laki-laki yang hampir satu tahun ini menjadi penopang perekonomiannya.

“kau pasti mengenal dokter kim. Aku hanya ingin kau membantuku dan kau akan menerima imbalan yang sangat pantas”

“membantu? Aku bahkan baru pertama melihat kalian dan kau bilang membantu? ” yumi berdecak di akhir kalimatnya. Tipe wanita pembangkang yang keras kepala memang melekat padanya. Dia bukan wanita baik yang siap membantu siapa saja, tapi penawaran kyuhyun tentang imbalan sepertinya dia harus mempertimbangkannya.

” apa yang akan aku dapat? ” akhirnya yumi bertanya juga.

” 3 kali lipat dari yang kau dapat dari dokter kim”

Yumi nyaris menganga. Siapakah dua orang ini yang tiba-tiba membawanya paksa kehadapan mereka dan menawarkan sebuah kesepakatan? Apa mereka keluarga kaya yang nyaris gila karena memberikan yumi uang sebanyak itu?

“apa yang perlu aku lakukan? ”

” kau hanya perlu membuat dokter kim mengaku tentang kejahatannya kepada ibuku. Dan persengkokolannya dengan yoona” kali ini eunbi yang menjelaskan. Dia sangat tidak sabar menunggu kabar baik dan membawa bukti yang dia dapat ke hadapan para polisi.

Yoona?

Telinga yumi seperti tidak asing dengan nama itu. Beberapa kali dia mendengar nama itu dari dokter kim, tentang wanita ladang emasnya. Begitulah dokter kim sering mengumpamakan yoona.

“kau tahu itu bukan pekerjaan yang mudah. Dokter kim adalah orang yang sangat jeli. Lalu apakah aku bisa memberikan penawaran yang lebih? ”

” penawaran yang lebih? Baiklah 4 kali lipat dari uang yang kau terima dari dokter kim” kata kyuhyun kemudian.

Tapi penawaran kyuhyun yang satu ini membuat yumi tersenyum mengejek.

“bagaimana dengan menjadi simpanan atau istri keduamu? ”

” kau gila! ” eunbi nyaris berteriak membuat semua orang menolehnya penuh tanya. Tapi eunbi tak peduli! Istri kedua dia bilang?! Sepertinya otak pelacur ini sedang tidak waras!

” aku hanya memberikan penawaran. Lagipula ini sama menguntungkan kedua belah pihak” yumi berucap seperti tak melihat eunbi yang sudah hampir kehilangan rasa sabarnya. Sementara kyuhyun hanya mengerjapkan kedua matanya berulang kali. Dia hanya berfikir apa telinganya sedang tak bermasalah?

“penawaran gila yang akan menghancurkan rumah tanggaku?! Dasar pelacur tak tahu diri! ”

” apa?! Kau bilang aku apa?! ” yumi membulatkan matanya nyaris keluar tapi eunbi tidak takut, gadis itu membalas tatapan yumi tak kalah menakutkannya.

” pelacur apa kau tak dengar? Dasar wanita sinting! Apa kau tak punya kaca di rumah?! ”

” yak! Kau yang harusnya berkaca. Tubuhku jauh lebih bagus dari dada rata dan bokong lurus milikmu”

Byurrr

Sekali gerakan satu gelas americano membasuh wajah yumi, membuat baju onepiece miliknya ternoda.

“dan suamiku tak akan tergoda dengan dada dan bokong implan milikmu! ”

Setelah itu eunbi berdiri dan menarik kyuhyun pergi meninggalkan yumi yang berteriak padanya.

 

Blam.

Pintu mobil itu tertutup sangat keras. Dan eunbi masih mengerutu sebal karena yumi terang-terangan menggoda suaminya.

” oh ya. Selesaikan masalah itu minhyuk ah. Baik. Pastikan kau dapatkan wanita itu”

Eunbi melirik kyuhyun yang malah menghubungi seseorang setelah dia masuk mobik dan membiarkan eunbi menanggung rasa kesal ini sendirian. Eunbi tahu kalau kyuhyun sedang menghubungi anak buahnya yang membawa pelacur tadi kesini. Sial! Pelacur itu! Lagi-lagi eunbi menggeram kesal.

“apa kau sudah selesai mengurusi pelacur itu? ” tanya eunbi penuh intimidasi pada kyuhyun yang sudah menyimpan kembali ponsel pintarnya.

” apa kau tidak bisa mengontrol emosimu? Kau bisa saja membuat yumi tidak berpihak pada kita”

Eunbi mendesis.

“kau berharap dia benar-benar jadi istri keduamu?! ”

” tidak. Tapi-”

“tapi jika dia menawarkan diri seperti yang dia lakukan kau akan mempertimbangkannya? ” eunbi menebak tak sabar. Bagi kyuhyun penawaran yumi tadi juga shock terapi untuknya tapi dia juga harus berfikir lebih jernih dengan tidak membuat yumi berpaling dari pihak mereka.

” aku tidak bilang akan mempertimbangkannya. Tapi kau terlalu gegabah dengan meneriakinya dan melempar americano ke wajahnya”

“lalu kau ingin aku bagaiman?! Membiarkan dia menggodamu? Apa kau sudah gila ?! Aku istrimu dan dia menggoda suamiku di hadapanku dan gilanya dia menawarkan diri untuk jadi istri keduamu. Kau ingin aku bersikap seperti apa?! Aku bahkan masih baik hati dengan tidak menampar atau menjambak rambutnya! ”

“eunbi-”

“kau ingin membelanya? Baiklah. Pergilah ke wanita itu dan kita bercerai. ”

” stop! ” kali ini kyuhyun berteriak membuat eunbi langsung bungkam dan meringsut takut. Dia tidak pernah melihat kyuhyun semarah ini sebelumnya.

Bercerai. Satu kata itu membuat kyuhyun tiba-tiba naik pitam. Apa semudah itu mengatakan kata cerai?

” apa kau berfikir aku akan tergoda padanya dan meninggalkanmu? Cerai? Apa semudah itu kau mengatakannya?! ”

Bungkam. Eunbi memilih bungkam seolah dia mendadak bisu dan melupakan rentetan panjang kekesalannya tadi.

Terdengar helaan nafas panjang kyuhyun seolah pria itu sedang mengontrol dirinya untuk tidak meledak sekarang.

” aku masih waras dengan menjadikanmu satu-satunya istriku” katanya sangat lembut dan tiba-tiba membuat pipi eunbi sedikit memanas.

“aku hanya khawatir kalau yumi tidak mau berihak pada kita. Kau tahu, hanya dia harapan kita untuk membuat dokter kim dan yoona menerima balasannya”

Eunbi seakan tersadar kalau tujuan awal mereka kesini adalah untuk itu. Sungguh mendengar tentang tawaran istri kedua tadi membuat eunbi berfikir bahwa yang lainnya sudah tak penting. Mempertahankan kyuhyun tetapa disisinya adalah hal nomor satu yang harus dia prioritaskan.

“kau seharusnya jauh lebih bisa mengontrol emosimu” tambah kyuhyun.

“mendengar kata istri kedua seperti meledakkan bom di depan ku membuatku sangat marah. Apakah aku salah mempertahankan suamiku? ” eunbi balik bertanya. Baiklah, kyuhyun akui kalau eunbi tidak benar-benar bersalah.

” dan aku juga ingin kau tahu kalau aku bahkan tidak punya fikiran itu. Kau tahu kalau aku hanya ingin menikah satu kali dalam hidupku”

Lagi-lagi eunbi kehabisan kata-katanya. Apakah itu berarti kalau hanya akan ada eunbi dalam hidup kyuhyun?

“sejujurnya aku senang kau marah tapi aku juga takut kalau kau akan membuat janjiku padamu tak bisa aku tepati” tambah kyuhyun

Otak dan hati eunbi sedang berfikir. Sementara kyuhyun sudah melajukan mobilnya.

Kyuhyun benar eunbi mungkin saja membuat rencana mereka gagal tapi jujur dia tidak menyesal karena telah memaki wanita tidak tahu diri itu. Eunbi hanya ingin menunjukkan kalau kyuhyun hanya miliknya! Apakah itu artinya sekarang eunbi benar-benar mencintai kyuhyun dan tidak ingin melepaskannya?

Hatinya menjawab iya. Tapi otaknya tiba-tiba berfikir haruskah dia mengatakannya pada pria yang masih sibuk menyetir di sampingnya ini?

***

Eunbi masih tidak tenang dengan pikiran yang entah kemana. Beberapa hari ini pikirannya tersita pada ibunya tapi hari ini semua tentang kyuhyun. Tentang suaminya.

“aku sudah bicara dengan minhyuk”

Suara kyuhyun mengagetkan eunbi yang duduk di pinggir kasur dengan pikiran berkelana.

“syukurlah yumi tetap mau mau bekerjasama dengan syarat kita menaikkan tawaran kita. 10 kali lipat dan satu unit apartement di daerah gangnam.”

Eunbi tidak benar-benar mendengarkan kyuhyun. Mata gadis itu sedang memindai sosok kyuhyun yang sedang mengganti bajunya dengan kaos untuk dia tidur. Tiba-tiba eunbi berdiri dan menhampiri kyuhyun .

“kurasa aku tahu apa yang salah” katanya tiba-tiba membuat kyuhyun menautkan alisnya. Mereka sedang membahas masalah ibunya bukan sesuatu yang salah atau yang benar.

“sepertinya kau harus mengurangi jadwal olahragamu dan kurasa biarkan sedikit dirimu berkumis dan berjenggot” tambah eunbi

“apa maksudmu? ”

” mencoba mengurangi para wanita di luar sana untuk menawarkan diri menjadi istri keduamu” jawab eunbi polos dan mengundang senyuman di wajah kyuhyun.

“aku serius! ” kesal eunbi

” dan membuat aku seperti pria tunawisma yang hidup di kolong jembatan? ” setelah itu kyuhyun benar-benar tertawa. Sungguh ini konyol! Pemikiran eunbi yang spontan tentang penampilannya benar-benar luar biasa. Mungkin jika kyuhyun menerapkannya maka tak akan ada yang yakin kalau dia adalah pewaris keluarga cho.

” aku serius! Cukup sekali aku mendengar kata-kata terkutuk itu. Aku tidak akan sanggup mendengar itu dari mulut wanita lain”

“kenapa? ”

” karena kau suamiku! ”

” lalu? ”

” lalu? ” eunbi membeo.

Dia tidak langsung menjawab karena tiba-tiba otaknya buntu seiring kyuhyun yang melangkah maju membuat eunbi mundur selangkah demi selangkah dan membentur lemari baju.

” lalu apa? ” tanya kyuhyun lagi.  Tatapannya tak pernah lepas dari eunbi yang seolah tiba-tiba mengecil.

” karena aku istrimu” kali ini jawaban eunbi tak sekencang tadi dan terdengar sangat hati-hati.

“lalu? ” kyuhyun bertanya lagi.

Eunbi memutar bola matanya ke kanan dan ke kiri. Sial! Dia terjebak!

Eunbi berdehem dan menghentakkan kakinya. Dia tidak boleh terintimidasi!

” kesalahan ada pada penampilanmu yang luar biasa tampan. Semua wanita pasti akan berubah pikiran menggodamu jika kau merubah penampilanmu seperti kataku tadi”

“jadi apa aku tampan? ”

” tentu saja apa kau tidak tahu itu”

“jadi kau lebih suka kalau aku berdandan seperti pengemis? ”

” tidak! Aku hanya meminimalisir godaan saja!”

“apa aku boleh menciummu? ”

” ap-”

Eunbi hanya bisa menelan kalimatnya karena bungkaman bibir kyuhyun di bibirnya.

Tingkah eunbi akhir-khir ini membuat kyuhyun harus mati-matian untuk tidak memeluk dan mencium gadis itu. Dia sangat senang kalau eunbi menunjukkan padanya tentang statusnya. Statusnya sebagai nyonya cho. Istrinya.

Kyuhyun tersenyum dan semakin menarik pinggang eunbi padanya saat gadis itu memejamkan matanya dan membalasnya.

Nafas mereka tersenggal. Kyuhyun menatap wajah eunbi yang hanya berjarak 3 cm dari wajahnya. Eunbi tidak berani mengangkat wajahnya. Tapi tangan kyuhyun perlahan mengelus pipi yang sedikit merona itu.

“aku bersumpah kalau tidak akan ada wanita lain selain dirimu” kata kyuhyun begitu manis dan lembut. Tanpa sadar eunbi tersenyum dan mengangkat wajahnya, matanya bertubrukan dengan manik mata kyuhyun yang masih menatapnya lekat.

“aku akan memegang kata-katamu”

Kyuhyun mengangguk.

“jadi kau tak perlu merubahku menjadi seorang pengemis? ”

Ng…

Eunbi pura-pura berfikir

” aku tak keberatan dengan itu. Aku akan tetap suka. Bagaimana pun penampilanmu bagiku kau tetap kyuhyunku. Tak akan merubah hal itu, perasaanku akan tetap sama”

“perasaanku? ”

” eh? ”

Eunbi menelan ludahnya. Sepertinya dia salah bicara.

” sudah malam. Aku ingin tidur” eunbi melepaskan tangan kyuhyun yang masih di pinggangnya tapi pria itu kembali menariknya sesaat tangan itu terlepas.

“kau belum menjawab pertanyaanku” tuntutnya.

“kyu, aku ingin tidur. Bisakah kau lepaskan aku? ” menghindar. Eunbi jelas menghindar dari topik ini.

Eunbi melangkah pergi dan kali ini kyuhyun tak menahannya. Jujur hatinya terasa sangat hangat saat telinganya mendengar kalau eunbi akan tetap menyukai apapun dan bagaimanapun dirinya. Bolehkah kyuhyun berfikir kalau perasaan eunbi padanya telah berubah menjadi cinta? Lalu bagaimana dengannya? Mungkin iya. Entahlah. Kyuhyun hanya ingin memastikan dan menanyakan pada hatinya apakah ini perasaan cinta atau sekedar rasa yang sementara.

Dalam hati eunbi masih merutuki mulutnya yang berbicara tanpa berfikir. Dia belum siap dengan penolakan kyuhyun jika ternyata perasaannya hanya bertepuk sebelah tangan. Mungkin mereka sudah berpelukan dan berciuman tapi apakah itu bisa menjamin semuanya? Tentang perasaanya pada eunbi? Eunbi belum siap kecewa.

TBC

AUTHOR’S NOTE: hallo author kembali setelah beberapa minggu atau beberapa bulan engk muncul. adakah dari kalian yang menunggu cerita ini? aku harap ada. maksa dikit ya hehehe

semoga part yang satu ini tidak mengecewakan kalian semua. jadi jangan lupa tinggalkan jejak setelah kalian baca tulisan ini ya 🙂

dan untuk para readers tercinta author ucapin selamat menunaikan ibadah puasa. 🙂 🙂

tunggu next part nya ya 🙂

i love you all ❤ ❤